
***
Hampir semua penjuru Aku datangi dan tidak lupa untuk mengambil beberapa foto.
Jujur saja,Aku merasa lelah sekarang.Namun,rasa lelah Ku terobati dengan pemandangan yang ada di hadaoan Ku sekarang.
Aku sampai melupakan Jingga yang tengah berdiam diri.Aku perhatikan dia tampaknya sudah lelah,karena dari tadi Jingga hanya mengikuti Aku saja dari belakang.
"Jingga,apakah kamu lelah? Sebaiknya kita mencari tempat duduk untuk beristirahat dulu...."ucap Ku sambil berbalik ke arahnya.
Raut wajah Jingga langsung berubah mendengar,ucapan Ku barusan.
"Itu sepertinya tempat yang cocok buat kita istirahat......"tunjuk nya bersemangat.
Terlihat ada sebuah bangunan seperti Aula yang cukup besar,letaknya tidak begitu jauh dari kami.Aku dan Adel pun langsung masuk ke dalam.
Di Aula ini hanya ada kami berdua,meskipun ada beberapa pengunjung yang hanya menumpang lewat sebentar.
Dan ternyata,Aula ini menghadap langsung ke arah Pasar apung dimana tadi kami membeli makanan.
Rainbow Garden sendiri letaknya berada di ketinggian,jadi dari sini kami bisa melihat sangat jelas pemandangan yang ada di bawah sana.
"Del,lihat orang-orang itu.Mereka sedang menaiki perahunya.Kenapa tadi pas kita di bawah tidak tahu yah...."tunjuknya.
"Ih iya.Sepertinya seru yah....."sahut Ku langsung melihat ke arah yang Jingga tunjuk.
Sambil menikmati pemandangan yang bisa di lihat dari atas sini,Aku pun sesekali melihat HP milik Ku dan tidak sengaja membuka whattsapp.Perhatian Ku tertuju sama status foto yang di upload Dewa.
"Eh bentar deh....."lanjutnya.
"Kenapa Del...?"Jingga tampak kaget.
"Ini si Dewa,lagi di mana? Kok sepertinya dia juga sama sedang jalan-jalan......"ucap Ku sambil menunjukan foto Dewa yang tengah berfoto berlatar belakang tenda.
"Oh itu,dia pergi ke Kampoeng Kopi Banaran....."jawab Jingga singkat.
Aku merasa aneh dengan Jingga,kenapa dia bisa langsung tahu nama tempat yang Dewa kunjungi sekarang.Padahal setahu Ku dia tahu Dewa pergi dari Raya dan Gita tadi pagi.
"Kok kamu tahu nama tempat yang sedang Dewa kunjungi....?"tanya Ku heran.
***
Jingga tampak terkejut dengan pertanyaan yang Aku tanyakan barusan.
"Jingga,jawab Aku....."tutur Ku sambil membalikkan badan menghadapnya.
"Itu...."
__ADS_1
"Dan kenapa,Dewa disini menuliskan caption 'Thanks Jingga'.Maksudnya apa yah...."tanya Adel kembali.
Jingga tampak sedang memikirkan sesuatu,Aku tidak yakin kalau dia tidak tahu apa-apa tentang ini.
"Ah itu......Jadi begini,sehari sebelum Dewa pergi kesana,dia sempat main ke rumah Ku dan menanyakan tempat wisata bertema alam yang bagus di daerah Semarang dimana,begitu....."ucapnya terbata-bata.
"Aku hanya membantu dia mencari nya dari internet dan akhirnya ketemu tempat itu....."lanjutnya.
"Kamu nggak bohong kan? Kamu nggak sedang menyembunyikan apa-apa dari Aku kan.....?"tanya Ku kembali.
Aku belum sepenuh percaya dengan apa yang Jingga jelaskan.Aku yakin saat ini dia tengah menyembunyikan sesuatu dari Ku.Aku bisa melihat jelas dari raut wajahnya,tapi Aku tidak ingin egois dengan hanya mengandalkan perasaan Ku saja.
Mungkin saja apa yang di katakan Jingga benar dan Aku coba untuk mempercayainya.Meski pun sejujurnya Aku kesal.
"Ya sudah lah.Aku akan anggap apa yang kamu katakan itu benar....."ucap Ku sambil berdiri dan beranjak pergi meninggalkannya.
"Adel tunggu Aku......."panggil Jingga.
"Kamu marah sama Aku,karena hal tadi......"lanjutnya sambil meraih tangan Ku.
"Aku nggak suka aja,kalau seandainya kamu bohong sama Aku....."tutur Ku.
Aku sangat takut di bohongi sama seseorang yang dekat dengan Aku dan orang itu Jingga.Aku sangat mempercayainya,Aku takut untuk kecewa.
"Situasinya tidak seperti yang kamu fikirkan Del......."ucap Jingga pelan.
"Kamu nggak bisa menjawabnya kan.Aku tahu kamu Jingga,meskipun Aku sempat kehilangan sebagian ingatan Ku.Tapi,sekarang keadaan ku sudah membaik dan Aku sudah mengingat semua hal tentang kamu....."lanjut Ku sambil menahan tangis Ku.
Aku pun tidak tahu dengan perasaan Ku sekarang,kenapa Aku begitu takut di kecewakan olehnya. Perasaan Ku sangat mudah sekali tersentuh,kalau sudah menyangkut Jingga.
Tiba-tiba langsung memeluk Ku dan mengelus rambut Ku lembut.
"Maafkan Aku Del..."bisik nya.
Suaranya terdengar berat dan seolah sedang menahan sesuatu yang tidak bisa iya katakan.
"Aku tidak bermaksud membohongi kamu.Aku hanya takut,saat kamu mengetahui kebenarannya kamu bisa saja membenci Ku dan meninggalkan Ku.Dan Aku tidak mau kehilangan kamu untuk yang ke dua kalinya....."lanjutnya.
"Kehilangan Aku untuk yang ke dua kalinya,maksud kamu apa...?"tanyaku penasaran dengan apa yang Jingga katakan.
Jingga malah semakin mempererat pelukannya.Aku pun merasakan kenyamanan dan ketenangan saat berada di pelukannya.
***
Setelah drama tadi,Aku langsung mengajak Jingga untuk pulang saja.Dan tidak meneruskan perjalanan yang sudah di jawdwalkan Jingga sebelumnya.
Aku sudah merasa cukup puas,meski pun hanya bisa mengunjungi satu tempat saja.
__ADS_1
Saat di perjalanan Aku dan Jingga menyempatkan membeli oleh-oleh khas Lembang untuk di berikan pada teman-teman yang lain dan keluarga di rumah.
"Benar,kamu yakin kita langsung pulang saja? Atau mungkin kamu merasa tidak enak badan sekarang....."ucap Jingga khawatir.
"Aku tidak apa-apa kok.Aku baik-baik saja...."timpal Ku.
"Aku sudah merasa senang dan puas hari ini.Lain kali kita bisa menyempatkan kembali untuk berkunjung kesini....."lanjut Ku.
"Baiklah,kalau itu kemauanmu......"
"Aku takut saja kamu kelelahan...."lanjutnya.
"Sama sekali Aku tidak merasa lelah,yang ada Aku sangat menikmatinya.Lagian kalau kita terus melanjutkan perjalanan kita,bukan kah nantinya kita bakalan pulang malam....."
"Meskipun sudah dapat izin dari orangtua Ku,tetap saja Aku tidak akan tenang kalau sampai rumah terlalu malam....."lanjut Ku.
"Iya sih,benar yang kamu katakan....."
***
Selama di perjalanan menuju Jakarta,kami banyak mengobrol tentang banyak hal.Jingga juga banyak bercerita tentang kejadia-kejadian lucu sewaktu dia masih kecil dan itu cukup buat Aku terhibur.
Sampai Akhirnya kami berdua sampai di Jakarta dengan selamat.
"Makasih ya buat hari ini......"
"Aku sangat senang,bisa menghabiskan waktu sama kamu......"lanjut Ku.
"Hah....?"ucap Jingga terkejut.
"Maksud Ku,karena teman-teman yang lain sibuk dengan urusan mereka masing-masing.Jadi kita hanya berdua saja....."jelas Ku.
"Oh itu....."timpal Jingga.
"Kalau begitu Aku pulang yah,makasih untuk hari ini........"
Aku pun langsung dari mobilnya dan segera membuka pagar rumah Ku.
"Dah Adel......."ucap Jingga sambil melambaikan tangannya.
"Dah......."
Aku langsung segera menutup kembali gerbangnya dan berlari masuk ke rumah.
"Aduh yang habis liburan nih......"ejek kak Abel.
"Apaan sih kakak ih,iseng banget....."
__ADS_1
Aku pun langsung masuk ke dalam kamar dan menjatuhkan tubuh Ku di atas kasur.