
***
** Adel POV*
Setelah selesai mandi dan berganti pakaian,Aku langsung meraih iPad untuk melihat drama kesukaan Ku.
"Adel......."
"Del......." seru kak Abel dari luar.
"Iya sebentar......."
Aku pun langsung menyimpan kembali iPad nya dan langsung menghampiri kak Abel.
"Apa kak.....?" tanya Kubsetelah membuka kan pintu untuknya.
"Kamu lagi ngapain? Lagi belajar nggak....?" tanya nya kembali.
"Nggak sih.Tadi Aku baru mau nonton drama....."
"Antar kak yuk,mau nggak....?"
"Kemana dulu......?" tanya Ku balik.
"Kakak mau ke Mall......"
"Enggak ah,kakak aja....."
"Ih dengar dulu,kakak belum selesai.Ada yang harus kakak beli,terus tadi bunda nitip untuk belanjain beberap barang....."
"Kalau kamu ikut,kan kamu bisa yang beliin barang pesanan bunda.Biar lebih cepat aja....." lanjut kak Abel.
"Ya udah deh iya......." Aku paling tidak bisa menolak permintaan nya.
Setelah Aku mengambil jaket,Aku langsung menghampiri kak Abel yang sudah menunggu Ku di depan rumah.
"Ayo kak....."
"Yuk......" timaplnya.
Kami pun berangkat dengan memesan taksi online,karena ayah belum datang.
***
Sekitar 40 menitan,kami berdua pun sampai di Mall yang di maksud kak Abel.Setelah membayat tarif nya,kami berdua langsung turun dan masuk ke dalam.
"Nih,daftar belanjaan yang harus kamu beli...." ucap kak Abel sambil memberikan satu lembar kertas ke tangan Ku.
Dengan muka pasrah,Aku hanya bisa menerimanya.
"Kakak mau langsung ke toko yang kakak tuju.Nah,kamu langsung aja ke Super Marketnya......" jelas kak Abel.
"Nanti kita bertemu lagi di sini.Tenang aja,nanti kalau udah selesai,kita langsung pergi untuk makan......" lanjutnya.
"Oh iya.Kakak lupa yah....?"
__ADS_1
"Lupa apa sih...?" tanya nya balik.
"Itu,uang buat bayar pesanan bundanya mana.....?"
"Oh ya ampun,hampir saja kakak melupakannya.Untung saja kamu ingat....."
"Sampai ketemu nanti di sini yah......" lanjut nya.
"Ya udah iya.Ya udah sana,kakak duluan saja.Lagian kan tokonya ada di lantai dua,Aku mah kan di sini......" timpal Ku.
Kak Abel pun duluan meninggal kan Aku.Begitu pun Aku langsung masuk ke dalam Super Marketnya.
"Aku harus cepat-cepat nih,nanti yang ada Aku malah di tinggalin lagi......" ucap Ku pelan.
Aku pun mulai menyusuri setiap lorong dan mencari barang titipan bunda.Sebenarnya barangnya yang bunda pesan,tidak begitu banyak.Hanya saja,ini pertama kali nya untuk Aku.Jadi,Aku belum tahu letak barang-barang itu di simpan di mananya.
Satu persatu barangnya pun mulai Aku temukan.Tidak lupa Aku langsung memasukannya ke dalam troli yang tadi Aku bawa.
*Tit......
Nonaktifasi ponsel Ku berbunyi.Aku pun langsung meraihnya dari dalam saku jaket.Aku pun langsung membuka pesan yang masuk.
Jingga : " Del......?"
Ternyata itu peyan yang di kirimkan oleh Jingga,tanpa menunggu lama Aku langsung membacanya.Tidak pun langsung membalas pesan yang Jingga kirim barusan.
Sudah dari tadi tadi,Aku menunggu pesan darinya.Aku tidak berani untum mengirimkan pesan terlebih dulu,karena takut Jingga masih latihan.
Adel : " Iya Jingga.Kenapa....?"
Jingha : " Aku hanya ingin memberi tahu mu,kalau Aku sudah selesai latihan.Dan ini lagi di jalan....."
Adel : " Syukur deh,kalau udah selesai.Ya udah,hati-hati di jalan yah....."
Adel : " Aku lagi bantuin bunda soalnya....."
Jingga : " Ya udah....."
Setelah selesai,Aku langsung memasukan HP nya ke dalam jaket kembali.Aku pun melanjutkan kembali mencari barang yang belum Aku temukan.Padahal barangnya masih agak banyak.
***
Hampir 30 menit,Aku mengelilingi Super Market nya.Dan Aku baru selesai mengumpulakan semua barangnya.Tanpa menunggu lama,Aku langsung menuju kasir untuk ikut mengantri dengan pembeli lainnya.
Pelayanan nya cukup cepat,jadi Aku tidak harus mengantri lama.Setelah menyelesaikan pembayaran nya,Aku langsung kelur dan menunggu kak Abel sambil duduk di salah satu sudut di Mall itu.
Sudah hampir sekitar 10 menit,Aku sudah menunggu kak Abel.Tapi,Aku masih belum melihat batang hidungnya.
Sialnya lagi,saat Aku coba untuk meneleponnya.Malah tidak di angakat olehnya.
"Ya ampun,kak Abel kemana sih lama banget.Nggak mungkin kan,Aku menyusul nya sambil menenteng tas belanjaan ini.Mana berat banget lagi......" gerutu Ku pelan.Sambil mengotak-atik ponsel Ku tidak jelas.
"Adel......." seru seseorang mengagetkan Ku.
Aku pun langsung melihat ke arah sumber suara yang memanggil nama Ku.
__ADS_1
"Siapa sih....?" ucap Ku pelan.
Ternyata,Refan tengah berdiri tepat di hadapan Ku sambil tersenyum ke arah Ku.
"Eh kamu,Refan......" tutur Ku.
"Kamu lagi nungguin siapa? Aku perhatikan dari tadi kamu hanya sendirian di sini......" ucap nya.
"Ah ini,Aku lagi menunggu kakak Ku......."
"Sepertinya kamu habis belanja yah.....?" tanya nya sambil melihat ke arah tas belanjaan Ku.
"Apaan sih ini orang,banyak nanya banget.Padahal dia sendiri sudah melihat tas helanjaan Ku.Masih aja basa-basi..." bisik Ku dalm hati.
"Iya....."balas Ku singkat.
"Oh iya,kemarin malam Aku tidak sengaja bertemu sama Dewa loh......" tuturnya.
"Oh begitu kah......" timpal Ku.
"Aku juga bertemu dengan pacar kamu juga....." lanjut Refan.
"Maksud dia Jingga? Kok Jingga tidak menceritakannya pada Ku......" bisik Ku dalam hati.
"Aku tidak menyangka,ternyata pacar kamu sekarang itu dia.Pantas saja,dia seolah tidak terima saat Aku menegur kamu waktu di sekolahan kamu......" tuturnya kembali.
"Ya syukur deh kalau kamu udah tahu.Jadi Aky tidak harus memberi tahu mu......" timpal Ku.
"Dia lumayan tempramen juga yah orangnya....."
"Maksudnya.....?" tanya Ku heran.
"Ya hampir saja semalam kami bertengkar dan saling baku hantam......"
"Ya dia pasti punya alasan lah,kenapa dia bisa lakuin itu....." balas Ku berusaha membelanya.
"Padahal Aku cuma nanyain kabar kamu aja sama Dewa.Tapi,dia langsung main sambar aja......"
"Ya wajarlah.Lagian ngapain juga kamu nanyain kabar Aku segala,apalagi di depan Jingga......" timpal Ku kembali.
"Wajar kan Del......"
"Iya sih wajar......"
"Lagian untuk apa juga kamu nanyain kabar Ku sama Dewa.Aku rasa kita tidak ada apa-apa lagi......." lanjut Ku.
"Kamu kenapa sih,kayak nggak senang gitu? Memang dulu di antara kita berdua,pernah punya hubungan meski pun sudah berakhir.Tapi,sekarang kita bisa kan untuk berteman saja......"
"Aku tidak bermaksud untuk mengganggu hubungan kalian berdua.Tapi,sebelum itu kita juga temanan kan....?" lanjut nya.
"Ya gimana baiknya aja......" balas Ku singkat.
Refan pun terlihat mengangkat telpon dari seseorang.
"Maaf yah,Aku harus pergi duluan.Sampai ketemu lagi......" ucap nya langsung pergi.
__ADS_1
"Apaan sih nggak jelas banget....." gerutu Ku sambil melihat ke arah dia pergi.