
***
Dewa pun terlihat langsung menyusul Ku.Sedangkan Refan,Aku tidak tahu dia langsung pergi kemana.
"Maafin gue yah.Harusnya gue nggak ngajakin kamu ke sini....."ucap Dewa.
"Udah nggak apa-apa.Lagian ini bukan salah lo juga.Gue aja yang terlalu sensitif....."
"Gue ngerti kok,gimana perasaan lo.Wajar kalau lo kesal,apalagi menyangkut cewek yang lo sayang....."
"Ya udah kalau gitu gue lihat ke dalam toko nya deh,buat lihat barangnya apa udah bisa di bawa atau enggak....."lanjut Dewa.
Dia pun keluar kembali dari mobil.Dan langsung masuk ke dalam toko.Tidak lama kemudian dia keluar dengan membawa beberapa kotak box di tangannya.Di ikuti salah seorang pria yang sama membawa barang juga di tangannya.
Aku pun langsung turun dan segera membuka bagasi belakang.Dewa dan salah satu pegawai toko itu pun,perlahan mulai memasukan barangnya dan Aku pun membantu menatanya dari dalam mobil.
Setelah semua barangnya sudah masuk,kami pun langsung pulang.
***
Setelah menempuh jarak yang cukup jauh,akhirnya kami pun sampai di rumah Ku.Dewa terlebih dahulu mengantarkan Aku ke rumah dan setelah itu dia baru pulang ke rumahnya.
"Oh iya....."
"Kenapa....?"tanya Dewa.
"Gue minta tolong sama kamu.Jangan ceritain ke Adel yah,masalah yang tadi terjadi....."ucap Ku sebelum turun dari mobilnya.
"Iya tenang aja.Lagian Aku nggak sebawel itu kali,semuanya aman....."timpal Dewa.
"Oh iya,makasih yah udah bantuin gue......"
"Iya sama-sama....."timpal Ku.
Aku pun langsung keluar dan masuk ke dalam Rumah.Tidak lupa Aku mengunci pintu terlebih dahulu supaya tidak ada yang masuk sembarangan.
***
** Adel POV*
"Del....."seru kak Abel.
"Apa kak....?"
"Boleh minta tolong nggak......?"
"Minta tolong apa emang.....?"tanya Ku balik.
"Jadi gini,tadi pas keluar.Kakak lupa nggak beli cemilan,jadi kakak pesan lewat ojeg online aja....."
"Aku yang bayarin maksudnya....?"timpal Ku.
__ADS_1
"Ih bukan lah.Kakak minta tolong kamu untuk menunggunya di depan......"
"Kok Adel sih? Memangnya kakak mau kemana....?"tanya Ku heran.
"Kakak kebelet mau buang air besar,sama sekalian kakak mau mandi juga....."jelas kak Abel.
"Tolonglah,sekali ini saja....."ucap nya memohon.
"Tapi udah di bayarkan.Nggak Aku juga yang harus membayaranya......"
"Ya udahlah.Tadi kakak membayarnya lewat aplikasi,tenang aja sih......"timpal kak Abel.
"Ya udah iya.Tapi,nanti kalau cemilannya udah datang Adel minta yah...."
"Ya pasti lah itu mah......"ucap kak Abel langsung berlalu meninggalkan Aku.
"Yang benar saja......"ucap Ku pelan.
Aku pun langsung keluar dan menunggu pesanan yang di maksud kak Abel.Yampir 15 menit Aku sudah berdiri di depan gerbang,namun ojeg online nya tidak kunjung datang.
"Del.....!" seruan Jingga mengalihkan perhatian Ku.
"Eh Jingga......"balasnya Ku tersenyum melihat kedatangannya.
"Kamu lagi ngapain di sini sendirian.....?"tanya nya.
"Ah ini,Aku lagi menunggu ojeg online.Kak Abel pesan makanan,tapi dianya lagi mandi dulu.Jadi Aku deh,yang di minta tolong untuk nunggu ojek online nya di sini......"jelas Ku.
"Ah itu,tadi Dewa minta tolong Aku untuk mengantarnya ke suatu tempat......"jelas nya.
"Suatu tempat? Maksudnya.....?"tanya Ku heran.
"Aku juga nggak tahu Del.Soalnya Dewa tidak memberitahu Aku secara detail tempatnya dimana....."jelas nya.
"Ah begitu.Ya udah hati-hati yah......."
"Iya Del.Ya udah kalau begitu,Aku pamit yah....."balasnya.
"Iya......"ucap Ku sambil tersenyum.
***
Setelah kepergian Jingga,tidak lama keudian ojeg online yang mengantarkan pesanan kakak Ku pun datang.Aku pun langsung menerima pesanannya dan langsung masuk ke dalam rumah.
Aku pun langsung meletakkannya di atas meja makan.Tidak lama kemudian kak Abel pun keluar dari dalam kamarnya.
"Kamu kenapa? Kok senyum-senyum sendiri kayak gitu....."
"Segitu senangnya,yang habis menerima kiriman cemilan......"lanjut kak Abel.
"Ih apaan sih kakak.Ih maaf yah,Aku sih biasa aja......"
__ADS_1
"Ya terus kenapa,kamu senyum-senyum sendiri kayak gitu.....?"tanyanya sambil menatap tajam ke arah Ku.
"Ada deh.Kepo......"timpal Ku.
"Oh jadi sekarang ceritanya kamu,main rahasia-rahasiaan sama kakak.Oke,kakak-kakak nggak akan bagi ini cemilannya sama kamu......."
"Ih apaan sih kakak.Kak tadi kakak sendiri yang udah janji buat berbagi sama Aku.Nggak bisa kayak gitu dong......"timpal Ku kesal.
"Lagian,kamu nggak mau cerita sih......"
"Ya udah iya deh,nanti Adel cerita sama kakak.Tapi bagi dulu cemilannya....."
"Iya......"
"Eh tapi kita makannya di kamar kakak aja.Kasihan ibu sama ayah takut ke ganggu,biar kamu sambil cerita......"lanjut kak Abel.
"Ya udah ayo deh,biar cepat......"
"Tapi tolong dong bawa piring sama yang lainnya.Sekalian air es yang ada di botol bawa juga......"suruh kak Abel.
"Iya........"
Aku pun langsung meraih piring yang sudah tersedia di atas meja makan.Tidak lupa Aku pun mengambil air es yang di maksud kak Abel.
Setelah sampai di dalam kamar kak Abel,kami pun duduk lesehan di lantai untuk menikmati cemilan yang di order kak Abel tadi.
Ternyata kak Abel beli seblak sama telor gulung dan minuman boba.Aku pun langsung mengambil telor gulung nya karena terlihat sangat menggiurkan.
Kami berdua pun,menikmati cemilannya.Biar pun Aku kepedesan karena sok-sokan berani makan seblaknya.
"Ya udah,sekarang giliran kamu yang cerita.Katanya tadi kamu mau cerita sesuatu sama kakak......"ucap kak Abel.
"Ah itu.Jadi gini........"Aku pun mulai menceritakan apa yang sudah terjadi hari ini sama Aku dan Jingga sama kak Abel.
"Kamu ini serius kan.....?"ucap kak Abel seolah masih tidak percaya.
"Memangnya,Aku terlihat sedang becanda sekarang......?"tanya Ku balik.
"Ih Adel.......Selamat yah.Kakak ikut senang mendengarnya.Semoga hubungan kalian bahagia selalu....."ucap kak Abel langsung memeluk Ku.
"Akhirnya kamu sama Jingga pun bisa bersama,setelah sekian lama......"lanjutnya.
"Iya kak......."
"Makasih yah,udah dukung hubungan Aku sam Jingga......"lanjut Ku.
"Tentu saja kakak akan selalu mendukungnya......"timpalnya.
Aku pun tersenyum bahagia,mendengar ucapan kak Abel.Aku bisa merasakan betapa kak Abel sangat menyayangi Aku.
***
__ADS_1
Setelah itu,Aku dan kak Abel langsung tidur.Malam ini kak Abel mengajak Ku untuk tidur di kamarnya.Aku pun memang sudah lama tidak tidur bareng sama kak Abel.