
***
2 hari kemudian.
Akhirnya Jingga pun telah kembali ke rumahnya.Aku mendengar berita itu dari kak Abel selepas dia pergi dari toko.
"Del.......!" seru kak Abel yang berlarian dari luar rumah.
"Kenapa kak?"
"Itu,kayaknya Jingga udah kembali deh.Barusan kakak lihat,dia baru aja masuk ke rumah nya.
"Yang benar kak?"
"Serius,coba deh lihat.Masa iya,kakak lihat hantu,pasti benar dia." balas kak Abel.
Aku pun langsung beranjak dari tidur Ku dan langsung keluar menuju rumahnya Jingga.
"Jingga......!" seru Ku sambil menekan bel.
"Jingga,ini Aku."
Tidak lama kemudian,Jingga pun membukakan pintunya.Aku pun langsung memeluknya.
"Aku kangen sama kamu,kenapa kamu tidak beri kabar kalau hari ini pulang?"
"Aku sengaja,ingin memberi kejutan sama kamu.Tapi,ternyata kamu sudah tahu lebih dulu.
"Aku ingin memeluk kamu sebentar lagi,"
"Nggak apa-apa lama juga.Aku dengan senang menerimanya."
"Nanti ada yang lihat kita lagi,"timpal Ku.
"Nggak apa-apa.Semua orang di sini sudah tahu hubungan kita.Buat apa,kita menyembunyikan nya lagi." balasnya.
Aku pun langsung melepaskan pelukannya.
"Bagaimana keadaan kakek,apa dia sudah baik-baik saja?"
"Tentu saja,makanya Aku bisa pulang hari ini.Tapi ibu dan ayah menyusul,paling besok mereka kembali.
"Syukurlah,Aku ikut senang mendengarnya."
"Hari ini,Aku ingin mengajak kamu ke suatu tempat,"
"Kemana?"
"Nanti kamu juga akan tahu.Kamu nanti,pakai baju yang cantik yah,"
"Ada apa ini,kok Aku curiga sama kamu."
"Del,kok malah bilang begitu sih.Aku hanya ingin mengajak kamu ke tempat yang kamu sukai." jelas nya.
"Baiklah,"
"Aku akan pulang dulu untuk bersiap-siap."
"Kalau begitu,Aku juga akan siap-siap juga." ucapnya sambil tersenyum.
Aku pun langsung pulang ke rumah untuk mandi dan bersiap-siap.
"Kak......"
__ADS_1
"Kak Abel," lanjut Ku sambil membuka pintu kamarnya.
"Ya ampun,Adel.Kamu buat kakak kaget aja."
"Kenapa Del? Sepertinya ada hal yang penting."
"Jadi begini kak,tadi Jingga bilang akan mengajak Ku untuk jalan ke luar."
"Terus,hubungannya dengan kakak,apa?" tanyanya.
"Boleh nggak,kalau Adel pinjam gaun milik kakak.Kan,punya kakak gaunnya cantik-cantik semua." jelas Ku.
"Ya ampun,Aku kira apa.Ya udah,tinggal ambil aja.Tapi,awas yah kamu pakainya hati-hati.Jangan sampai kotor,apalagi rusak."
"Iya kak,Adel janji akan memakainya dengan sangat hati-hati." Aku pun langsung membuka lemari kak Abel dan memilih gaun yang sekiranya cocok dengan Ku.
***
Setelah selesai mandi dan berganti pakaian,Aku di bantu kak Abel dandan.
"Kalau kamu cantik,nanti Jingga akan terpesona sama kamu."
"Memangnya,selama ini Aku nggak cantik yah?" timpal Ku.
"Bukan begitu loh maksud kakak,hanya saja kamu kan nggak suka dandan.Dengan di dandan seperti ini,kamu makin cantik.Kakak jamin,nanti Jingga pasti akan pangling melihatnya." jelas kak Abel.
"Kakak bisa aja.Kalau memuji itu berlebihan,Aku kan jadi malu." ucap Ku sambil tersenyum.
Setelah selesai dan semuanya sudah siap.Aku pun berpamitan sama kak Abel dan langsung menuju rumah Jingga.
"Wih,Adel....." seru Dewa tengah duduk di teras depan rumah Jingga.
"Dewa,kok kamu di sini? Kamu lagi ngapain?" tanya Ku heran.
"Jingga nya mana?"
"Ada di dalam.Kayaknya lagi siap-siap."
"Kamu udah siap?" tiba-tiba Raya dan Gita datang menghampiri Ku dan Dewa.
"Kan emang kita,tadi di kasih tahu sama Jingga.Katanya suruh siap-siap,"
"Loh,Jingga gimana sih? Aku pikir kami akan pergi berdua saja." bisik Ku dalam hati.
"Dia emangnya nggak ngasih tahu kamu?"
"Nggak......" timpal Ku.
"Kayaknya Adel kira,mereka akan pergi berdua saja.Iya kan?" timpal Dewa.
"Oh kalian sudah datang semua ternyata." ucap Jingga yang baru saja keluar dari rumahnya.
"Ih,gemes deh.Kamu sama Jingga bajunya samaan kayak gitu warnanya." ucap Raya melihat Aku yang memakai dress putih dan Jingga yang memakai kaos putih over size nya.
"Kalian,emangnya janjian yah?" tanya Gita.
"Nggak sama sekali.Aku juga tidak tahu,kalau Jingg akan memakai baju dengan warna yang sama dengan Ku." jelas Ku.
"Sudahlah,lagian nggak apa-apa juga kali.Kan mereka emang pasangan.Memangnya kita," timpal Dewa.
"Ya udah yuk,kita langsung berangkat aja.Semuanya sudah kumpul ini." ajak Dewa.
"Gita dan Raya pun langsung masuk ke dalam mobil.Di ikuti Dewa yang akan menyetir hari ini."
__ADS_1
"Kamu kok nggak bilang,kalau kita akan pergi sama mereka juga." bisik Ku pada Jingga.
"Nggak apa-apa.Mereka kan,teman kita juga." ucapnya sambil tersenyum.
"Kamu terlihat cantik hari ini.Apalagi pakai dress putih kayak gini." lanjutnya.
"Iya sih.Ya udah yuk,sepertinya mereka sudah tidak sabar untuk segera pergi." gimpal Ku.
Aku dan Jingga pun langsung masuk ke dalam mobil.
***
Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menitan,akhirnya kami pun sampai di tempat yang di pilih Jingga.
Tempatnya sangat bagus dan jauh dari keramaian.Cocok untuk kumpul dengan teman dan orang tersayang.Pemandangan nya pun,tidak kalah bagusnya.Dari restoran ini,kami bisa melihat kota Ku yang begitu cantik saat menjelang sore hari.
Kami pun langsung masuk ke dalam dan duduk di tempat yang sudah di pesan sama Jingga.
Kami pun menikmati,makanan yang di sajikan oleh pelayannya.
"Ya ampun,makasih ya Jingga.Kamu udah mengajak kaki ke sini." ucap Raya.
"Sama-sama,harusnya Aku yang berterima kasih sama kalian.Karena berkat bantuan kalian selama ini,Aku dan Adel bisa melewati semua rintangan yang menghalangi hubungan kami."
"Berkat kalian juga,Aku sangat di terima.Padahal,Aku mengenal kalian saat Aku pindah ke sini." lanjut Jingga.
"Tidak perlu berterima kasih seperti itu,kami juga senang.Karena,kamu udah bisa buktiin kalau kamu sangat serius sama Adel dan jagain dia selama ini.Selalu berusaha untuk buat Adel bahagia.Kami sebagai teman hanya bisa mendukung hubungan kalian.Dan mendo'akan semoga kedepannya hubungan kalian makin harmonis dan langgeng." tutur Gita.
Aku sangat tersentuh dengan apa yang di katakan oleh teman-teman Ku.
"Lagi pula,dengan kehadiran kamu di tengah-tengah kami.Buat pertemanan kami semakin lengkap.Terutama Aku tidak lagi sendirian cowoknya." timpal Dewa.
Kami pun saling tersenyum satu sama lain.Dengan perasan yang senang.
***
"Terima kasih,karena kamu telah hadir di kehidupan Ku." ucap Ku saat Aku dan Jingga berjalan-jalan di area restoran itu.
"Aku yang berterima kasih,sejauh ini kamu yang selalu memahami Aku.Terima kasih karena sudah bertahan sampai sejauh ini.Kamu sudah melewati kesulitan dan mampu bertahan.Aku sangat beruntung bertemu dengan kamu." Jingga pun langsung mengecup bibi Ku.
Aku pun tersenyum malu,dengan apa yang dia lakukan Jingga barusan.
"Aku sayang sama kamu....." ucapnya sambil merangkul tubuh Ku.
"Aku juga sayang sama kamu." balas Ku sambil tersenyum menatapnya.
⬇️⬇️⬇️
TAMAT
TERIMA KASIH YANG SUDAH MENGIKUTI CERITA INI,DARI AWAL SAMPAI AKHIR.DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KARIR AKU KEDEPANYA.
KALIAN JUGA BISA MENGIKUTI NOVEL KU YANG LAIN JUGA.
⬇️
#ALUNA
⬇️
#FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD.
HAPPY READING😊😊😊
__ADS_1