
* * *
''Udah...... Udah.... Kalian ribut aja kerjaannya.Bunda pusing dengarnya...'' bunda melerai Aku dan Abel.
Aku pun memilih untuk masuk ke kamar, dan mendengarkan musik kesukaan Ku. Untuk menghilangkan rasa kesal Ku sama Abel.
Perlahan Ku buka juga buku novel yang Ku pinjam dari perpustakaan.
Ada yang mencuri perhatian Ku,kata-kata yang tertulis di dalam buku itu.
" Cinta pertama adalah ketika kita merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya. Kita pun merasa ingin banyak tahu tentang dirinya dan selalu ingin dekatnya."
Aku merasakannya itu sekarang.Merasakan hal-hal yang tak biasa,yang sebelumnya belum pernah Aku rasakan. Mungkin kah semua ini adalah pertanda Aku jatuh cinta untuk yang pertama kalinya.
" Tuhan....... Berikanlah Aku jawaban atas apa yang Aku rasakan saat ini. Aku mohon..!!" pintaku dalam hati.
Aku menghela nafas begitu berat rasanya. Apakah ini yang orang-orang rasakan saat pertama kali jatuh cinta?
** *WhatsApp *
Dewa : " Adel..... Kamu masih di mana?"
Adel : " Masih di rumah,kenapa???"
Dewa : " Kamu tanya kenapa?? Kamu lupa, kan tadi siang udah janjian mau ke rumah Aku..."
Adel : " Ya ampun. Maaf Aku baru ingat. Sebentar lagi Aku ke situ**."
Aku pun langsung beranjak pergi,setelah menerima whatsapp dari Dewa. Tak lupa ku raih jaket yang tergantung di belakang pintu.
** Jingga POV **
''Jingga..!!'' seru ibu.
''Iya bu....'' jawabku singkat.
''Bantu bu membereskan kursi di ruang tengah,,,bisa kan?'' tanya Ibu.
''Memangnya ada acara bu??? tanya Ku penasaran.
''Hari ini Ibu mau mengadakan acara syukuran, Kita kan baru saja pindah....''
''Baiklah.....''
Aku pun beranjak dari tidur Ku.Dan langsung bantu membereskan kursi yang ada di ruang tengah.
''Hari ini ibu merasa terbantu sekali,sama bundanya Adel. Seharian ini bantu ibu menyiapkan semuanya buat acara syukuran rumah Kita....'' tutur ibu.
''Jadi dari tadi ibu mempersiapkan semuanya sama bundanya Adel???'' tanyaku balik.
''Iya. Siapa lagi, ibu hanya kenal ibunya Adel di sini.Bentar lagi pasti bundanya Adel kesini???'' jelas ibu.
__ADS_1
''Benarkah??? Berarti Adel juga kesini dong bu?'' tanya Ku.
''Jingga....! Kok kayaknya Kamu senang gitu mendengar bundanya Adel mau ke sini. Kamu senang bundanya Adel kesini atau Adel yang ke sini??'' tanya ibu,penuh penasaran.
''Oh...! Itu....'' Aku bingung memberikan jawaban sama ibu.
''Kamu suka sama Adel???? Ibu juga suka sama Adel,dia gadis yang cantik dan apa adanya....'' tutur ibu.
''Tidak bu. Maksud Jingga ya berarti ibu ada yang bantu juga. Apalagi nanti kalau tamu undangannya udah pada datang,ibu pasti kewalahan kalau sendirian...'' jelas Ku mencari alasan.
''Kirain.....'' tutur ibu.
Tidak lama kemudian terdengar suara gaduh di depan rumah.
''Itu pasti bundanya Adel,,bunda ke depan yah. Jingga lanjutin...'' ucap ibu.
" Wah..... Hari ini adel ke rumah. Akhirnya Aku bisa bertemu lagi dengan Adel..." ucapku senang dalam hati.
''Hai Jingga......'' seru kak Abel.
"Loh. Kok yang datang malah kak Abel,bukannya Adel...."
''Hi juga kak....'' jawabku singkat.
''Kalian udah saling kenal juga ya......?'' tanya ibu.
''Iya tante. Tadi di sekolah kebetulan Aku lihat Jingga di kantin. Jadi Kita kenalan....'' tutur Abel.
''Adel ada di rumah. Mungkin sekarang dia sedang beristirahat.....'' tutur bundanya Adel.
Aku merasa malas banget,,Aku sangat mengharapkan kedatangan Adel hari ini ke rumah Ku.
''Jingga...! Kok Kamu diam saja?'' tanya Abel.
''Oh. Enggak kak....'' balas Ku.
Jujur saja Aku tidak nyaman dengan sikap kak Abel yang terus-terusan coba dekat dengan Aku. Sikap dia beda sekali dengan Adel yang cuek.
''Bu...! Kalau begitu Jingga ke kamar yah ada yang harus Jingga kerjakan...'' ucap Ku. Mencoba untuk menghindari kak Abel yang terus-terusan mendekati Ku.
''Oh iya.....'' jawab ibu.
Aku pun langsung masuk ke kamar dan menguncinya. Aku penasaran apa yang di lakukan Adel sekarang di rumahnya. Aku ingat kamar Aku dan Adel kan berhadapan. Aku pun coba untuk melihatnya dari jendela kamarku. Namun yang Ku lihat,,kamarnya tampak kosong.
"Adel kemana yah???'' tanyaku.
Tiba-tiba suara HP membuyarkan lamunan Ku.
''Halo....''
''Jingga,ini gue Dewa....'' serunya
__ADS_1
''Oh Dewa,kirain siapa. Kenapa Dewa??'' tanyaku.
''Kamu mah sama kayak Adel,nanya kenapa? Kamu lupa,tadi kan di sekolah Kita udah janjian main di rumahku..'' jelasnya.
''Aduh,gimana ya. Aku nggak bisa,soalnya di rumah sedang ada acara syukuran. Keluargaku kan baru pindah beberapa hari yang lalu. Jadi hari ini ada acara pengajiannya...'' jelas Ku.
''Oh gitu. Ya udah deh,kirain mau kesini. Tadinya Kamu bisa bareng sama Adel,kan kamu belum tahu juga rumahku. Ya udah lancar ya acaranya. Bye....'' tutur Dewa.
''Iya....'' jawabku,mengakhiri telepon kami.
''Pantas saja Adel tidak ada di kamarnya. Ternyata dia ke rumah Dewa...'' bisik Ku.
** Adel POV **
Sesampainya di rumah dewa, Aku pun langsung masuk ke rumahnya. Ternyata benar saja mereka sedang menonton drama korea yang di maksudkan Dewa tadi.
''Hai...! Maaf ya Aku telat....!'' seruku.
''Adel....! Ih lama. Habis ngapain sih,Kita udah nonton 3 episode baru datang...'' gerutu Gita.
''Itu juga kalau nggak Aku WA dia,Adel mah pasti lupa. Nggak bakalan dia kesini...'' ucap Dewa. Tiba-tiba datang dari belakang ku.
''Dewa,,,,,kaget Aku. Kamu habis dari mana???'' tanya Ku.
''Itu habis telepon Jingga....!'' tutur Dewa.
''Terus,kata Jingga apa??'' tanyaku penasaran.
''Dia nggak bisa datang katanya. Soalnya di rumahnya sedang ada pengajian,syukuran keluarganya kan baru pindah. Ya sudah lah,Kita nikmati saja malam ini.....!'' jelas Dewa.
''Adel..... Ayo sini. Kok malah berdiri terus di sana??'' tanya Gita.
''Oh iya. Ngomong-ngomong orang tua mu kemana??? Aku nggak melihat mereka...'' tanyaku.
''Oh! Mereka sedang pergi ke rumah tante Aku. Ya sudah lah,ada baiknya juga kan nggak ada mereka....'' jelas Dewa.
Aku pun menikmati acara rutin yang di adakan di rumah Dewa kali ini. Biasanya kami mengadakan acara seperti ini bergiliran.Terkadang di rumahnya Gita atau Raya. Yang pastinya tidak di rumah Ku,,bukan apa-apa teman-teman Ku tidak nyaman dengan Abel. Karena Abel suka bersikap seolah tidak suka dengan kehadiran teman-teman Ku.
''Eh..! Enggak kerasa udah mau jam 9 nih. Kita pulang yah Dewa. Kita lanjut lain kali aja....'' tutur Gita.
''Yah...! Padahal masih seru nih. Ya sudah lah,kalian hati-hati di jalan yah. Sampai ketemu besok di sekolah....'' jawab Dewa.
''Ya udah Kita pamit yah. Dah....'' seruku,sambil keluar dari rumahnya.
Aku,Gita dan Raya berpisah di pertigaan dekat taman.Karena arah rumah Aku yang berlawanan dengan Gita dan Raya.
''Ya sudah. Kita berpisah di sini yah,hati-hati di jalan. Bye......'' tutur Ku.
''Bye.....'' jawab Gita dan Raya bareng.
Aku pun menyusuri jalan sendirian. Namun tiba-tiba Aku merasa ada seseorang yang mengikuti Ku dari belakang. Aku pun langsung mempercepat langkah Ku.
__ADS_1