Karena Ku Sanggup

Karena Ku Sanggup
belajar


__ADS_3

'Renata tampak mendatangi pesantren tempat arin belajar dulu, kali ini ia datang dengan memakai baju gamis dan hijab syar'i nya,


''Fatma menyambut senang kedatangan renata, karna bagi Fatma sodarinya sedang menjemput hidayah nya, yang ingin memperbaiki diri dari sebelum nya,


''Saya sangat senang anda datang ucap Fatma, di anggun yang lain,


''MasaAllah nak, umi sangat senang melihat mu seperti ini, ucap umi susah,


''Tolong ajarkan saya ilmu iklas, ucap renata


''Akan kami.ajarkan jika memang nak tenata benar benar tulus dari dalam hati, ingin memahami dan memperdulikan ilmu agama, sela abah dengan tersenyum. sambil melirik ke arah putrinya Fatma,


''Mbak renata. mari silahkan duduk, biar saya biarkan teh, ucap Fatma,


''Boleh saya ikut membuat teh, ucap renata lagi,


''Dengan senang hati Mari. Fatma membawa renata ke dapur, untuk.membuat teh,,


''Kenapa kamu tidak memakai menutup wajah mu, tanya renata,


''Jika berada di rumah, hanya ada suami ku dan abah, tidak apa apa jawab fatma,


''Kami sangat cantik, jika tidak memakai menutup wajah mu, lalu kenapa kamu memakai nya, apa kamu tidak ingin orang melihat kecantikan mu, tanya renata lagi,


''Kecantikan istri ku limited edition, hanya orang terhentu yang idealist nya, termasuk aku, dan Betapa berkunjung nya aku yang tak pernah membagi kecantikan istri ku dengan pria lain. kembali abah, jawab hanif tiba tiba,


''Renata tampak tertegun dengan ucapan hanif, jika dia sedari dulu menutup aurat nya mungkin arya tidak akan berpaling,


''Setelah selesai membuat teh, Fatma membawanya ke ruang keluarga, di ikuti renata di belakang nya.


''Abah, umi dan yang lain tampak, bergantian menjawab setiap pertanya'an renata, setelah berbicara dan bertanya banyak hal, perasa'an renata Sedikit merasa tenang,


''Satu lagi apa boleh aku tinggal di sini, jika aku pulang dan pergi, dari sini rumah ku lumayan jauh. ucap renata lagi.


''Silah kan, Mari saya antarkan anda ke kamar anda ucap Fatma, renata tampak mengikuti langkah kaki Fatma menuju kamar yang dulu di tempat arin,


''Tidurlah di sini, one dulu kamar arin. selama tinggal di sini kurang lebih hampir tujuan tahun, arin menimpali kamar ini, jelas Fatma. tampak masih ada barang barang arin di sana,


''Apa arin tidak pernah datang lagi ke sini dan menginap, tanya renata penasaran,

__ADS_1


''Datang arin selalu datang, Dia pasti merindukan anak anak,, beberapa waktu yang lalu arin baru saja kesini dan menginap bersama suaminya, jelas Fatma,


''Menginap di sini. di kamar ini, tanya renata, Fatma mengaguk, membenarkan,


''Kalau tidak ada apa apa saya, tinggal dulu tua. nanti segera hubungi saya kalau perlu apa apa jangan sungkan, kita di sini adalah keluarga, ucap Fatma sebelum meninggal kan renata,


'Renata tampak membuka lemari, berniat menyusun pakaian nya. tampak masih ada beberapa gamis dan hijab milik arin, Renata menyisih kan nya di satu tempat, dan memakai tempat lain nya yang masih kosong,


''Mulai hari ini aku bertekat akan berubah dan belajar iklas, akan aku nantikan aku juga bisa Seperti arin,


''Renata tampak melihat bayangan nya di cermin seakan sedang bicara dengan bayangan nya,


'Masih ada beberapa barang milik arin, termasuk sisir yang masih ada rambut nya, terletak di atas meja rias,


''Ini pasti rambut arin, renata memang nya dan membereskan sisi itu, karna mungkin is akan menggunakan nya,


''Tak lama kemudian renata tampak.keluar dari kamar nya dan berjalan melihat keada'an sekitar, renata tampak menghampiri anak anak yang sedang membersih kan kamarnya, tak hanya di kamar halaman di.ku ar kamar juga.


''Di sini apa tidak ada petugas kebersihan, kenapa kalian harus membersih kan kamar kalian sendiri, tanya renata,


''Ada kok kak, tetap Kami lebih suka menceraikan nya sendiri, selain dapat membantu pekerja'an petugas kebersihan, kita juga dapat pahala, jawab salah satu santai tersebut.


''Kami semua akan bekerja sama, saling bantu. jawab nya lag, tampak ada dua santai datang membawa ranjang pakaian, kering yang baru saja di jemur, tampak beberapa santri mengambil baju dari keranjang satu para satu, sesuai nama masing masing,


''itu baju siapa tanya renata lagi,,


''Ini baju Kami semua, jawab anak anak bersama'an,


''Kenapa kamu mau mengambilkan baju santri yang lain, mereka kan bisa mengambil baju sendiri. ucap renata lagi,


''Tidak apa apa kak, Kami memang seperti ini saling Tolong menolong dan membantu, dan Kami juga iklas ya kan teman teman,,


''Ya benar, jawab anak anak bersama'an,


''Kakak, siapa tanya salah satu santri,


''Nama kakak, renata, kakak kesini sama seperti kalian belajar, tapi sayang nya mungkin kakak sudah terlambat, jelas Renata pelan,


''Tidak apa apa kak, tidak ada kata terlambat untuk kita belajar sesuatu hal yang baik, ucap santri itu.

__ADS_1


''Siapa mama kamu, tanya renata lagi,


''Namaku sifa kak, jawab santri yang bernama sifa itu,


''Nama kakak siapa. tanya sifa balik bertanya.


''Nama kakak renata, jawab nya pelan,


''Renata banyak berbincang hingga waktu masuk shalat ashar tiba,


''Kak, Mari kita shalat bareng berjama'ah di masjid. ucap sifa santri yang baru berkenalan dengan Renata tadi,,


''Keduanya berjalan beriringan menuju masjid, di ikuti santri lain nya di belakang renata dan sifa,,


''Umi aisah dan Fatma, melihat dari kejauhan, umi dan Fatma tersenyum,


''Sepertinya renata menyukai anak anak seperti Arin umi' ucap damansara umi nya,,


''Iya kamu benar, jawab umi aisah,


''Tadi aku sempat menghubungi arin, bahwa renata ada disini, arin tampak senang, dan mendoakan renata, semoga proses hijrah nya. di beri kelancaran,, dan juga kemudahan,, jelas Fatma,


''Alhamdulilah, arin memang wanita yang baik, umi tau dia tidak akan pernah bisa punya sifat dendam,, meski arin tau renata ingin berubah seperti dirinya hanya demi menarik simpati suaminya. dan semoga Allah bisa merubah niat renata sebenarnya, berubah karna Allah, yakin karna ingin mendapat pahalanya bukan ombalan nya. ucap umi aisah,,


''semoga saja umi, apa kita datang saja renata umi. tanya Fatma,


''Jangan, biarkan dia neutrals dengan anak anak, umi yakin renata pasti mendapat kan, pelajaran baru, ucap umi aisah,


Umi aisah dan Fatma hanya melihat renata dari kejauhan, membiarkan renata dekat dengan anak anak,,


''Kak, sajadah kakak terbalik ucap sifa menunjuk sajadah renata,,


''Seperti ini ya. ucap renata, membelok sajadah nya,


''Dan ini lagi, rambut kakak ada yang keluar, ucap sifa lagi,,


''Memang nya tidak boleh ya jika ada rambut yang keluar, tanya renata,, sifa mengaguk pelan,,


''Terimakasih sudah memberi tauku ucap renata pelan,,

__ADS_1


''Bersambung


__ADS_2