JINGGA NYA ADELIA

JINGGA NYA ADELIA
Episode 68


__ADS_3

***


**Jingga POV*


Hari ini,Aku sengaja bangun tidur lebih awal.Kemarin pelatih,meminta Ku untuk datang lebih awal supaya bisa melakukan latihan terlebih dulu sebelum melakukan pertandingannya.


Setelah selesai mandi dan menggunakan pakaian olah raga.Aku langsung menghampiri Ibu yang tengah menyiapkan makanan untuk kami sarapan.


"Jingga,ayo makan.Sarapannya udah siap....." ucap ibu melihat kedatangan Ku.


"Iya bu......"


"Pagi Jingga....." tutur ayah yang baru saja menghampiri kami berdua.


"Pagi......" balas Ku.


"Makan yang banyak,supaya kamu punya tenaga untuk mengjadapi pertandingan hari ini......" tutur ayah kembali.


"Yang ada nanti Jingga malah ngantuk dong....."


Ayah pun hanya tersenyum membalas ucapan Ku barusan.


"Ya sudah,ayah sama Jingga sarapan saja.Ibu mau ke rumahnya Dewa,buat nganterin oleh-oleh......"


"Ibu nggak sarapan dulu....?" Ucap ayah.


"Nanti saja,setelah pulang dari sana.Kebetulan tadi,ibu sudah minum susu...."


Ibu pun berlalu meninggalkan Aku dan ayah yang tengah menikmati menu sarapan yang di buatkan ibu pagi ini.


***


Setelah selesai makan,ayah langsung berpamitan untuk berangkat kerja.


Aku pun langsung membantu ayah untuk membuka gerbangnya dan setelah itu menutup nya kembali.Masih ada waktu sekitar 20 menit sebelum Aku berangkat,jadi sebelum itu Aku memanaskan dulu mesin mobilnya terlebih dulu.


Sambil menunggu mesin nya panas,Aku memberi makan ikan yang ada di taman samping rumah.


Setelah di rasa cukup,Aku langsung mematikan mobil dan membuka kembali gerbang yang tadi sempat Aku buka.


"Jingga.....!" seruan Adel mengalihkan perhatian Ku.


Aku pun langsung melihat ke arahnya dan ternyata dia tengah berjalan ke arah rumah Ku.


"Adel......." ucap Ku sambil tersenyum melihat kedatangannya.


"Apa yang sedang kamu lakukan? Tumben,masih pagi kamu sudah siap....." lanjut Ku.


"Ih kenapa sih orang-orang kayaknya aneh gitu lihat Aku berangkat kepagian....." timpal Adel.


"Ya kan biasanya,kamu berangkat agak siangan......"


"Ya hari ini,Aku sengaja bagun pagi-pagi.Supaya Aku bisa berangkat ke sekolah bareng sama kamu....." jelas Adel.


"Oh jadi,ceritanya kamu mau kasih semangat gitu...." canda Ku.

__ADS_1


"Iya lah......"


"Ya udah tunggu yah,Aku keluarin dulu mobilnya......" pinta Ku.


Aku pun langsung masuk ke dalam rumahnya,untuk mengambil tas yang masih Aku simpan di kamar.


***


Setelah mengambil tasnya dan tidak lupa Aku memakai dulu parfum,supaya wangi di dekat cewek yang Aku sayang.


Aku pun langsung menghampiri Adel yang sedang menunggu Ku di luar.


"Ibu udah datang ternyata....." ucap Ku baru saja keluar dari dalam rumah sambil menenteng tas.


"Iya......"


"Oh iya,kata Dewa dia minta di jemput sama kamu ke rumahnya.Barusan pas ibu,sebelum pulang ke sini nampaknya dia sudah siap juga....." lanjut ibu.


"Ya udah kalau gitu....." balas Ku.


"Ayo Del......." ajak Ku.


"Kalau begitu,Adel permisi ya tante......" ucap Adel sambil menyalami ibu Ku.


Dan Aku pun melakukan hal yang sama sebelum berangkat.Karena,restu dari orang tua itu obat paling mujarab untuk kita melakukan aktivitas.


"Iya,hati-hati di jalan yah......" ucap ibu sambil tersenyum.


"Iya tante...." balas Adel.


***


*Tit......Tit......


Aku pun langsung membunyikan klakson mobil.Supaya Dewa tahu bahwa kami sudah tiba.


Dewa pun langsung menghampiri kami dan langsung masuk ke dalam mobil.


Awalnya dia akan masuk di kursi depan penumpang.Namun,Dewa langsung mengurungkan niatnya,dia juga tampak kaget dengan kehadiran Adel yang lebih dulu duduk di samping Ku.


Dia kemudian langsung,berbalik dan masuk di kursi belakang.


"Aku kaget,kirain siapa yang tengah duduk di samping mu....." ucap Dewa sambil menepuk pundak Ku.


"Apa? Kamu mau bilang apa.....?" timpal Adel kesal langsung berbalik melihat ke arah Dewa.


"Ya kan,tumben aja kamu jam segini udah berangkat.Apalagi,bareng sama Jingga......" balas Dewa.


"Sudahlah,jangan terus mengolok-olok wanita Ku......" ucap Ku.


"Ya ampun,sepertinya keberadaan Ku di sini.Hanyalah sebagai nyamuk saja......" timpalnya.


" Oh iya.Tadi Gita memberi tahu Ku,kalau dia sudah menunggu di depan Mini Market yang ada di depan sana......" lanjut Dewa.


"Oh,mereka juga udah siap juga......?"

__ADS_1


"Iya,tadinya mereka pikir hari ini Aku yang akan bawa mobil ke sekolah....." jelas Dewa.


"Tapi,kenyatanya kan,kamu udah lebih dulu kasih tau,kalau hari ini kamu yang membawa mobil kembali....." lanjutnya.


"Terus,apa yang mereka lakukan di Mini Market? Bukan kah sebaiknya mereka menunggu di rumah kamu saja....." balas Ku.


"Ah,itu.Aku menyuruh mereka untuk membeli beberapa minuman dan cemilan untuk kita....."


"Nantikan pasti jenuh juga kalau nggak ada cemilannya.Kan enak sambil nonton,sambil makan cemilan....." lanjutnya.


"Dia sudah ketularan Raya,kayaknya....." ucap Ku sambil kembali melajukan mobil.


Dan ternyata benar saja,dari kejauhan Aku sudah melihat Gita dan Raya yang tengah duduk sambil memegangi kantong plastik.


"Tega banget kamu Dew,malah nyuruh mereka nungguin di sini....."


"Nggak apa-apa kali.Sekali ini saja....."


***


"Gita......!" seru Ku memanggilnya dari sebrang jalan.


Gita dan Raya pun langsung menyadari kedatangan kami.Mereka berdua pun langsung berlari ke arah mobil Ku berhenti.


"Ya ampun,Aku nunggunya lama banget tahu...." gerutu Raya setelah masuk di dalam mobil.


"Iya nih Dewa,iseng banget....." timpal Gita.


"Eh,Adel udah ada di sini juga....." lanjut Gita.


"Udah dong.Kan biar berangkatnya bareng sama kalian....." balasnya.


"Let's go......" seru Dewa.


Aku pun langsung tancap gas,supaya cepat sampai di sekolah.


***


Setibanya di sekolah,Aku langsung berpamitan sama Adel dan teman-teman yang lain.


"Aku duluan yah.Takutnya tim Ku sudah berkumpul di lapangan....." ucap Ku sambil memegangi tangan Adel.


"Ya udah sana,nanti kalau terlambat yang ada kamu malah kena hukuman nantinya....." balas Adel.


"Iya,nanti kalau pertandingan nya sudah di mulai,kita akan langsung ke lapangan untuk memberikan semangat sama kamu dan tim sekolah kita....." timpal Gita.


Aku langsung berlari menuju lapangan,untung saja latihannya belum di mulai.Meski pun tim Ku sudah berkumpul semua,terkecuali Aku yang baru saja datang.


"Hampir saja kamu terlambat....."


"Untung banget,Pelatih kita belum datang....." lanjut Soni menyambut kedatangan Ku.


"Heeh,hampir saja......"Aku pun langsung duduk di sampingnya.


Dan benar saja,tidak lama setelah itu,Pelatih kami pun datang bersama Asisten Pelatih dengan membawa bola yang sering kami gunakan untuk berlatih.

__ADS_1


Pelatih pun langsung meniup pluit yang ia kalungkan.


"Semuanya berdiri.....!" seru Pelatih


__ADS_2