Karena Ku Sanggup

Karena Ku Sanggup
baru tau


__ADS_3

Arya berjalan gontai memasuki kamar nya lalu menghepaskan tubuh nya di ranjang sambil menatap langit langi kamarnya.


tatapan nya kosong


dia pun mengingat kembali betapa marah dan kecewanya renata, sa'at arya, memutuskan untuk tidak bertemu sementara waktu, atau menyudahi dulu hubungan mereka, namun begitu arya tetap menanggung semua kebutuhan renata dan juga pengobatan nya,,


'Arya menarik nafas nya panjang lalu menghembuskan nya kasar,


yakin dengan keputusan nya, jika memang ini yang terbaik bagi dirinya dan juga renata, seakan arya tersadar bahwa dirinya bukan suami yang baik. sa'at arin menyebut suami zhalim, suami yang masih berhubungan wanita lain,


Arya ingin menjadi suami yang baik lebih baik walau bukan suami yang terbaik, karna suami adalah pakaian istrinya,,


Malam semakin larut sa'at ingin memejamkan matanya arya merasa haus,, perlahan arya keluar dari kamarnya turun kabawah menuju dapur untuk mengambil air minum, setelah selesai arya kembali kekamarnya dengan membawa air minum dalam botol untuk persedia'an,, sa'at melewsti kamar arin arya melihat kamar arin tidak tertutup rapat,, arya hanya melirik nya sekilas tanpa ingin tau, arya berhenti di depan pintu kamarnya, perlahan memundurkan langkah kakinya melihat dari celah pintu yang terbuka meski sedikit dapat arya lihat, sosok arin yang sedang duduk membelakanginya sedang menggambar rancanyan nya,,


''ya tuhan indah sekali rambutnya batin arya mengelus dadanya. hitam lurus panjang dan juga lebat,, sayang arya tidak dapat melihat wajah arin dengan rambut tergerai nya,,


'Merasa seperti ada yang memperhatikan arin menoleh ke belakang beruntung arya sudah kembali ke kamarnya,


Di kamar arya membayangkan wajah arin dengan rambut tergerai nya ,, sampai perlahan arya pun terlelap,,


🌼🌼🌼🌼🌼


arin sudah selesai dengan nasi goreng seafod nya, lalu mematikan api di kompornya,


''non arin naiklah untuk bersiap ini biar bibik saja yang beresin ucap bik sumi,,


'ya sudah kau begitu makasih ya bik ucap arin sambil tersenyum,


Arin segera naik kekamarnya dan bersiap setelah hampir empat puluh menit kemudian arin keluar dari kamarnya tampak cantik dengan gamis hitam, motif bunga di bagian bawah, dengan hijab warna senada,, sa'at keluar dari kamar nya arin berpapasan dengan arya,,


''mau kemana kamu, tanya arya lembut namun pandangan nya datar,,


''keluar sebentar, jawab arin singkat lalu menuruni tangga di susul arya di belakangnya,


''sa'at di meja makan wrya terus memperhatika arin yang riwa riwi, menyiap kan sarapan, menata piring sendok dan juga air putih untuk arya,


'tanpa sadar arya mengagumi sosok arin dalam diam, teringat lagi rambut panjang lurus dan tebal milik arin arya yakin istrinya ini tidak pernah melakukan perawatan, itu artinya keindahan rambut arin adalah alami,, dan arya yakin istrinya ini memiliki bentuk tubuh yang ideal,, terlihat dari kecil nya pergelangan tangan arin dan jari jari nya juga sangat lentik,,


''makan lah ucap arin menyadar kan arya dari kagum nya tentang sosok arin,,


Arya melirik map di samping arin


''Apa dia akan kekantor batin arya,,

__ADS_1


arya melanjutkan makan nya dengan tenang begitu juga dengan arin,


setelah selesai dengan sarapan nya,, arin bergegas pergi menunggu taksi langgan nya datang,,


''biar aku antar kamu ucap arya lembut arin melirik sekilas arya,


''batalkan taksimu,, ucap arya lagi,,


masuk lah ucap arya yang melihat istrinya masih berdiri mematung,


''batalkan taksimu ucap arya lagi,,


arin masih tak bergeming, tak berapa lama kemudian taksi yang arin pesan ratang,, arya menghampiri bella aksi itu,,


''ma'af mbak hana, istri saya gak jadi naik taksi, ucap arya ramah,,


''oh..iya pak tidak apa apa, ucap hana ramah


''kenapa anda suka sekali memaksa, ucap arin datar,,


''kita satu arah, apa salahnya kita berangkat bersama. ucap arya,,


''dari mana anda tau kita satu arah,, tanya arin,,


arin terdiam lalu segera naik ke mobil arya, seperti biasa, tidak ada percakapan sepanjang perjalanan,,


'Apa dia tidak tau siapa pemilik perusaha'an jhovan group, batin arya,,


'tiga puluh menit kemudia, mobil arya sudah sampai di parkiran khusus petinggi perusaha'an jhovan group,, arin tampak bingung, kenapa suaminya memarkir kan mobil nya di perusaha'an, jika niat hanya mengantar kan bisa sampai di lobi saja,,


''turun lah, ucap arya


''kenapa anda juga ikut turun, tanya arin sambil turun dari mobil arya,


'lewat sini, ucap arya, tanpa menjawab pertanya'an istrinya.


Arya membawa arin menaiki lif yang juga khusus petinggi perusaha'an,, begitu keluar dari lif arin di herankan dengan para kariawan yang tersenyum ramah dan juga sopan kepada arya seolah arya pimpinan perusaha'an,,


''tuan selamat pagi,, ucap bima sa'at berpapasan di depan ruangan arya,


'tuan gumam arin, makin membuatnya bingung,,


''selamat pagi juga nona arin, anda sudah di sini ucap bima, arin hanya tersenyum,

__ADS_1


''masuk ucap arya membuka pintu ruangan nya, sedang bima tidak tau jika arin datang bersama bosnya,


''arya duduk di kursi kebesaran nya, arin baru mengerti jika arya pemilik jhovan group,,


'' nona arin, mana rancangan anda, tanya bima, arin masih sedikit kaget,, jadi dia hanya diam saja,,


''oh ma'af ini pak,, ucap arin sambil meletak kan map yang di pegang nya di meja arya,,


''kenapa tidak bilang kalau anda pemilik perusaha'an ini,, tanya arin,,


''apa kamu pernah bertanya? cap arya cepat, arin hanya terdiam,


''kalian saling kenal tanya bima penasaran,


''dia istriku,, bima kaget dengan jawaban arya, jadi selama ini wanita yang di kaguminya, dan sering di ceritakan adalah istri nya arya,,


''oh., jawab bima tidak bisa berkata lagi,, sedang arin un samamasih sedikit kaget, jadi selama ini dia bekerja dengan suaminya sendiri,,


''kalau sudah tidak ada apa apa sebaik nya saya pamit undur diri,, ucap arin pelan, sedang arya tampak bingung mau menahan atau membiarkan istrinya itu pergi, sedang bima hanya tersenyum,,


''silahkan nona ucap bima, setelah arin pergi bima sedikit mengitrogasi sahabat nya itu,,


''lo gak bercanda kan ar'' arin istri lo'' tanya bima, tanpa menjawab arya mengeluarkan, goto pernikahan nya dengan arin,,


''ini gila men kenapa kamu tidak pernah cerita, ucap bima.


lalu bagai mana hubungan mu dengan renata, tanya bima lagi,


''aku sudah putus dengan renata, ucap arya santai, bima mengerut kan kening nya melihat arya tampak santai putus dengan renata wanita yang sangat di cintai arya,,


''lalu bagai mana dengan renata, ar'


''dia baik baik saja, aku masih menanggung semua pengobatan nya dan juga kebutuhan nya ucap arya. bima semakin bingung banyak sekali hal yang sudah terlewat bima tidak ketahui,,


'tok tok..


masuk ucap bima, ob datang membawa nampan berisi kopi,


''tuan kopinya ucap ob itu sambil meletak kan cangkir kopi di depan arya,


''terimakasih ucap arya,,


bersambung

__ADS_1


__ADS_2