
***
**Adel POV*
Sepanjang perjalanan Aku tidak hentinya menahan senyum Ku. Aku masih tidak percaya dengan hubungan Ku dan Hingga sekarang.
Tidak lama kemudian, kami berdua pun hampir sampai dengan komplek perumahan tempat kami tinggal.
Sesampainya di depan gerbang menuju rumah kami,ternyata teman-teman Ku tengah duduk sambil memegang es krim.
"Jingga,bukan kah itu Gita,Raya sama Dewa.....?" tunjuk Ku ke arah teman-teman Ku yang tengah berkumpul.
"Iya benar,haruskah kita berhenti untuk menyapa mereka...?"ucap Jingga.
"Iya lah.Kan tas kamu ada sama Dewa....."balas Ku.
Akhirnya Jingga pun langsung memarkirkan motornya tepat di depan mereka.Sontak saja mereka langsung melihat ke arah kami berdua. Aku pun langsung turun dari motornya Jingga.
"Ya.......!"seru Dewa.
"Apa Dewa....?"tanya Jingga dengan santainya.
"Aduh,hebat yah.Kalian malah asik jalan berdua.Di hubungin,nggak ada satu pun yang menerima panggilan dari kami....."tutur Dewa.
"Kan HP nya ada di dalam tas yang kamu bawa Dew....."timpal Jingga kembali.
"Iya deh,Aku minta maaf yah.Soalnya tadi Aku buru-buru....."lanjut Ku.
"Memangnya kalian habis dari mana..?"tanya Raya menatap seksama ke arah Ku.
"Nggak dari mana-mana,hanya dari taman kota saja......"balas Jingga.
"Kami semua khawatir tahu,takut kalian kenapa-kenapa.Ya udahlah,karena kalian udah di sini,Aku sekarang lega...."ucap Gita.
"Mau es krim nggak....?"lanjutnya.
"Kamu mau ngga....?"tanya Jingga sambil melihat ke arah Ku.
"Bentar deh,kayaknya ada yang aneh sama kalian berdua....."tutur Gita.
"Aneh? Maksud kamu apa sih....?"tanya Jingga balik.
"Iya benar.Aku merasa ada sesuatu gitu...."timpal Raya.
Aku dan Jingga hanya bisa tersenyum malu di hadapan teman-teman Ku sekarang.
"Udahlah,ayo kita pulang saja...."ajak Jingga.
Sepertinya Jingga berusaha mengalihkan perhatian teman-teman Ku.
"Terus ini es krimnya bagaimana....?"tanya Raya.
__ADS_1
"Ya ampun,lagian itu es krim pasti udah mencair juga kali....."sahut Jingga.
"Ya udah kalau nggak mau mah.Buat Aku aja....."balasnya langsung menarik kembali es krimnya.
"Jingga,sepertinya Aku mau turun di sini saja.Aku mau pulang bareng sama Gita dan Raya saja......"ucap Ku.
"Nggak apa-apa sama Aku aja.Lagian nanggung juga kan,sebentar lagi ini udah sampai....."
"Nggak ah......"ucap Ku kekeh.
"Ya udah,kalau itu mau kamu....."timpal nya pasrah.
"Kalau begitu,biar Aku saja yang ikut sama Jingga....."ucap Dewa sambil beranjak dari duduknya.
"Ya udah ayo....."ajak Jingga.
"Sampai ketemu nanti yah....."ucap Jingga sambil tersenyum ke arah Ku.
Aku pun langsung membalas senyumannya,sambil melambaikan tangan.
Jingga dan Dewa pun berlalu meninggalkan kami bertiga.
" Yuk ah, Aku ingin cepat-cepat sampai rumah nih.... '' tutur Raya.
Kami pun berjalan beriringan, menyusuri jalan menuju rumah kami masing-masing. Sesekali kami saling bercanda satu sama lain, sampai tidak terasa kami berjalan sudah cukup jauh.
"Del......! " seru Gita.
"Kenapa Gita.....? " tanya Ku heran.
Tuh kan, Gita pasti sangat penasaran dengan apa yang sudah terjadi antara Aku dengan Jingga.
"Iya ke taman kota, tapi lebih tepatnya hutan kota...... " jelas Ku.
''Terus, di sana kalian ngapain aja? Kok main pergi gitu aja. Nggak ajak Aku sama Gita.... "timpal Raya dengan polosnya.
" Ya ampun Raya. Kamu itu polos atau gimana sih? Masa iya mereka ngajakin kita berdua. Kan yang ada urusan itu Jingga sama Adel..... "ucap Gita kesal.
" Kan kita, teman nya juga Gita. Kita juga berhak tahu kan....... "balas Raya.
"Aduh,kok Aku malah pusing sama kamu sih....."ucap Raya sambil memegangi Raya.
"Raya,kamu bisa nggak diam saja.Aku sedang ngomong serius sama Adel.Bisa kan....?"lanjut Gita.
"Oke....."
"Del,ayo sekarang cerita sama Aku.Apa yang terjadi setelah Jingga ngajakin kamu ke sana...?"tutur Gita.
"Sebenarnya......"
"Awalnya dia marah,masalah Refan itu.Dan pastinya nanyain juga,kenapa Refan bisa tahu sama Aku....."lanjut Ku.
__ADS_1
"Makaud kamu dia cemburu....?"
"Ya bisa di bilang seperti itu.Tapi,setelah Aku menjelaskan semuanya,Jingga pun paham....."
"Lalu setelah itu,bagaimana kelanjutannya.....?"tanya Gita kembali.
"Ya gitu,Jingga minta kejelasan hubungan kami berdua ke depannya.Katanya dia nggak bisa kalau harus melihat ada laki-laki yang mencoba untuk mendekati Ku.Jadi....."
"Jadi apa....?"ucap Gita dan Raya bersamaan.
"Jadi Aku dan Jingga pun Jadian....."ucap Ku malu.
"Hah.....?"
"Jadi maksud kamu,antara kamu sama Jingga kalian pacaran....?"lanjut Raya.
"Iya Raya......."
"Ya ampun.Akhirnya,setelah sekian lama.Kalian berdua pun jadian,Aku sangat senang mendengarnya...."tutur Raya.
"Selamat ya Del.Semoga hubungan kalian langgeng dan baik-baik saja.Aku juga ikut senang mendengar berita ini....."timpal Gita.
"Makasih ya.Kalian sudah mendukung hubungan Aku sama Jingga.Sampai akhirnya kami berada di tahap sekarang....."
"Oh iya,sebenarnya Aku mau cerita sama kamu...."
"Cerita apa....?"tanya Ku penasaran.
"Kamu masih ingatkan saat kita,liburan semester itu....."lanjut Gita.
"Iya.Memangnya kenapa....?"
"Sebenarnya Aku tidak benar-benar pergi untuk berlibur,tetapi yang terjadi sebenarnya itu Dewa membejuk Aku untuk pergi berlibur supaya kamu dan Jingga bisa pergi berdua saja......"jelas Kia.
"Iya bener,sama Aku juga sama.Dewa lakuin hal yang sama....."timpal Raya.
"Jadi maksud kamu,Dewa ngelakuin itu atas permintaan Jingga....?"
"Sepertinya begitu.Kamu tahu sendiri,Jingga pasti meras tidak enak kalau harus pergi bareng-bareng sama kita.Dia nggak bisa ngeluangin waktu yang banyak untuk bersama kamu......"jelas Gita.
"Aku mengerti dan paham apa tujuan Jingga lakuin itu.Dia hanya ingin kalian bisa menghabiskan waktu berdua saja sama kamu....."lanjut Gita.
"Pantas saja,Aku merasa curiga.Biasa kalau ada libur panjang,kita pasti akan luangin waktu untuk kita pergi jalan-jalan bareng....."
"Aku sebenarnya,sudah coba buat nanyain hal ini sama Dewa......"lanjut Ku.
"Nggak mungkin lah Dewa akan cerita,kan dia yang bantuin Jingga....."ucap Gita.
"Tapi nih ya,menurut Aku di luar itu semua,kita ambil sisi positifnya saja.Jangan sampai kamu salah paham nantinya....."lanjut Gita.
"Nggak kok,lagian Aku juga ngerti.Soalnya hubungan kami berdua tidak semudah yang orang lain bayang kan......"balas Ku.
__ADS_1
Tiba-tiba Gita pun langsung memeluk Ku,di ikuti Raya.
"Sudahlah,yang terpenting sekarang ini.Kamu dan Jingga sudah bersama,itu cara dia supaya bisa lebih dekat dengan kamu....."tutur Gita.