JINGGA NYA ADELIA

JINGGA NYA ADELIA
Episode 11


__ADS_3

* * *


''Kata siapa?'' seru Dewa.


''Ya kan guru Kita nggak ada. Guru pengganti nggak ada,terus Kita mau di ajarin siapa??? '' tanya Ku heran.


''Katanya di gabung sama Kelas XII IPS 2.....'' tutur Raya.


"Itu kan kelasnya Abel,kok kebetulan sekali!!"


Tidak lama kemudian murid kelas XII IPS 2 pun datang bergabung dengan kelas kami.


''Hi Adel.....'' seru Abel. Yang langsung menyapa Aku.


''Adel.... Gimana Kamu udah ngomong sama Jingga???'' bisik Abel.


''Oh itu. Belum....'' timpal Ku.


''Tanyain dong,kapan dia bisa pergi jalan sama gue,,,,,''


''Iya nanti gue tanyain.....'' jawabku malas.


''Perhatian-perhatian. Untuk kelas X1,bapak tugas kan kalian mengitari lapangan sebanyak 5 kali putaran. Dan untuk kelas XII harap mengikuti bapak ke lapangan basket...'' perintah salah seorang guru.


''Baik pak....'' jawab kami serentak.


''Adel sini......'' seru dewa setengah berbisik.


''Apa??''


''Tadi Kamu ngobrolin apa sama kak Abel?? Kak Abel nggak ngebahas gue yang gak ngasih nomornya Jingga kan????'' bisik Dewa.


''Oh itu. Bukan apa-apa, hanya ngobrol biasa saja.....'' tutur Ku berbohong sama Dewa.


''Nomor siapa yang di kasih????'' tanya Jingga, yang tiba-tiba datang dari belakang.


'' Oh itu......'' Dewa bingung harus menjelaskannya.


''Oh tadi kata dewa,ada yang minta nomor Aku,,,,,'' spontan saja Aku menjawabnya asal.


''Siapa???'' Jingga langsung berhenti dari larinya. Tampaknya Jingga tidak senang mendengar jawabanku.


''Itu..... Katanya teman waktu Kita SMP meminta nomor handphone Aku,buat di masukin ke grup WhatsApp....'' jawabku.Setengah mencari alasan yang tepat supaya Jingga tidak curiga.


''Iya.....Benar, soalnya kan nomor Adel baru jadi mereka memintanya....'' sambung Dewa.


"Padahal nomor Ku dari dulu tidak pernah di ganti itu-itu saja....."


'' Oh begitu.... Baiknya Kamu minta ijin dulu sama Adel. Jangan sembarangan kasih nomor dia ke siapa pun...'' tutur Jingga. Yang langsung mempercepat larinya.


Aku pun hanya bisa mengelus dada. Hampir saja Aku dan Dewa ketahuan.


''Hampir saja Kita ketahuan Del....!'' seru Dewa.


''Tuh kan apa kata Aku, untung Aku tidak sembarangan memberikan nomor dia. Kalau saja Aku ceroboh,matilah Aku Del....'' lanjut Dewa.


''Ya udahlah. Ayo tinggal dua putaran lagi. Aku udah haus nih....'' ajak Ku.


Setelah selesai mengelilingi lapangan kami pun beristirahat di bawah pohon manggis yang berada di pojok lapangan.

__ADS_1


''Eh!! Lihat bukan kah itu Jingga sama kak Abel....'' tunjuk Raya.


''Mana......'' timpal Gita dan Dewa barengan.


''Itu dekat lapangan futsal itu......'' tunjuk raya kembali.


Aku pun penasaran apa yang di lakukan Jingga dan Abel di sana.


''Ih lihat.... Jingga memberikan minuman sama kak Abel.....'' seru Raya.


''Wah.... Ternyata pesona kak Abel mampu meluluhkan hati teman Kita....'' sambung Dewa.


''Tapi mereka cepat juga akrabnya.....'' ucap gita.


''Ya iya lah Gita,kan rumah mereka berdekatan. Ya pasti cepat akrab....'' timpal Dewa.


Aku hanya bisa diam saja memperhatikan Jingga yang tengah ngobrol dengan kakak Ku dari kejauhan. Jujur saja hati Aku sakit,,tak tahan melihatnya.


''Eh...!! Aku duluan yah....'' ucapku.Memecah obrolan teman-teman Ku.


''Kamu mau kemana Del???'' tanya Gita.


Tanpa menjawab pertanyaan Gita, Aku memilih untuk mempercepat langkah Ku. Air mataku sudah tidak terbendung lagi memenuhi kelopak mataku.


.Dan Aku memutuskan untuk pergi ke rooftop yang berada di atas ruang laboratorium.


Sesampainya di sana Aku menangis sejadi-jadinya. Hati Ku begitu sakit melihat Jingga dan Abel bersama,bagaimana kedepannya. Hanya melihat Jingga perhatian memberikan air minum pun,hati Aku sudah sedih. Bagaimana Aku bisa membantu kakak Ku dekat dengan dia,sedangkan Aku sendiri tidak tahan melihat mereka berdua bersama.


** Jingga POV **


Setelah menyelesaikan tugas dari guru olahraga,Aku pun memutuskan untuk duduk di pinggir lapangan. Aku perhatikan Adel dan Dewa yang masih mengitari lapangan,sepertinya Adel kelahan sekali. Dan Aku memutuskan untuk membelikannya air minum.


''Jingga....!'' seru kak Abel. Yang memberhentikan langkahku dekat lapangan futsal.


''Eh iya kak.....'' jawabku singkat.


''Kamu habis dari mana?'' tanyanya.


''Ini habis beli minum....'' jawabku singkat saja,karena ingin segera menghampiri Adel.


''Kakak haus nih,boleh kakak minta air minumnya...?'' pintanya.


"Aku pun bingung. Apa Aku harus memberikan minuman untuk Adel buat kak Abel. Baiklah nanti Adel minum air minum Ku saja..."


''Oh.... Ini kak...''


Aku pun langsung memberikan minumannya.


''Ya udah kalau begitu Aku pamit yah....'' ucapku berniat langsung saja meninggalkannya.


''Iya... Makasih ya Jingga minumannya. Sampai ketemu nanti...'' serunya.


Sesampainya di lapangan Aku tidak melihat keberadaan Adel. Di sana hanya ada Dewa,Gita dan Raya.


''Cie......'' seru Raya dan Gita.


''Kalian kenapa sih???'' tanya Ku heran.


''Sebentar lagi ada yang bakal jadian nih....'' sambung Dewa.

__ADS_1


''Maksudnya???''


''Kita tadi lihat Kamu memberikan minuman sama kak Abel. Ternyata kalian udah deket aja....'' timpal Raya.


''Oh... Itu,Aku tidak berniat untuk memberikannya. Tapi sepertinya dia juga haus jadi Aku berikan saja. Aku hanya menghargai kak Abel sebagai kakaknya Adel saja.....'' jelas Ku.


''Oh.......'' seru mereka barengan.


''Oh iya!! Adel mana????'' tanya Ku,mencari keberadaanya.


'' Nggak tau,mungkin dia sedang berganti pakaian. Tadi Adel langsung pergi begitu saja....'' jawab Gita.


"Apa mungkin Adel melihat Aku sama kak Abel juga. Dan dia salah paham.."


''Kenapa????'' tanya Dewa.


''Enggak..... Hanya saja disini hanya ada kalian....'' jawabku mencari alasan.


''Ya udah. Aku juga mau mengganti pakaian Ku. Gerah nih....'' lanjut Ku.


''Ya sudah Kamu duluan saja, Kita masih asik di sini menikmati suasana.....'' timpal Dewa.


Aku pun langsung beranjak pergi meninggalkan mereka. Dan langsung mencari keberadaan Adel.


''Jingga.....!'' seru seseorang yang memberhentikan langkah Ku.


''Iya.....''


''Ini. Tadi Adel menjatuhkannya,nanti tolong kasih ke dia, takut dia mencarinya...'' ucap Alwi salah satu teman sekelas Ku.


''Oh iya..! Memangnya tadi Kamu lihat Adel kemana???''


''Kalau nggak salah dia ke rooftop deh.Tadi Aku mau langsung mengejarnya tapi dia berjalan begitu cepat. Ya sudah ya.....'' jelasnya,sambil berlalu meninggalkan Aku.


Aku pun berniat langsung menyusulnya ke rooftop.


Dan benar saja dia tengah duduk di kursi di bawah pohon lengkeng. Aku pun langsung menghampirinya dan memeluknya dari belakang.


** Adel POV **


Bruk......


Ada seseorang yang tiba-tiba memeluk Ku dari belakang.


''Adel......'' ucap Jingga.


''Kenapa Kamu pergi begitu saja,Aku tadi mencari mu.....'' lanjut nya.


Aku pun langsung berusaha menghapus Air mataku yang tersisa di pipiku.


''Lepasin Jingga......'' pinta Ku.


''Aku tidak mau,Aku nyaman seperti ini.....'' jawabnya.


'' Aku mohon Jingga, lepasin.....'' Aku sedikit meninggikan nada suara Ku.


''Kamu kenapa Adel??''


''Aku nggak kenapa-napa kok. Hanya ingin kesini saja.....''

__ADS_1


__ADS_2