JINGGA NYA ADELIA

JINGGA NYA ADELIA
Episode 42


__ADS_3

***


**Jinga POV*


Setelah drama tadi,Adel langsung mengajak Ku untuk pulang saja.Dan tidak meneruskan perjalanan yang sudah di jawdwalkan Aku sebelumnya.


Aku tahu,pasti Adel merasa kecewa dengan sikap Ku.Namun,dia berusaha menyembunyikan kekecewaanya.


Adel terus berusaha berkata sudah merasa cukup puas dengan perjalanan hari padaku.Meski pun hanya bisa mengunjungi satu tempat saja.


Saat di perjalanan Aku dan Adel juga menyempatkan membeli oleh-oleh khas Lembang untuk di berikan pada teman-teman yang lain dan keluarga di rumah.


"Benar,kamu yakin kita langsung pulang saja? Atau mungkin kamu merasa tidak enak badan sekarang....."ucap Ku khawatir.


"Aku tidak apa-apa kok.Aku baik-baik saja...."timpal Adel sambil tersenyum ke arah Ku.


"Aku sudah merasa senang dan puas hari ini.Lain kali kita bisa menyempatkan kembali untuk berkunjung kesini....."lanjutnya.


"Baiklah,kalau itu kemauanmu......"


"Aku takut saja kamu kelelahan...."lanjut Ku.


"Sama sekali Aku tidak merasa lelah,yang ada Aku sangat menikmatinya.Lagian kalau kita terus melanjutkan perjalanan kita,bukan kah nantinya kita bakalan pulang malam....."jelasnya.


"Meskipun sudah dapat izin dari orangtua Ku,tetap saja Aku tidak akan tenang kalau sampai rumah terlalu malam....."lanjutnya.


"Iya sih,benar yang kamu katakan....."


***


Selama di perjalanan menuju Jakarta,kami banyak mengobrol tentang banyak hal.Aku juga banyak bercerita tentang kejadia-kejadian lucu sewaktu Aku masih kecil,Aku hanya berusaha buat Adel terhibur.


Sampai Akhirnya kami berdua sampai di Jakarta dengan selamat.


"Makasih ya buat hari ini......"


"Aku sangat senang,bisa menghabiskan waktu sama kamu......"lanjut Adel.


"Hah....?"ucap Ku terkejut.


"Maksud Ku,karena teman-teman yang lain sibuk dengan urusan mereka masing-masing.Jadi kita hanya berdua saja....."jelas nya.


"Oh itu....."


"Kalau begitu Aku pulang yah,makasih untuk hari ini........"


Adel pun langsung turun dari mobilnya dan segera membuka pagar rumah nya.


"Dah Adel......."ucap Ku sambil melambaikan tangan.


"Dah......."dia membalas lambaian tangan Ku.


Aku lihat dia langsung segera menutup kembali gerbangnya dan Aku sendiri langsung melajukan kendaraan Ku.


Sesampainya di rumah Aku langsung masuk kamar untuk mandi dan beristirahat.Meaki pun sebenarnya fikiran Ku begitu kacau saat ini.


Aku harap Dewa segera kembali,Aku butuh seseorang untuk bercerita.

__ADS_1


***


Dua hari kemudian...


"Akhirnya loe balik juga....."ucap Ku sambil menepuk punggung Dewa yang tengah duduk .


Hari ini Aku tidak sengaja bertemubdengan Dewa di lapangan tenis di komplek perumahan.


"Eh loe......"


"Ngomong-ngomong,makasih yah.Buat traktirannya....."lanjutnya.


"Iya......"ucap Ku singkat


"Lah loe kenapa? Kok malah kelihatan lesu giti,padahal kan kemarin baru ajak Adel pergi jalan-jalan....."tutur Dewa.


"Itu dia masalahnya....."


"Kenapa?Ceritain sama gue....."sahut Dewa.


"Pas gue sama Adel tengah beristirahat,dia tidak ngelihat postingan loe.Dia langsung dong nanyain ke gue......"


"Terus masalahnya....?"tanya Dewa.


"Gue nggak sengaja spontan bilang nama tempat yang loe kunjungi disana.Adel langsung juriga dong sama gue.Setahu dia kan gue tahu loe pergi ke Semarang dari Raya sama Gita......"


"Terus........?"tanyanya kembali.


"Terus,terus mulu.Ya dia sempat marah lah sama gue,untung aja gue cari alasan supaya tidak ketahuan......"


"Loe nggak mau kan.....?"lanjut Dewa.


"Iyalah.Gue paling lemah kalau udah menyangkut Adel......"


"Gue takut Dew......"lanjut Ku.


"Takut? Apa yang masik loe takutin sih? Kalian udah sama-sama tahu,perasaan kalian masing-masing.Sekarang saatnya untuk kalian meresmikan hubungan kalian......"


"Baik gue atau pun teman-teman yang lain pasti ngedukung hubungan kalian......"lanjut Dewa.


"Gue takut ngecewain dia lagi......."


"Ya ampun.Hei loe sadar nggak sih,dengan loe terus-terus menyembunyikannya bukan malah memperbaiki semuanya.Tapi,yang ada loe malah buat Adel mwnderita......"


"Loe dan Adel sudah sama-sama tahu tentang perasaan kalian.Jadi,apa yang masih kalian takutin sih? Gue masih nggak ngerti...."lanjut Dewa.


Aku sempat terdiam beberapa saat mendengar perkataan Dewa.Apa yang Dewa katakan memang benar adaya.Aku tidak mungkin terus menerus mengulur waktu untuk Adel.


Dia juga pasti sama-sama menderita dan merasakan hal yang sama sepertiku.


"Coba deh loe cari waktu yang pas banget,buat loe ngobrol sama Adel.Dan loe udah nyatain dan resmiin hubungan kalian berdua.Adel sudah terlalu lama buat menunggu......"


"Loe mau dia keburu di ambil sama yang lain...?"lanjut Dewa.


"Ya nggak mau lah......"sahut Ku.


"Ya makanya......"

__ADS_1


"Tapi masalah,yang kemarin itu.Gue,harap loe jangan ceritain sama Adel.Gue akan cari waktu yang tepat buat ngomkng sama dia......"ucap Ku sambil beranjak dari duduk Ku.


"Biarkan ini jadi rahasia antara kita berdua....."lanjut Ku.


"Oke........"timpal Dewa sambil menganggukkan kepalanya.


"Rahasia apa....?"sontak saja Adel muncul dari belakang.


Aku dan Dewa sangat terkejut dengan kehadirannya secara tidak terduga.


"Itu......."


***


**Adel POV *


Aku maaih penasaran sama Jingga,sebenarnya apa yang dia berusaha sembunyikan dari Aku sekarang.


Aku cukup mengenal dia dan Aku tahu saat dia tengah menyembunyikan sesuatu dari Aku.


"Aku harus menanyakannya sama Dewa,dia juga pasti tahu sesuatu....."bisik Ku dalam hati.


***


Dua hari kemudian......


"Kamu mau pergi kemana...?"ucap kak Abel mengagetkan Ku.


"Aku mau olahraga ke lapangan yang ada di sana....."ucap Ku kaget.


"Tumben,biasanya pagi-pagi gini kamu masih mager di kamar......"


"Ya kan sekarang mah nggak kak.Lagian Aku merasa pegal-pegal juga berdiam diri di kamar terus......"ucap Ku mencari alasan.


Sebenarnya hari ini Aku bermaksud untuk menemui Dewa dan ingin menanyakannya secara langsung.Setahu Ku dia biasanya tengah nongkrong di lapangan tenis untuk berolahraga.


"Ya udah Aku pergi dulu yah......"lanjut Ku sambil beranjak pergi keluar rumah.


Di tengah-tengah perjalanan Aku bertemu dengan Jodi tetangga di belakang rumah Ku.


"Jodi......!"seru Ku menghentikannya.


"Eh Adel,kenapa....?"tanya Jodi langsung menghentikan sepedanya.


"Kamu lihat Dewa nggak....?"


"Dewa? Ah kebetulan tadi Aku ketemu sama dia di persimpangan jalan sana......"tutur Jodi sambil menunjukan arah yangbdia maksud.


"Terus,kamu tahu nggak dia pergi kemana...?"


"Katanya sih dia mau main tenis di lapangan tenis di dekat blok.04 sana......"jelas Jodi.


"Memangnya ada apa sih....?"


"Nggak ada apa-apa.Aku hanya ada perlu saja sama dia.Makasih ya......"ucap Ku sambil berlalu meninggalkan Jodi yang tengah kebingungan.


Dan benar saja kata Jodi tadi.Aku melihat Dewa tengah duduk dan sedang berbicara sama Jingga.Aku pun langsung menghampiri mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2