JINGGA NYA ADELIA

JINGGA NYA ADELIA
Episode 48


__ADS_3

***


Setelah selesai makan kami pun langsung patungan untuk membayar tagihannya.Dan setelah itu langsung menuju Bioskop.


Bioskop nya terletak di lantai 3 dan kami langsung naik lift untuk menuju ke sana.


Mungkin karena ini hari Senin,pengunjung yang datang pun tidak begitu banyak seperti hari libur atau Sabtu dan Minggu.


"Mau nonton apa nih.....?"ucap Dewa.


"Aku mau nonton film yang romantis....."sahut Raya.


"Ya ampun cewek yah,nggak jauh-jauh nontonnya yang kayak gitu.Film yang lain coba,kayak aksi,horor atau enggak animasi......"timpal Dewa.


"Mulai deh kalian ribut lagi....."ucap Gita melerai.


"Iya deh nggak......"timpal Dewa.


"Kalau Aku sih kayaknya seruan nonton film horor,jarang banget kan kita nonton film yang menguji adrenalin.Mumpung ini masih siang juga kan....."jelas Gita.


"Ih Gita,kenapa harus film horor sih? Serem tahu,Aku takut....."timpal Adel.


"Tenang aja Del,kan kamu nggak sendirian.Kalau takut tinggal sembunyi di balik jaket Jingga....."ucap Dewa sambil melirik ke arah Ku.


"Apaan sih maksud Dewa,ngomong kayak gitu.Buat Aku salah tingkah aja......"bisik Ku dalam hati.


"Ya udah Aku setuju....."ucap Raya.


"Lagian emang bener juga,kita jarang banget nonton bareng film horor....."lanjut Raya.


"Oke,karena kalian udah setuju.Ayo kita pesan tiketnya......"ucap Dewa semangat.


"Ya udah nih,sekalian pesan cemilan buat di dalam....."tutur Gita sambil memberikan beberapa lembar uang pada Dewa.


"Loh kok.....?" tanya Dewa heran.


"Udah ambil aja.Kebetulan Aku dapat jatah lebih dari ayah.Aku juga kan yang duluan ngajakin kalian nonton......"jelas Gita.


"Aduh kita jadi nggak enak....."timpal Ku.


"Udah nggak apa-apa.Cepat sana pesan tiketnya,kalau bisa duduknya di tengah-tengah jangan di depan banget...."ucap Gita.


"Siap..... "timpal Dewa.


Grup cewek-cewek pun langsung beranjak untuk menunggu di dekat pintu masuk studio.Sedangkan Aku dan Dewa ikut mengantri dengan pengunjung lainnya.


Setelah mendapatkan tiket dan cemilan yang di inginkan.Kami langsung menghampiri mereka,kebetulan sekali ternyata filmnya di mulai sebentar lagi.


"Yuk langsung masuk.Filmnya bentar lagi di mulai....."ajak Ku.


"Hah? Langsung gitu,ya ampun kok Aku takut yah....."ucap Raya.


"Udah lah ayo.Bagus juga kan,biar kita nggak keluar malam...."timpal Gita.


"Kita kebagian nonton di studio 2....."tutur Dewa.


Aku dan teman-teman Ku pun langsung masuk ke dalam studio,namun sebelum itu tiketnya di periksa sama dua petugas yang menunggu di pintu masuk.


Setelah berhasil masuk,kami langsung mencari kursi yang sudah terdaftar di dalam tiket dan langsung duduk.

__ADS_1


"Del,kamu duduk di samping Jingga.Supaya kalau nanti kamu takut bisa meluk dia....."ucap Dewa sambil menarik tangan Adel.


Karena yang Aku lihat,tadinya Adel berniat duduk di antara Gita dan Dewa.Benar-benar yah si Dewa hari ini buat Aku salah tingkah terus di samping Adel.


"Oke....."ucap Adel pelan.


"Biar Aku yang jagain Raya sama Gita....."lanjut Dewa.


Dewa pun langsung duduk di samping Raya,sedangkan Gita sendiri duduk paling ujung.Karena memang di antara perempuan ini bertiga,Gita lah yang paling pemberani.


Pengunjung nya tidak begitu banyak,hanya terisi setengahnya saja.Tidak lama kemudian lampu studio di matikan,tanda filmnya pun akan segera di mulai dan sudah terdengar suara yang menggelegar.


Tiba-tiba tangan Adel langsung memegang jaket Ku begitu erat.Sepertinya dia benar-benar takut menonton film horor.


"Maaf yah,Aku kaget soalnya....."ucapnya pelan.


"Nggak apa-apa Del,wajar kok kalau kamu takut......"balas Ku sambil tersenyum.


***


**Adel POV*


Kami berdua pun langsung menuju tempat makan yang di maksud.Dan ternyata benar saja,mereka tengah asik mengobrol di salah satu pojok Restoran itu.Aku dan Jingga langsung menghampiri mereka.


"Hai......"ucap Ku sambil duduk di samping Dewa.


"Oh kalian udah sampai ternyata....."ucap Gita.


"Iya nih.Kebetulan juga tadi,setelah kepergian kalian tidak lama rapatnya udah selesai......"jelas Ku.


"Oh iya,makanannya udah pesan......?"lanjut Ku.


"Ah soal itu,udah dong......"timpal Raya.


"Oh ya udah nggak apa-apa kalau gitu......"timpal Jingga.


Jingga pun duduk di samping Gita yang tepat berada di depan Ku.Tidak lama kemudian makanan yang kami pesan sudah datang dan kami pun langsung memakannya.


"Wah emang yah,kalau makan di sini tuh nggak pernah gagal......"ucap Raya.


"Bilang aja kamu lapar......"timpal Dewa.


"Ih Dewa mah rese......"rengek Raya.


"Udah, ini waktunya makan.Kalian malah bertengkar lagi,nggak malu sama pengunjung yang lain.....?"ucap Gita tegas sambil menatap Raya dan Dewa.


"Iya deh maaf......"ucap Raya dan Dewa bersamaan.


Setelah selesai makan kami pun langsung patungan untuk membayar tagihannya.Dan setelah itu langsung menuju Bioskop.


Bioskop nya terletak di lantai 3 dan kami langsung naik lift untuk menuju ke sana.


Mungkin karena ini hari Senin,pengunjung yang datang pun tidak begitu banyak seperti hari libur atau Sabtu dan Minggu.


"Mau nonton apa nih.....?"ucap Dewa.


"Aku mau nonton film yang romantis....."sahut Raya.


"Ya ampun cewek yah,nggak jauh-jauh nontonnya yang kayak gitu.Film yang lain coba,kayak aksi,horor atau enggak animasi......"timpal Dewa.

__ADS_1


"Mulai deh kalian ribut lagi....."ucap Gita melerai.


"Iya deh nggak......"timpal Dewa.


"Kalau Aku sih kayaknya seruan nonton film horor,jarang banget kan kita nonton film yang menguji adrenalin.Mumpung ini masih siang juga kan....."jelas Gita.


"Ih Gita,kenapa harus film horor sih? Serem tahu,Aku takut....."timpal Adel.


"Tenang aja Del,kan kamu nggak sendirian.Kalau takut tinggal sembunyi di balik jaket Jingga....."ucap Dewa.


"Kok Dewa,malah seolah sengaja ngedeketin Aku sama Jingga sih....?"tanya Ku dalam hati.


"Ya udah Aku setuju....."ucap Raya.


"Lagian emang bener juga,kita jarang banget nonton bareng film horor....."lanjut Raya.


"Oke,karena kalian udah setuju.Ayo kita pesan tiketnya......"ucap Dewa semangat.


"Ya udah nih,sekalian pesan cemilan buat di dalam....."tutur Gita sambil memberikan beberapa lembar uang pada Dewa.


"Loh kok.....?" tanya Dewa heran.


"Udah ambil aja.Kebetulan Aku dapat jatah lebih dari ayah.Aku juga kan yang duluan ngajakin kalian nonton......"jelas Gita.


"Aduh kita jadi nggak enak....."timpal Jingga.


"Udah nggak apa-apa.Cepat sana pesan tiketnya,kalau bisa duduknya di tengah-tengah jangan di depan banget...."ucap Gita.


"Siap..... "timpal Dewa.


Kami bertiga pun langsung beranjak untuk menunggu Dewa dan Jingga di dekat pintu masuk studio.Sedangkan mereka mengantri dengan pengunjung lainnya.


Tidak lama kemudian mereka pun menghampiri kami.Dengan menenteng beberapa cemilan di tangan masing-masing.


"Yuk langsung masuk.Filmnya bentar lagi di mulai....."ajak Jingga.


"Hah? Langsung gitu,ya ampun kok Aku takut yah....."ucap Raya.


"Udah lah ayo.Bagus juga kan,biar kita nggak keluar malam...."timpal Gita.


"Kita kebagian nonton di studio 2....."tutur Dewa.


Aku dan teman-teman Ku pun langsung masuk ke dalam studio,namun sebelum itu tiketnya di periksa sama dua petugas yang menunggu di pintu masuk.


Setelah berhasil masuk,kami langsung mencari kursi yang sudah terdaftar di dalam tiket dan langsung duduk.


"Del,kamu duduk di samping Jingga.Supaya kalau nanti kamu takut bisa meluk dia....."ucap Dewa sambil menarik tangan Ku tiba-tiba.


Tadinya Aku berniat duduk di antara Gita dan Dewa.Benar-benar yah si Dewa hari ini buat Aku salah tingkah terus di samping Jingga.


"Oke....."ucap Ku pasrah.


"Biar Aku yang jagain Raya sama Gita....."lanjut Dewa.


Dewa pun langsung duduk di samping Raya,sedangkan Gita sendiri duduk paling ujung.Karena memang di antara kami bertiga,Gita lah yang paling pemberani.


Pengunjung nya tidak begitu banyak,hanya terisi setengahnya saja.Tidak lama kemudian lampu studio di matikan,tanda filmnya pun akan segera di mulai dan sudah terdengar suara yang menggelegar.


Tiba-tiba tangan Ku langsung refleks memegang jaket Jingga erat.Aku sangat kaget dengan suaranya.

__ADS_1


"Maaf yah,Aku kaget soalnya....."ucap Ku pelan.


"Nggak apa-apa Del,wajar kok kalau kamu takut......"balas Jingga sambil tersenyum.


__ADS_2