JINGGA NYA ADELIA

JINGGA NYA ADELIA
Episode 36


__ADS_3

***


**Jingga Pov**


Aku memberanikan diri untuk mengajak Adel pergi jalan-jalan.Sebenarnya Aku berharap hanya kami berdua yang bisa pergi.Namun Adel menyarankan untuk mengajak teman-teman yang lain.


"Semoga aja mereka sudah punya rencana masing-masing.Aku fikir Dewa sudah membicarakannya sama yang lain...."bisik Ku dalam hati.


Aku tidak mungkin bicara langsung sama Adel,kalau misalkan yang Aku inginkan hanya pergi berdua sama dia.Yang ada nantinya Adel malah menolaknya.Jadi,Ku iyakan saja saran darinya.Mengajak teman-teman yang lain.


"Adel.....! Jingga....!"seru Raya dan Gita bersamaan.Memulai ke gaduhan.


"Ya ampun kok bisa mereka malah kesini.Sial,atau mungkin Dewa tidak berhasil meyakinkan mereka....."bisik Ku dalam hati.


"Loh kok kalian kesini??"ucap Adel kaget,yang tengah berdiri di dekat meja.


"Oh itu.Tadi kita ketemu sama orang tua Jingga di persimpangan depan sana.Katanya di sini ada kamu,beliau meminta kita buat datang kesini....."jelas Gita.


"Pantesan....."sahut Ku malas.


"Tapi bagus juga kalian udah ada di sini,jadi Adel nggak perlu telepon kalian satu-satu..."


Aku hanya pura-pura seolah mengiyakan keinginan Adel.


"Emang nya ada apa Jingga??"tanya Raya penasaran.


"Itu,tadi Jingga ngajakin buat kita jalan-jalan ke Mall.Mumpung kita libur sekolah......"jelas Adel.


"Yah kenapa nggak bilang dari kemarin?Kalau nggak dari semalam coba....."rengek Raya.


"Emangnya kenapa....?"sahut Ku sedikit penasaran.


"Aku udah punya rencana sama keluargaku,mau berkunjung ke rumah keluarga nenek Aku di Garut....."jelas Raya.


Batin Ku tersenyum mendengar ucapan Raya.Sekarang,tinggal jawaban dari Gita.Aku sangat menantikannya.


"Kalau kamu Gita???" tanya Ku sambil menatap Gita tajam.


"Sama,Aku udah ada rencana sama orang tua Aku mau ke Bogor......" jelas Gita pelan.


"Ya mau gimana lagi,berarti kita berdua aja.Gimana Del??"tutur Ku merasa puas.


"Harus Aku kasih apa Dewa,dia benar-benar bisa Aku andalkan ternyata...."bisik Ku pelan.


"Ya udah......"sahut Adel pasrah.


Aku merasa Adel pasti tidak enak kalau menolak ajakkan Ku kali ini.


"Kalian kenapa terus berdiri di sana?Sini kita makan bareng.Kebetulan Adel masak....." ajak Ku.

__ADS_1


Raya dan Gita pun langsung menyerbu makanan yang sudah tersaji di atas meja.


"Oh iya.Si Dewa mana? Kok cuma ada kalaian berdua,biasanga dia nggak pernah ketinggalan...."


Padahal Aku sudah tahu dari semalam, keberadaan Dewa sekarang.


"Dewa,dia dari semalam udah berangkat ke Semarang.Kayaknya dia lupa deh nggak ngasih tahu kamu......"jelas Gita.


"Bukan Dewa yang lupa,cuma Jingga nya aja yang tidur terus.Pasti kamu belum ngecek HP kamu dari semalam....."timpal Adel sambil duduk di samping Ku.


"Iya sih......"ucap Jingga pelan.


**Flash Back**


Semalam Aku dan Dewa janjian ketemuan di Cafe dekat taman komplek.Ada sesuatu yang ingin Aku sampaikan sama dia.


Sesampainya di sana,ternyata Dewa sudah sampai duluan dan tengah asik dengan HP di tangannya.


"Woy......"Aku mengagetkan Dewa dari arah belakang.


"Ah sial.Gara-gara kamu nih,gue jadi kalah kan..."gerutunya.


"Ya ampun Dewa,hanya karena gara-gara kalah dalam permainan kamu marah sama gue...."ucapku sambil duduk di depan Dewa.


"Oh iya.Gimana udah pesen belum? Tenang aja gue yang traktir...."lanjut Ku.


Tau aja dia,kalau Aku mau minta bantuan dari dia.


"Udah,pesen dulu aja makanannya.Nanti gue cerita...."timpalku.


"Kamu telat sih,gue udah pesen beberapa makanan sama minuman.Lagian yang ngajakin ketemu siapa,yang telat siapa..."gerutu Dewa kembali.


"Iya deh sorry.Yah namanya juga anak rumahan.Jadi bantuin dulu ibu tadi...."


Tidak lama kemudian makanan dan minuman yang di pesan Dewa tadi sudah datang.Tanpa aba-apa Dewa langsung menyantapnya.


"Kamu lapar atau doyan sih Dew....?"tanyaku keheranan melihat Dewa yang tengah menikmati makanannya.


"Lapar gue,dari tadi sore gue belum sempat makan.Nih karena tadi gue main game,ampe lupa sama makan....."jelasnya.


Aku hanya tertawa mendengar penjelasnya yang tidak masuk di akal.


"Oh iya.Apa hal yang mau kamu obrolin,cepetan ngomong..." lanjutnya.


"Jadi gini,besok kan kita sekolah libur.Gue ada rencana mau ngajak Adel pergi.Ya kemana gitu...."


"Terus,urusannya sama gue apa...?"


"Ya kamu tahu sendiri Adel orangnya kayak gimana.Dia pasti bakalan langsung ngajakin kalian pada buat ikut sama gue dan Adel....."lanjut Ku.

__ADS_1


"Hem iya.Jadi rencana kamu apa..?"


"Ya kamu bujuklah Raya sama Gita.Supaya mereka punya alasan untuk tidak bisa ikut besok.Bisa kan....?"tanya Ku penuh harap.


"Gimana yah.Kalau masalah si Raya sih,gue bisa-bisa aja.Tapi si Gita nih yang lumayan sulit,tau sendiri dia orangnya teliti banget.Pasti yang ada dia banyak nanya sama gue....."jelas Dewa.


"Please lah Dew,kali ini aja yah kamu bantuin gue....." ucapku memelas.


"Emang kapan,gue nggak pernah bantuin kamu....hah?"


"Iya juga sih.Gimana kalau gue kasih loe tiket buat pergi liburan....."timpalku.


"Kemana dulu...."sahutnya kembali.


"Semarang.Disana katanya ada tempat yang bagus buat kamu healing.Namanya apa yah,bentar....."


"Ah namanya Kampoeng Kopi Banaran.Yah benar itu...."lanjutku penuh semangat.


"Tempat apa itu.....?"timpal Dewa.


"Kampoeng Kopi Banaran merupakan wisata alam terintegrasi di Kabupaten Semarang.Disana kamu bisa menikmati panorama alam.Diantaranya kamu bisa menjelajah kebun kopi, menikmati kegiatan outdoor, makan di restoran, dan camping.Gimana....."jelasku.


"Wah oke juga tuh....."


"Tapi semua Akomodasi termasuk penginapan kamu yang bayar yah....."lanjutnya mulai tertarik.


"Janganlah kau sekejam itu padaku Dew.Gimana kalau gue yang bayarin tiket pesawat pulang-pergi sama akomodasi kendaraan selama kamu di sana...."


"Oke.Baik lah setuju...."ucapnya sambil menulurkan tangannya.


"Deal...?"tanya Ku.


"Deal....."balasnya sambil tersenyum.


"Terus,gimana cara kamu meyakinkan Gita? Kamu yakin bisa yakinin dia...." tanya Ku ragu.


"Tenang aja.Serahkan semuanya sama gue...."ucapnya penuh bangga.


Aku dan Dewa pun langsung melanjutkan makan yang sempat tertunda tadi.


***


Selepas pulang dari Cafe tadi,Aku langsung masuk ke kamar untuk memesan tiket pesawat untuk Dewa ke semarang malam ini.Karena dia minta berangkat malam ini juga,alasannya sederhana saja.Dia ingin melihat matahari terbit dari tempat tersebut.


Namun fikiran Ku belum tenang,karena Dewa masih belum memberi kabar.Masalah Raya dan Gita.


Aku sangat cemas,Dewa tidak berhasil meyakinkan mereka berdua.


**Tit....*

__ADS_1


__ADS_2