
***
Tidak berselang lama,akhirnya batagor pesenan Adel pun sudah jadi.
"Berapa harganya...?"tanyanya.
"Rp.25.000....."jawab sang penjual.
"Ini,pakai saja uang Ku....."ucap Ku sambil memberikannya uang pecahan Rp.100.000.
"Nggak usah Jingga......"Adel berusaha menolaknya.
"Udah pake aja,lagian yang ngajak kamu kesini kan Aku......"bujuk Ku.
Namun,Akhirnya Adel langsung meraihnya dan memberikannya langsung pada penjual batagornya.
"Maaf,pembayarannya harus dengan koin..."tutur sang penjual.
"Tapi Aku tidak punya koin sebanyak itu..."jawab Adel tampak panik.
"Anda bisa menukarkannya terlebih dahulu......"jelas sang penjual.
"Menukarnya?Dimana..."tanyanya heran.
"Di sana...." tunjuknya sambil mengarahkan ke tempat yang dia maksud.
"Oh gitu.Maaf,ini pertama kalinya saya ke sini.Jadi saya tidak tahu...."jelas Adel.
"Sini,biar Aku aja yang menukarkannya......"pinta Ku langsung meraih uang yang dia berikan tadi.
Tidak mungkinkan,Aku membiarkan Adel untuk menukarkannya sendiri.Yang ada kejadian seperti tadi terjadi karena kecerobohannya.
Aku pun beranjak pergi untuk menukarnya,ke arah yang di tunjuk sang penjual.Aku langsung memberikan uangnya pada petugas yang sedang menungu di dalamnya.
Sesekali Aku mengalihkan perhatian ke arah Adel.Dia tampak sedang mengobrol dengan sang penjual tadi.
Setelah mendapatkan koin yang di maksud,Aku langsung menghampirinya.
"Ini....."ucapku sambil memberikan beberapa koin ditangan Ku.
Adel pun langsung memberikannya pada penjual tersebut dan mengambil batagor yang sudah lumayan di biarkan tersimpan di atas meja.
"Terima Kasih......"ucapnya.
Aku dan Adel hanya membungkukkan kepala kami.Tidak hanya membeli batagor saja,kami pun juga memilih beberapa makanan lainnya.
"Wah,lumayan banyak juga yah yang kita beli...."tutur Adel.
"Iya,memangnya kamu sanggup buat habisin itu semua?"
"Kan ada Jingga bersamaku......"ucapnya sambil tersenyum.
"Ayolah kita cari tempat duduk dulu....."ajaknya.
__ADS_1
Aku pun melihat sekeliling,untuk mencari meja yang masih kosong.Dan kebetulan sekali,ada pengunjung yang tengah beranjak pergi.
"Itu,disana.Sepertinya mereka sudah selesai...."tunjuk Ku.
"Yuk....."sahutnya.
Meja nya terletak dekat sekali dengan danau,Aku dan Adel bisa dengan jelas melihat pemandangan dan disana juga ada banyak Ikan Mas yang sengaja di ternak.
Ada pula beberapa pengunjung yang sedang memberi makan ikan dan bersua foto di pinggir danau.
"Makasih yah,udah ngajakin Aku kesini....."tuturnya sambil tersenyum.
"Sama-sama.Kamu terlalu sering bilang begitu Del......"
"Udah ayo makan,nanti keburu dingin......"lanjut Ku.
"Iya......."
Adel pun langsung melahap makanan yang sudah kami beli tadi.Dia terlihat sangat menikmatinya dan tidak berhenti tersenyum.
Aku pernah mendengar,kata orang kalau makanan yang kita makan sesuai sama ekspetasi kita,wajah kita akan menunjukannya dengan senyuman dan rasa puas.Dan benar saja Aku bisa melihatnya dari wajah Adel sekarang.
"Jingga...!"
"Kenapa? Ada yang salah yah sama Aku,dari tadi kamu hanya menatap Ku saja.Ayo makan...."lanjutnya.
Aku pun langsung tersadar dan membersihkan sisa makanan yang menempel di dekat bibir Adel.
"Adel....."
Adel tampak terkejut dengan apa yang Aku lakukan.
"Iya......."ucapnya pelan.
"Oh iya,ini cobain deh.Tahu susunya enak banget,lembut tahu....."lanjutnya sambil menyuapi Ku.
"Um......Iya bener lembut banget.Haruskah kita membawanya sebagai oleh-oleh nanti.Tadi sewaktu di perjalanan Aku lihat ada banyak toko yang menjualnya....."
"Ide bagus itu......"
Setelah menyelesaikan makanannya kami pun langsung beranjak pergi dan melanjutkan perjalanan ke tempat lain yang ada di Floating market.
Sesekali Aku dan Adel mengambil beberapa foto dan berfoto bersama.Penataan yang bagus membuat banyak sekali spot untuk kami berfoto.
"Wah,fotonya bagus-bagus banget...."tutur Adel sibuk dengan HPnya.
"Aku harus membagikannya di status Whatsapp ini mah....."lanjutnya penuh semangat.
"Iya lah,biar orang tahu kan....."sahut Ku sambil tertawa.
"Ish kamu......"
"Eh lihat Jingga,diatas sana sepertinya lebih seru dan bagus.Ayolah kita ke sana juga,disana banyak bunga-bunga gitu....."ajaknya sambil berlari-lari kecil meninggalkan Ku.
__ADS_1
"Tunggu dulu Del......."
"Hati-hati nanti kamu jatuh lagi......"lanjutku.
Adel terlihat sangat bersemangat,dia langsung berlari ke arah yang dia maksud.Padahal kami harus menaiki beberapa anak tangga untuk kesana.
Sesampainya di sana,ternyata kami harus membeli lagi tiket seharga Rp.10.000.Aku pun langsung memesan dua tiket.
Setelah mendapatkan tiketnya,tanpa aba-aba Adel langsung berlarian mengitari area tersebut.
"Jingga,cepat disini banyak sekali bunga yang sangat cantik.Aku lebih menyukai tempat ini..."ucapnya setengah berteriak.
"Benarkah.....?"
"Ini namanya,sebentar Aku lihat dulu....."lanjut Ku.
Aku pun membaca nama tempat yang baru saja kami masuki,dari tiket yang tadi Aku beli.
"Ah ini namanga Rainbow Garden....."lanjut Ku.
"Pantas saja banyak sekali macam-macam bunga disini.Udah lah yang terpenting Aku menyukainya......"sahutnya.
Aku hanya mengikuti arah kemana Adel pergi,hampir semua penjuru dia datangi.Dan tidak lupa mengambil beberapa foto.
Jujur saja,Aku merasa lelah sekarang.Namun, Aku tidak ingin menunjukannya.Aku takut malah buat Adel tidak nyaman,tidak mungkin Aku malah merusak suasana hatinya yang tengah berbunga-bunga.
"Jingga,apakah kamu lelah? Sebaiknya kita mencari tempat duduk untuk beristirahat dulu...."ucapnya sambil berbalik ke arah Ku.
Akhirnya dia pun mengucapkan kata tersebut.
"Itu sepertinya tempat yang cocok buat kita istirahat......"tunjuk Ku bersemangat.
Terlihat ada sebuah bangunan seperti Aula yang cukup besar,letaknya tidak begitu jauh dari kami.Aku dan Adel pun langsung masuk ke dalam.
Di Aula ini hanya ada kami berdua,meskipun ada beberapa pengunjung yang hanya menumpang lewat sebentar.
Aula ini menghadap langsung ke arah Pasar apung dimana tadi kami membeli makanan.
Rainbow Garden sendiri letaknya berada di ketinggian,jadi dari sini kami bisa melihat sangat jelas pemandangan yang ada di bawah sana.Hamparan danau yang luas dan Aku pun melihat ada beberapa pengunjung yang tengah menaiki perahu.
"Del,lihat orang-orang itu.Mereka sedang menaiki perahunya.Kenapa tadi pas kita di bawah tidak tahu yah...."tunjuk Ku.
"Ih iya.Sepertinya seru yah....."sahutnya.
"Eh bentar deh....."lanjutnya.
"Kenapa Del...?"
"Ini si Dewa,lagi di mana? Kok sepertinya dia juga sama sedang jalan-jalan......"ucap Adel sambil menunjukan foto Dewa yang tengah berfoto berlatar belakang tenda.
"Oh itu,dia pergi ke Kampoeng Kopi Banaran....."timpalku.
"Kok kamu tahu nama tempat yang sedang Dewa kunjungi....?"tanya Adel heran.
__ADS_1
**Deg......