JINGGA NYA ADELIA

JINGGA NYA ADELIA
Episode 70


__ADS_3

** Jingga POV*


Aku pun melakukan latihan sekitar 30 menit sebelum pertandingannya di mulai.Aku sangat berusaha keras supaya nanti,Aku bisa menyumbangkan banyak poin untuk tim Ku.


Di samping lapangan pun,sudah terlihat dari tim lawan yang sudah berdatangan.Mereka juga sama melakukan pemanasan sebelum pertandingan.


Aku langsung melihat ke sekeliling dan mencari keberadaan Adel.Namun,nampaknya dia belum datang ke lapangan.


***


Sekitar jam 08.00 tepat,bunyi sirine tanda pertandingan Voly akan segera di mulai.Kami pun langsung berkumpul di tengah lapangan untuk bersiap-siap.


Aku pun sudah melihat posisi Adel berdiri tidak jauh dari lapangan.


"Semangat......" bisik nya.


Aku pun mengangguk kan kepala sambil tersenyum.


*Pri-i-i-it**


Bunyi pluit pun sudah di tiup,dan itu tandanya pertandingannya akan segera di mulai.


Sejak awal permainan,Aku bisa merasakan kubu lawan terlihat sangat mendominasi jalannya pertandingan.


Aku pun sempat kewalahan untuk menghadapi setiap serangan yang di berikan lawan,mereka begitu agresif untuk mendapatkan poin penuh.Apalagi sekarang skor milik lawan mengungguli tim kami.


*Bruk.....


Tiba-tiba Aku terjatuh saat menerima bola yang di lemparkan oleh Refan.Aku berusaha untuk menerima bolanya,namun langkah Ku yang tidak sigap malah membuat Aku terpeleset dan jatuh. Sampai akhirnya meninggalkan luka goresan di bagian lutut Ku.


"Jingga....." teriak Adel.


Aku sangat bisa mendengarkan teriakkan nya.Akhirnya pertandingannya pun di tunda beberapa saat.Aku pun di bawa ke samping lapangan untuk mendapatkan pertolongan pertama dari anggota P3K.


Aku berusaha menahan rasa sakit Ku supaya tidak membuat pelatih dan tim Ku khawatir.Terutama Adel yang sedari tadi tampak khawatir setelah melihat Aku terjatuh.


***


Tidak lama kemudian,Aku pun kembali dengan tim Ku di tengah lapangan.Setelah mendapatkan perawatan dan merasa lebih baik,meski pun dengan kaki yang terpincang-pincang.


"Jingga semangat......" teriak Adel sambil melambaikan tangan.


Aku pun tersenyum ke arah nya.Aku serasa mendapatkan energi Ku yang sempat hilang dan melanjutkan pertandingannya.


Pertandingan kali ini pun seperti mendapatkan energi.Tim sekolah Ku mulai mengejar ketertinggalan perlahan namun pasti.

__ADS_1


Meski pun tim lawan juga tidak henti-hentinya memberikan perlawanan dan serangan yang bertubi-tubi.


Aku dan tim Ku mendapatkan,semangat dari teman-teman sekolah Ku yang menonton memenuhi samping lapangan. Mereka terus menyuarakan semangat untuk tim sekolah Ku supaya lebih bersemangat dan bisa mengejar ketertinggalan.


Dan pada akhirnya,berkat usaha dan kerja keras dari tim Ku.Akhirnya pertandingan final ini di menangkan oleh tim sekolah Ku.


"Yey......." sorak semua siswa yang menonton di samping lapangan.


Aku sanangat merasa puas dan bangga,dengan hasil akhir yang kami dapatkan.


***


Tidak lama kemudian Adel pun langsung menghampiri Aku.Dia tampak sangat khawatir dengan keadaan luka di lutut Ku.


"Jingga......" ucap nya.


Aku pun melihat ke arah nya sambil tersenyum.


"Kamu baik-baik aja kan....?" ucap nya sambil melihat luka yang ada di lutut Ku.


" Tentu saja.Ini tidak apa-apa kok....." Aku berusaha untuk tidak membuatnya khawatir.


"Apa nya yang baik-baik saja? Lihat lah,darahnya masih mengalir kayak gitu....." tutur nya.


"Selamat yah,atas kemenangan kamu hari ini....." ucap Refan yang langsung menghampiri Aku dan Adel sambil mengulurkan tangan nya.


"Kamu juga,tadi bermain dengan baik....." lanjut Ku sambil membalas uluran tangan nya.


"Ah itu tidak ada apa-apanya di bandingkan kamu....." Refan pun menyunggingkan senyuman nya.


"Selamat ya Del....."


"Aku harap,hubungan kalian langgeng.Aku merasa senang karena Jingga yang menjadi pacar kamu.Dia pasti bisa menjaga kamu dengan baik......" lanjutnya


"Iya makasih......" balas Adel.


Refan pun berlalu meninggalkan kami berdua,bergabung dengan tim nya.


"Ya udah,Aku akan bergabung dengan tim Ku dulu.Untuk berfoto,kamu tunggu di sini aja....."


"Ya udah,hati-hati.Nanti luka kamu......" timpal nya.


"Iya sayang....." ucap Ku sambil tersenyum.


Aku pun langsung menghampiri tim yang sudah berkumpul di tengah-tengah lapangan untuk mengabadikan foto kemenangan kami hari ini.

__ADS_1


Perlombaan pun di menangkan sekolah Ku sebagai juara pertama,sedangkan sekolahnya Refan berada di posisi ke dua.Dan posisi ke tiga di menangkan oleh sekolah Karya Husada 3.


***


Setelah mengambil beberapa foto dengan tim Ku.Aku juga tidak lupa untuk mengambil foto dengan tim dari sekolah lain sebagai kenang-kenagan dan bersalaman sebagai tanda terima kasih,karena mereka sudah mau berpartisipasi dalam perlombaan ini.


Tidak lama kemudian Aku pun kembali bergabung dengan Adel dan yang lain.Aku berusaha menahan rasa sakitnya,padahal Aku kesakitan dari tadi.Mungkin saja Adel bisa melihat jelas,karena Aku berjalan pun dengan terpincang-pincang.


"Ayo kita pulang.Kita obati luka mu dulu......" tutur nya.


"Ya udah....." Aku pun meraih tangan Adel untuk meminta memapah Ku untuk berjalan.


Setelah sampai di parkiran Adel langsung menyuruh Ku masuk dari pintu belakang.Supaya,Dewa saja yang membawa mobilnya.


Aku sempat menolak permintaan nya,karena Aku merasa masih bisa untuk mengendarai mobil.Namun,Adel bersikeras dan menarik Ku langsung saat hendak membuka pintu depan.


"Kamu sayang nggak sama Aku......?" bisik nya pada Ku.


"Sayang lah......" timpal Ku.


"Ya udah,jangan memaksakan diri kamu terus.Kamu tidak lihat luka mu itu....." bentak nya dan langsung buat Aku kaget.


Aku pun akhirnya mengalah dan duduk di belakang bersama Adel dan Gita.


"Hampir saja,tadi jantung Ku copot....." tutur Raya.


"Lah kenpa,kok bisa gitu....?" tanya Gita.


"Ya kan tadi,sempat sekolah kita poin nya tertinggal.Apalagi saat melihat Jingga terjatuh......."


"Aku merasa tidak punya harapan untuk menang....." lanjut Raya.


"Tapi,pada akhirnya sekolah kita kan yang keluar sebagai juara......" timpal Gita.


"Iya......"


"Makasih ya Jingga.Karena kamu,sudah berusaha sampai akhir.Padahal kondisi kaki mu tidak baik-baik saja.Pasti sedari tadi kamu menahannya,supaya tidak membuat kami khawatir......" lanjut Raya.


"Iya makasih......"


"Makanya Aku berusaha keras untuk menahannya dan berjuang sampai akhir.Aku tidak mungkin mengecewakan kalian dan teman-teman yang lain yang sudah mendukung kami.Kalian sampai rela berdiri di tengah teriknya matahari,untuk terus memberikan semangat pada kami semua....." lanjut Ku.


"Sudah seharusnya seperti itu......" timpal Dewa.


Akhirnya kami pun pulang dan mampir di salah satu Apotik,karena Adel meminta untuk membelikan obat untuk luka Ku.

__ADS_1


Dia pun langsung berlari sendirian menuju Apotik nya.


"Kamu sangat beruntung,ada Adel di samping kamu.Dia begitu sangat khawatir melihat kamu terluka....." tutur Gita.


__ADS_2