JINGGA NYA ADELIA

JINGGA NYA ADELIA
Episode 31


__ADS_3

* * *


''Apa yang Kamu lakukan Jingga,bagaimana kalau nanti ada orang yang melihat??'' ucapku kaget.


''Sebentar saja Adel......'' ucapnya pelan.


Aku hanya bisa terdiam mendengar ucapan Jingga dan menatap pemandangan yang berada di depanku.


''Adel.....'' lanjutnya.


''Meskipun sekarang keadaan Kamu tidak bisa mengingat apa pun tentang kenangan kita dulu.Namun satu hal yang harus Kamu tahu,bahwa Aku sangat mencintai Kamu......'' tuturnya.


''Tapi Jingga....''


''Kenapa?? Apa Kamu tidak merasa enak terhadap kakakmu?? Adel bisakah Kamu lebih mementingkan perasan Kamu daripada perasaan orang lain??? Kamu tahu,ini menyiksa aku.....'' tutur Jingga.


''Tapi bagaimana dengan kakak Ku nanti,gimana kalau nanti dia marah padaku??''


''Biarkan Aku yang akan menjelaskannya,dia sudah jauh lebih dewasa dari Kita.Dia pasti akan mengerti.....''


Aku hanya terdiam mendengar ucapan Jingga.Jujur saja Aku juga ingin memperjuangkan perasaanku terhadapnya.


***


Setelah itu Aku dan Jingga memutuskan untuk kembali ke rumah dengan perasaan yang campur aduk.


''Sampai ketemu nanti yah.....'' tutur Jingga.


''Iya..... Hati-hati...''


* * *


Esok harinya di sekolah......


''Adel....!'' seru Gita dan Raya di depan gerbang menyambut kedatangan Aku yang baru saja turun dari mobil.


Aku pun langsung menghampiri mereka dan langsung menuju kelas.


''Hari ini jam pelajaran olah raga,malas banget ih....'' gerutu Raya.


''Ya kalau males,ya Kamu nggak usah ikutan saja.Kamu pura-pura sakit saja....'' timpal Gita.


''Nanti Aku nggak dapat nilai dong,Kamu gimana sih kasih saran....''


''Ha....Ha....Ha...Lagian kan Kamu sendiri yang bilang malas ikut pelajaran olahraga....'' sambung Ku.


Jam pelajaran olahraga pun di mulai,Aku dan teman-teman sudah berganti pakaian dan langsung menuju lapangan sekolah.


''Adel.....! Awas......'' teriak Dewa.


Tanpa Aku sadari tiba-tiba kepalaku di hantam sebuah bola dan langsung Aku kehilangan kesadaran.


Teman-teman Ku langsung membawa Ku ke ruangan UKS. Sebenarnya Aku sadar siapa yang menggendongku sampai UKS.Dia adalah Jingga,dia begitu panik melihat keadaaku yang terbaring lemah.


''Adel.....!'' seru Gita.


''Adel,bagaimana keadaan Kamu??? Apakah baik-baik saja??''ucap Jingga.


''Kepalaku sangat sakit,pusing.....''

__ADS_1


''Ya sudah.Ayo Kita pulang dan pergi ke rumah sakit.....'' ajak Jingga.


Akhirnya Aku pun di papah sama Raya dan Gita,menuju parkiran sekolah.Sesampainya di sana,Aku langsung menaiki motor Jingga menuju rumahku.


Sesampainya di rumah,bunda langsung menghampiri Ku dan tampak raut wajah bunda sangat panik.


''Ya ampun Adel,Kamu kenapa??'' seru bunda dari dalam rumah menghampiriku yang baru sampai dan turun dari motor.


''Tadi pas pelajaran olah raga,Adel tidak sengaja terkena hantaman bola basket.....'' jelas Jingga.


''Ya sudah,ayo Kita masuk dulu.....'' ajak bunda.


Sesampainya di dalam rumah,bunda langsung mengambilkan Aku air minum.


''Minum dulu....'' perintah bunda.


''Adel apa yang Kamu rasakan sekarang?? Apa yang sakit Del???''


''Kepala Ku sakit bunda....Rasanya seperti di pukul-pukul sama sesuatu benda.....''


''Ya sudah.Ayo Kita pergi ke rumah sakit yah....'' ajak bunda kembali.


''Iya.....''


''Jingga,bisa Kamu antar bunda sama Adel ke Rumah sakit....?'' tutur bunda.


''Iya bunda baiklah,Jingga ambil dulu mobil nya yah.....''


Jingga pun langsung meninggalkan Aku dan bunda dan keluar dari rumahku.


''Bunda,akan ambil beberapa barang yang akan bunda bawa.Adel jangan lupa bawa jaket juga.....'' tutur bunda.


Aku pun langsung masuk kedalam kamar Ku untuk mengambil jaket.Namun betapa kagetnya Aku,kenapa kamarku jadi berubah derastis.Seperti bukan kamar Aku yang dulu.


''Bunda......'' seru Ku kembali.


''Iya apa Adel......'' tutur bunda menghampiri Ku.


''Bunda ini kenapa???? Kenapa kamar Adel jadi seperti ini????'' tutur Ku heran.


''Apa yang Kamu bicarakan Adel?? Ini kan kamar kakakmu sekarang....'' jelas bunda.


''Sejak kapan bunda?? Dari dulu ini kamar Adel.Kapan Adel berganti kamar dengan Abel.....?''


''Itu.......'' ucap bunda pelan.


''Kenapa bunda....?''


''Itu terjadi saat Kamu mengalami kecelakaan dan hilang ingatan....'' tutur bunda.


''Apa...?? Aku hilang ingatan,tidak mungkin bunda.Aku mengingat semuanya....'' tutur Ku heran.


''Sudah,sekarang Kamu ambil jaket di kamar Kamu yang sekarang di kamar kakak mu dulu....''


Bunda pun langsung meninggalkan Aku dan Aku langsung pergi memasuki kamarku yang baru,yang dulunya kamar Abel.


Aku sangat kaget melihat penampilan kamar Ku yang sekarang,begitu berbeda dengan karakter Aku.


"Apakah ini benar kamar Aku?? Yang benar saja,ini kamar sangat di dominasi dengan warna pink??" bisik Ku dalam hati.

__ADS_1


''Adel ayo.....'' ajak bunda.


''Iya sebentar bunda.....'' tutur Ku langsung menghampiri bunda di depan rumah.


''Bunda,ada apa dengan pakaian Adel?? Kenapa pakaian Adel sekarang banyak yang berubah??? Adel tidak mengerti.....''


''Pakaian Kamu yang dulu sudah di ganti semua sama yang baru,karena Kamu yang meminta itu....'' jelas bunda.


''Terus pakaian Adel yang dulu kemana....???''


''Sudah bunda kasih ke panti asuhan dan beberapa sepupu Kamu.....''


''Bunda mah......''


Kik..... Kik.... Kik....


Suara klakson mobil menghentikan pembicaraanku dengan bunda.


''Ayo itu Jingga sudah datang....'' ajak bunda.


Aku dan bunda pun langsung menghampiri Jingga dan masuk kedalam mobil.


''Jingga ke Rumah sakit yang dulu....'' tutur bunda.


''Baik bunda.....'' balas Jingga langsung tancap gas menuju rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit Aku langsung di bawa bunda ke sebuah ruangan yang sangat asing bagiku.


''Bunda.... Adel mau di bawa kemana?? Kita pulang aja yah,Adel nggak mau bunda.Adel baik-baik aja kok.....''


''Adel,sudah Kamu nurut saja.....''


Aku pun pasrah mengikuti ke arah mana bunda berjalan.


''Jingga......!'' seruku menghentikan langkahku.


''Apa Adel....?'' tutur Jingga langsung menyusul langkahku.


''Aku ingin pulang saja,Aku tidak nyaman berada di sini....'' bisik Ku pada Jingga.


''Udah lah Adel.Ini juga kan buat kebaikan Kamu,supaya Kita juga tahu kondisi Kamu sekarang....'' bisik Jingga.


''Aku baik-baik saja Jingga,apa yang harus di periksa....'' bisik Ku kembali.


* * *


''Mari bu,silahkan masuk.Dokter sudah menunggu....'' seru seseorang yang baru saja keluar dari ruangan tersebut.


''Ayo Adel.....'' ajak bunda.


Aku pun pasrah mengikuti bunda memasuki ruangan tersebut.Di dalam ruangan tersebut ternyata ada seorang dokter yang sudah menunggu Aku dengan bunda.


''Silahkan duduk.....'' seru Dokter tersebut.


Aku dan bunda langsung duduk di kursi yang di tunjuk dokter tersebut tadi.


Bunda pun langsung membicarakan sesuatu dengan Pak Dokter dan Aku hanya diam memperhatikan.


''Baik lah kalau begitu,ibu bisa meninggalkan Adel dengan saya di sini.....'' tuturnya.

__ADS_1


Aku pun di ajak Dokter tersebut ke ruangan yang terletak di samping ruangan tersebut.Kemudian mempersilahkan Aku untuk berbaring di sebuah ranjang tidur.


Setelah itu Pak Dokter langsung menyuruhku untuk duduk dan menceritakan semuanya.Kejadian yang menimpa Aku selama ini dan apa yang di sampaikan nya cukup buat Aku terkejut.


__ADS_2