
* * *
** Adel POV **
Pagi harinya Aku menghampiri bunda yang tengah sibuk memasak di dapur menyiapkan sarapan untuk keluarga.
''Pagi bunda.....'' seru Ku.
''Pagi juga sayang.....''sahut bunda.
Aku pun duduk di kursi tempat makan.Sembari melihat bunda yang tengah mempersiapkan makanan di atas meja.
''Bunda....! Kapan Adel bisa masuk sekolah lagi??''
''Um.... Setelah kondisi Adel sangat baik dan Dokter memberi ijin untuk Adel sekolah....'' jelas bunda.
''Baiklah bunda......''
''Sabar yah sayang,Kamu pasti bosan karena berada di dalam kamar terus dari kemarin....'' tutur bunda.
''Tidak juga. Hanya saja Adel ingin tahu sekolah Adel....'' timpal Ku.
''Oh iya bunda dan ayah telah sepakat untuk memindahkan kamar Kamu dengan Abel. Siang nanti akan ada tukang yang akan membantu pemindahan barang-barangnya....'' jelas bunda.
''Kenapa begitu bunda??'' tanya Ku penasaran.
''Kamar kakak mu kan kamar mandinya terpisah tidak ada di dalam kamar. Jadi bunda ingin itu bisa membantu kesembuhan Adel juga.Bunda sangat khawatir saat melihat Kamu trauma melihat kamar mandi di kamar Kamu....'' jelas bunda.
''Apa kakak tidak keberatan dengan keputusan itu...??''
''Tidak dong Adel,,,,,'' seru kak Abel yang baru datang dari arah belakang.
''Kakak setuju dengan apa yang di usulkan bunda dan ayah,itu semua demi kebaikan Adel......'' lanjutnya.
''Makasih ya kak. Maaf juga karena sampai harus bertukar kamar....'' ucap Ku.
''Tidak apa-apa,kakak senang bisa bantu bunda dan ayah.....''timpal kak Abel.
''Ya sudah ayo di makan sarapannya,bunda sudah buatkan nasi goreng kesukaan kalian berdua.....'' seru bunda.
Aku pun langsung memakan menu nasi goreng pagi ini. Rasanya tidak asing bagiku.
''Bunda.....''
''Apa sayang....?''
''Rasa ini sepertinya Adel tidak asing buat Adel...'' jelas Ku.
''Syukurlah kalau Kamu menyukainya.....'' tutur bunda.
Aku pun sangat menikmatinya sampai-sampai nambah dua kali.Setelah sarapan Aku langsung masuk ke kamar dan mengemasi beberapa barang di rumah Ku.
Saat Aku membereskan beberapa buku di atas meja belajar,Aku melihat goresan di meja bertuliskan 'Adelia & Jingga'.
"*Kenapa di sini ada tulisan namaku dengan laki-laki itu?? Bukan kah kak Abel bilang dia dekat dengan laki-laki bernama Jingga itu?? Sebenarnya apa yang terjadi...."tanyaku dalam hati.
"Apa mungkin diam-diam,Aku mempunyai sesuatu di belakang kak Abel??"lanjut Ku*.
''Adel.....'' seru bunda membuyarkan lamunanku.
''Iya bunda ....''
''Apa yang Kamu lakukan,sudah biarkan nanti saja tukang yang membereskan barang-barang Kamu. Lebih baik sekarang Adel ikut bunda,Kita jalan santai di komplek. Mau nggak??'' tutur bunda.
__ADS_1
''Boleh bunda.Adel mau.....'' seru Ku.
Aku pun langsung berjalan mengikuti bunda dari belakang.
''Bunda ayah dan kak Abel sudah berangkat??''
''Sudah,,,''
''Oh.....''
Aku melihat anak laki-laki yang bernama Jingga tengah memarkirkan motornya.
''Bunda bukan kah itu nak laki-laki yang waktu itu menjenguk Ku di Rumah Sakit....'' tutur Ku.
''Iya. Adel mau menyapanya???''
Aku pun mengangguk mengiyakan tawaran bunda.
''Pagi Jingga......'' tutur bunda.
Dia pun langsung menoleh ke arah kami datang.Dia tampak terlihat kaget melihat kedatangan Ku.
"Wangi aroma ini.Seperti tidak asing bagiku..."
''Oh pagi bunda.....'' jawabnya.
''Hai.....'' Aku pun memberanikan diri untuk menyapanya.
Dia hanya tersenyum saat Aku menyapanya.
''Eh ada Adel dan bunda.....'' seru seorang ibu dari dalam rumah.
''Iya. Kebetulan saya mengajak Adel untuk jalan-jalan di sekitar komplek dan kebetulan Adel melihat Jingga tengah memarkirkan motornya. Nampaknya Adel merindukan sekolah jadi dia ingin menyapa Jingga.....'' jelas bunda.
''Oh begitu rupanya.....''
''Adel cepat sembuh yah. Teman-teman lain, pasti merindukan Kamu.....'' tuturnya.
''Iya. Makasih.....'' ucapku sambil tersenyum.
''Adel.......'' suara teriakan mengagetkan Aku dan langsung menoleh kearah sumber suara.
Terlihat dua orang anak perempuan menghampiriku. Tidak lama kemudian mereka langsung memelukku bersamaan.
''Adel...... Kita sangat merindukan Kamu....'' tutur nya.
''Kalian siapa????'' Aku heran.
''Aku Gita dan ini Raya.....'' tuturnya.
''Iya Halo.... Maaf yah Aku belum bisa mengingat kalian siapa....'' ucapku.
''Tidak apa-apa Adel,Kamu udah bisa beraktivitas seperti ini buat Aku senang.....'' tutur Gita.
''Kalian kok bisa ke sini???'' tanya Jingga.
''Kita sengaja lewat sini,karena sekalian tadinya ingin melihat keadaan Adel. Ternyata tidak di sangka Kita bertemu di sini.....'' jelasnya.
''Terus kalian berangkat sekolah dengan siapa??'' tanya Jingga kembali.
''Sebentar lagi Dewa datang....'' ucap Raya.
''Dewa...?'' tanya Ku.
__ADS_1
''Iya Dewa. Dia sama teman Kamu,dia pasti senang melihat keadaan Kamu jauh lebih baik....'' tutur Gita.
Tiba-tiba terdengar suara motor yang berhenti.Benar saja sosok anak laki-laki muncul dan langsung memeluk Ku.
''Adel.......'' dia terisak.
''Kamu????''
''Dewa.....'' jawabnya.
'' Oh......''
''Adel Aku senang melihat keadaan Kamu jauh lebih sehat sekarang.....'' tuturnya.
'' Iya makasih......'' balas Ku.
''Makasih ya udah sempetin buat lihat Adel.....'' ucap bunda.
''Tidak apa-apa bunda kami senang.....'' serunya bersamaan.
''Ya udah kalau begitu kami berangkat sekolah dulu.....'' ucap Dewa.
Mereka pun pergi dengan mengendarai motor,Dewa boncengan dengan Raya,sedangkan Jingga dengan Gita.Aku pun merasa senang melihat keakraban mereka.
''Adel senang yah lihat teman-teman Adel....'' ucap bunda.
''Iya bunda. Sepertinya Adel tidak asing dengan mereka.....'' tutur Ku.
''Tentu saja kalian sudah berteman sejak lama.....'' jelas bunda.
''Ya sudah bagaimana kalau tante ikut bergabung dengan Adel,jalan-jalan pagi....'' ucap tante itu.
''Iya tante,boleh kok....'' balasku.
Kami pun menikmati suasana pagi ini dan Aku merasa lebih baik.
** Jingga POV **
''Pagi Jingga......'' seru seseorang mengagetkan Ku.
Aku pun langsung menoleh ke arah sumber suara.Dan betapa kagetnya,Aku melihat Adel dan bunda yang mendatangi Ku.
''Oh pagi bunda.....'' jawabku.
''Hai.....''Adel menyapaku.
Rasanya senang sekali saat dia menyapaku,Aku teringat saat pertama kali kami bertemu di rumahku.
''Eh ada Adel dan bunda.....'' seruan ibu dari dalam rumah.
''Iya. Kebetulan saya mengajak Adel untuk jalan-jalan di sekitar komplek dan kebetulan Adel melihat Jingga tengah memarkirkan motornya. Nampaknya Adel merindukan sekolah jadi dia ingin menyapa Jingga.....'' jelas bundanya Adel.
''Oh begitu rupanya.....'' timpal ibu.
''Ya sudah bu,Jingga berangkat sekolah dulu...'' ucap Ku.
''Adel cepat sembuh yah. Teman-teman lain, pasti merindukan Kamu.....'' Aku pun memberanikan diri untuk menyapanya.
''Iya. Makasih.....'' ucapnya sambil tersenyum.
''Adel.......'' suara teriakan mengagetkan Aku dan langsung menoleh kearah sumber suara tersebut.
Terlihat Gita dan Raya menghampiri kami. Tidak lama kemudian mereka langsung memeluk Adel bersamaan.
__ADS_1
''Adel...... Kita sangat merindukan Kamu....'' tutur Gita.
Mereka pun memperkenalkan diri mereka masing-masing. Adel terlihat senang dengan kehadiran mereka.