JINGGA NYA ADELIA

JINGGA NYA ADELIA
Episode 30


__ADS_3

* * *


''Apa Jingga?? Kenapa Kamu malah diam saja...?'' tanya Adel kembali.


''Aku terus saja memikirkan hal yang Kamu tanyakan waktu di sekolah.....''


''Kenapa?? Ada yang salah???''tanya nya kembali.


''Ya.Sejujurnya Aku memberikan Kamu jawaban yang tidak benar.Aku berbohong sama Kamu.....''jawab Ku ragu.


''Aku sudah tahu.Kamu berbohong padaku....'' ucap Adel pelan.


''Maksud Kamu???''


''Sepulang sekolah,karena Aku merasa tidak yakin dengan jawaban yang Kamu berikan padaku...."


"Jadi,Aku mencoba mencari petunjuk dan tidak sengaja menemukan ini di kamarku....''lanjutnya sambil memegang sebuah buku.


''Apa itu.....''


''Jawaban dari semuanya.....''ucapnya pelan.


''Jawaban apa?? Bisa Kamu jelaskan padaku,apa maksud perkataan Kamu...?'' tanyaku penasaran.


''Mungkin,ini yang selama ini ingin Kamu ketahui tentang perasaanku yang sebenarnya....'' lanjutnya sambil memberikan sebuah buku Diary padaku.


Aku pun berniat untuk membukanya,namun urung Ku batalkan.Karena orang tua Adel dan ibuku sudah datang menghampiri kami.


''Anak-anak...!'' seru bunda Adel.


''Maaf yah sudah menunggu lama,karena ada beberapa menu yang bunda tambah...'' jelasnya kembali.


''Ya sudah,ayo Kita pulang. Ini sudah larut malam.....'' ajak ayah Adel.


Kami pun langsung masuk ke dalam mobil.Sepanjang perjalanan Aku sangat penasaran dengan isi dari buku diary yang diberikan Adel tadi dan sesekali Aku melihat Adel.


"Sebenarnya maksud Kamu apa Del?? Memberikan Aku buku diary milik Kamu?? Hal apa yang sebenarnya ingin Kamu katakan lewat buku diary milik Kamu padaku....?" bisik Ku dalam hati.


** Adel POV* **


''Adel,Kamu duluan saja ke mobi. Ayah dan bunda mau mengambil pesanan yang tadi kami pesan buat kakakmu....'' ucap ayah setelah kami selesai makan.


''Iya ayah.....''


''Jingga.....!! Kamu juga yah,ibu juga tadi pesan beberapa makanan buat besok Kita makan.Ternyata makanan di sini enak-enak,tidak salah bundanya Adel mengajak ibu makan ke sini.....'' tutur tante Sofia.


''Baik lah.....'' timpal Jingga.


Aku dan Jingga pun beranjak pergi menuju parkiran dimana tempat tadi ayah Ku memarkirkan mobil.


''Adel......!'' seru Jingga menghentikan langkahku.


''Iya.... Kenapa Jingga??'' Aku pun membalikan badan Ku menghadap Jingga.


Namun raut wajah Jingga menunjukkan seperti kebingungan dan hanya diam saja.

__ADS_1


''Apa Jingga?? Kenapa Kamu malah diam saja...?'' tanyaku kembali.


''Aku terus saja memikirkan hal yang Kamu tanyakan waktu di sekolah.....''tuturnya pelan.


''Kenapa?? Ada yang salah???'' timpal Ku.


''Ya.Sejujurnya Aku memberikan Kamu jawaban yang tidak benar.Aku berbohong sama Kamu.....'' tutur Jingga.


''Aku sudah tahu.Kamu berbohong padaku....'' jawabku pelan.Aku sudah mengira Jingga pasti akan mengatakannya.


''Maksud Kamu???'' Jingga seolah terkejut mendengarkan jawabanku.


''Sepulang sekolah,karena Aku merasa tidak yakin dengan jawaban yang Kamu berikan padaku.Jadi,Aku mencoba mencari petunjuk di kamarku dan Aku menemukan ini....'' jelas Ku sambil memegang Dairy milik Ku.


''Apa itu.....?''


''Jawaban dari semuanya.....''timpal Ku.


''Jawaban apa?? Bisa Kamu jelaskan padaku,apa maksud perkataan Kamu...??'' Jingga penasaran.


''Ini....! Aku menemukan ini....'' ucapku sambil memberikan sebuah buku diary kecil padanya.


''Mungkin,ini yang selama ini ingin Kamu ketahui tentang perasaanku yang sebenarnya....'' lanjut Ku.


Jingga pun sepertinya berniat untuk membukanya,namun dia mengurungkan niatnya.Karena orang tua Ku dan ibunya sudah datang menghampiri kami.


''Anak-anak...!'' seru bunda.


''Maaf yah sudah menunggu lama,karena ada beberapa menu yang bunda tambah...'' jelas bunda kembali.


Kami pun langsung masuk ke dalam mobil.Sepanjang perjalanan Aku melihat Jingga sepertinya penasaran dengan isi dari buku diary yang Ku berikan.


Sesampainya di rumah Aku langsung masuk ke dalam kamar dan langsung membaringkan tubuhku di atas kasur.


Jujur saja,Aku juga tidak yakin dengan keputusan Aku memberikan diary Ku pada Jingga.


Hal ini cukup buat kepalaku pusing untuk memikirkannya.Aku hanya berpikir saat nanti ingatan Ku kembali,Aku tidak akan mempunyai keberanian yang sama seperti sekarang.


"Entahlah......! Ini sudah terlanjur Ku lakukan.Masalah ke depannya bagaimana nanti saja...." bisik Ku dalam hati.


* * *


** Jingga POV **


Sesampainya di rumah Aku langsung meminta ijin pada ibu untuk langsung masuk ke kamar.Jujur saja buku diary yang Ku pegang sangat mengganggu Ku.


''Bu....! Aku langsung masuk ke kamar yah.Rasanya Jingga sudah mengantuk....'' tutur Ku.


''Iya sudah.Ibu juga sebentar lagi mau tidur juga....'' timpal ibu.


Aku pun langsung masuk ke dalam kamar dan duduk di kursi belajar. Secara perlahan Aku membuka buku diary yang di berikan Adel padaku.


Betapa terkejutnya Aku saat membuka setiap helai lembarannya.Kenyataan bahwa sebenarnya Adel memiliki perasaan yang sama terhadapku dan mengorbankan perasaannya demi kakaknya.


"Adel......! Kenapa Kamu tidak berusaha jujur saja padaku tentang perasaan Kamu sebenarnya.Mungkin Kamu tidak akan menderita seperti ini......" bisik Ku dalam hati.

__ADS_1


* * *


** Adel POV**


Beberapa hari kemudian......


''Adel......!'' seru bunda di luar kamar.


''Iya bunda......'' Aku pun beranjak dari tidurku dan menghampiri bunda.


''Iya kenapa bunda??''


''Itu ada Jingga di depan,sepertinya dia ada perlu sama Kamu. Sana temui dia.....'' tutur bunda.


"Jingga....? Mau apa Jingga ke sini......?" tanya Ku dalam hati.


Aku pun langsung menghampiri Jingga dan benar saja dia sedang duduk di kursi depan rumah Ku.


''Jingga....?''


''Adel.....! Hari ini Kamu tidak sibuk kan??? Aku ingin mengatakan sesuatu sama Kamu....?''


''Tidak,hari ini tidak ada yang Aku lakukan kok.Kamu mau mengatakan apa?? Bicaralah...'' timpal Ku.


''Aku ingin membicarakannya di tempat lain, bisa??''


''Oke baiklah.Sebentar Aku ijin dulu sama bunda.....'' ucapku sambil berlalu masuk lagi ke dalam rumah.


Aku pun menghampiri bunda yang tengah sibuk di dapur.


''Bunda....! Adel mau pergi ke luar sebentar sama Jingga boleh??''


''Sama Jingga yah?? Ya sudah.....'' tutur bunda.


Aku pun langsung menghampiri Jingga kembali yang sudah menunggu Ku di depan.


''Ayo Jingga.....! Bunda sudah memberikan ijin padaku.....''


''Ayo......'' ajaknya.


Aku pun dan Jingga menaiki motor miliknya dan langsung pergi ke suatu tempat. Yang Aku pun tidak tahu ke arah mana Jingga akan membawa Ku.


Setelah 30 menit,Aku dan Jingga pun sampai di suatu tempat yang memiliki pemandangan begitu indah.Aku pun langsung turun dan melihat ke segala arah.


''Wah..... Di sini pemandangannya indah banget.....!'' seru Ku.


Sejujurnya Aku hanya mengalihakan ketakutan Ku saja saat ini.Selama beberapa hari ini Aku sangat menghawatirkan,hal apa yang akan pertama Jingga lakukan setelah membaca Dairy milik Ku.


Dan ternyata saatnya sudah tiba,hari ini Jingga datang menemui Ku.Pasti sulit juga untuk dia memberanikan diri untuk menemuiku.


''Adel......'' panggil Jingga.


''Eh iya,maaf yah Aku sampai lupa maksud dan tujuan Kita ke sini. Aku sangat suka tempat ini sampai lupa.....'' tutur Ku.


Tiba-tiba Jingga memeluk Ku begitu erat dan Aku pun langsung teringat sesuatu yang sepertinya pernah Aku lakukan seperti ini dengan seseorang.

__ADS_1


''Apakah itu Kamu Jingga?? Sosok yang selalu membayangiku.Aku tidak dapat melihat jelas sosok itu,namun Aku yakin itu adalah Kamu......"bisik Ku dalam hati.


__ADS_2