
***
Akhirnya Aku pun sampai di rumah,setelah berpisah dengan Gita dan Raya.
"Sore....."seru Ku.
"Eh kamu udah pulang.Ayo sini makan....."ajak kak Abel yang tengah menyantap bakso.
"Wah kayaknya enak itu kak,boleh deh....."
Aku pun langsung meletakkan tas Ku di atas meja makan dan langsung mengambil mangkuk untuk bakso.
Setelah itu,Aku pun makan bakso bareng sama kak Abel.
"Gimana,enak kan....?"tanya nya.
"Lumayan.Coba kalau di ganti sama mie ayam...."balas Ku.
"Iya sih,tadinya kakak juga mau beli mie ayam.Hanya saja sudah kehabisan...."jelasnya.
"Oh iya,Aku nggak melihat keberadaan Bunda...."
"Ah,bunda yah.Kevetulan tadi Bunda menemani ayah untuk pergi ke undangan teman kerja ayah....."jelas kak Abel.
"Pantas saja......"
"Sudahlah,paling bentar lagi medeka pulang.Kamu makan aja dulu itu baksonya.Habiskan....."tutur kak Abel.
"Siap......"
Setelah kami menghabiskan baksonya,kami pun langsung membubarkan diri masing-masing dan langsung masuk ke dalam kamar.
Aku pun langsung mandi dan berganti pakain.Setelah itu Aku langsung meraih buku untuk belajar sebentar.
"Del......"seru kak Abel dari luar.
"Iya kak sebentar....." Aku pun langsung berjalan ke arah pintu untuk membukakannya.
"Kenapa kak...?"tanya Ku setelah membuka pintunya.
"Kakak,mau pergi dulu ke toko yang di depan.Kamu mau nitip sesuatu nggak....?"
"Kayaknya nggak ada......"
"Oh ya udah kalau gitu.Nanti kalau bunda udah pulang,bilang aja kakak pergi.Takutnya mereka nyariin......"lanjut kak Abel.
"Siap,tenang saja.Lagian Aku nggak bakalan kemana-mana.....",
"Ya udah kalau begitu,kakak berangkat yah......"
***
Setelah mengulas pelajarannya,Aku pun langsung ke dapur untuk mengambil minum.Ternyata sepi juga,saat di rumahbtidak ada siapa-siapa.
Tidak berselang lama,terdengar suara mobil yang berhenti tepat di depan rumah.Aku pun langsung berlari untuk melihatnya.
"Pasti itu ibu......"ucap Ku pelan.
Dan ternyata benar saja,bunda dan ayah baru saja keluar dari mobil bersamaan.
__ADS_1
"Bunda.....!"seru Ku dari ambang pintu.
"Eh,anak bunda......"balas beliau.
"Mana kakakmu....?"lanjutnya.
"Oh kak Abel,lagi pergi ke toko yang ada di depan sana....."
"Udah lama perginya....?"tanya bunda kembali.
"Lumayan sih.Palingan sebentar lagi kak Abel pulang....."
"Jadi,kamu semdirian dong di rumah......"
"Nggak kan sekarang ada bunda sama ayah datang....."timpal Ku sambil tersenyum.
"Bisa aja kamu...."ucap ayah sambil mencubit pipi Ku.
"Kayaknya kamu lagi senang yah.Ayah lihat auranya berbeda sekali....."lanjut ayah.
"Masa sih ayah,perasaan Adel biasa-bias saja.Memangnya beda apanya...?"
"Ya beda aja...."timpal ayah kembali.
"Udahlah jangan terlalu di pikirkan.Itu hanya perasaan ayah saja....."ucap Ibu langsung menggandeng Ku ke dalam rumah.
***
**Jingga POV*
"Seriusan Jingga.Aku bisa melihat nya,awas yah kalau kamu coba untuk menyembunyikan sesuatu dari Ku....."tutur Dewa.
"Kamu nggak ingat,siapa yang bantu kamu selama ini....."lanjutnya.
"Nah gitu dong,dari tadi coba.Harus gitu Aku tuh,ngomong panjang lebar,baru kamu mau ngomong......"
"Kalau sama Aku tuh,jangan coba-coba untuk berbohong atau pura-pura.Kamu berhadapan dengan orang yang salah....."lanjutnya.
"Intinya,hari ini Aku sama Adel sudah resmi berpacaran....."
"Hah.....?"Dewa tampak kaget mendengar apa yang barusan Aku sampaikan.
"Bukannya,waktu itu kamu cerita mau nyatain perasaan kamu......"
"Iya.Aku tahu,tapi Aku sudah tidak tahan.Apalagi saat tahu ada laki-laki dari masa lalunya datang......"
"Ah maksud kamu Refan......?"
"Iya siapa lagi.Pantas saja kamu waktu itu nanyain nama sekolah anak itu,sebenarnya kamu sudah tahu kan.....?"
"Iya.Tapi seriusan bukan Aku bermaksud untuk menyembunyikannya dari kamu,hanya saja Aku takut salah.Aku juga menjaga perasaan Adel....."
"Masa iya Aku yang ceritain masa lalunya dia ke kamu nggak mungkin kan.Maksud Aku biar Adel saja yang menjelaskannya......"lanjut Dewa.
"Ya sih.Lagian sekarang Aku sudah tahu......"
"Dan sekarang kalain akhirnya kalian jadian deh......"timpal Dewa.
"Jaga Adel baik-baik yah.Aku tidak hanya menganngapnya sebagai seorang teman,tapi lebih dari itu.Aku menganggapnya layaknya saudara perempuan bagiku.Sayangi dia,jaga dia,jangan sampai dia menangis apalagi terluka karena ulah kamu......"lanjut Dewa.
__ADS_1
"Iya Aku janji untuk menjaganya,menyayanginya sepenuh hati.Makasih yah,selama ini kamu sudah mau bantu Aku juga,supaya Aku bisa dekat sama Adel......"timpal Ku.
"Sama-sama,itulah gunanya teman bukan.....?"
"Ya......"ucap Ku sambil tersenyum.
***
Setelah Aku mengantarkan Dewa ke rumahnya,Aku pun langsung pulang ke rumah untuk segera memberi tahu ibu berita ini.
Sesampainya dindepan rumah Aku langsung memarkirkan motor Ku dan segera masuk ke dalam rumah.
"Bu.......Ibu......!"seru Ku.
"Iya sayang......"ibu tiba-tiba saja muncul dari dalam kamar Ku.
Aku pun langsung memeluknya dengan penuh kebahagiaan.
"Apa yang terjadi nak? Kok tumben banget pulang-pulang langsung peluk ibu....."
"Bu,Aku sama Adel hari ini resmi berpacaran....."
"Hah...?Yang benar Jingga,ibu tidak salah dengar kan.....?"ibu tampak kaget.
"Beneran bu,Jingga serius......"
Aku pun melepaskan pelukan Ku dan tersenyum pada nya.
"Ya ampun Jingga.Selamat yah,ibu sangat senang mendengarnya......"
"Iya bu......"
"Tapi ingat pesan ibu,jangan sampai kamu kecewain Adel....."
"Ibu sudah anggap Adel seperti putri ibu sendiri.Jaga dia baik-baik,sayangi dia,lindungi dia,hargai dia.Sebagaimana kamu memperlakukan ibu,kamu mengertikan maksud ibu......?"lanjut ibu.
"Iya Jingga paham bu.Jingga tidak akan pernah menyia-nyiakannya.Jingga sangat sayang sama Adel....."
"Ibu tahu itu.Akhirnya......"ucap ibu sambil mengelus rambut Ku.
"Ya sudah,sebaiknya sekarang kamu mandi dulu.Kebetulan ibu sudah masak....."
"Siap madam......"
"Ish kamu ini......"ucap ibu sambil tersenyum.
Aku pun langsung masuk ke dalam kamar untuk mandi.Ternyata,ibu habis membereskan kamar Ku.Tadi pagi Aku tidak sempat untuk membereskannya.Karena Aku cukup sibuk dengan persiapan pertandingan di sekolah.
Setelah mandi dan mengganti pakaian Ku,terdengar suara ibu yang memanggil Ku dari luar.
"Jingga,ayo kita makan......"ajak ibu dari balik pintu.
"Iya sebentar bu......"
Aku pun langsung membuka pintu dan menghampiri ibu yang sudah duduk di ruang makan.
"Bu,ini nggak salah.Ibu masak sebanyak ini....."ucap Ku kaget melihat menu makan malam yang cukup beragam hari ini.
"Tidak dong.Anggap saja ini perayaan untuk hari jadi kamu sama Adel....."ucap ibu sambil tersenyum.
__ADS_1
"Ya ampun bu......"
"Nggak apa-apa kan.Lagian bukan hanya kamu yang senang sekarang,tapi ibu juga......"lanjutnya.