Karena Ku Sanggup

Karena Ku Sanggup
tisa


__ADS_3

Arya, membawa arin ke kontor setelah kejadian tadi. di rumah sepanjang memasuki lobi kantor tangan arya tak pernah lepas dari pinggang ramping arin, yang berbalut baju syar'i nya,,


''Tampak seluruh kariawan kantor menatap heran pimpinan nya, mereka pernah mendengar pimpinan kantor pernah menikah tapi tidak tau siapa istrinya, yang mereka tau adalah renata wanita se*si kekasih pimpinan perusaha'an tempat mereka bekerja,


"Bukan nya itu wanita yang sering kesini, nganterin rancangan nya ya,, ucap salah satu gadis yang duduk di resepsionis,


"Iya, aku pernah lihat pak arya cuek saja sama wanita itu, kenapa sekarang jadi lengket seperti ini, jadi sebenar nya wanita itu siapa, desas desus di kalangan kariawan yang ada di lobi,


''Mas aku merasa semua pegawai mu memperhatikan kita,, arin berkata semana melirik kanan dan ke kiri


''Biarkan saja, aku tidak perduli, jangan kan hanya di kantor, satu dunia pun aku tidak perduli, Justru itu bagus, biar mereka tau kamu itu istri ku, ucap arya


''kedua nya sudah menaiki lif, dan sudah sampai di atas,, sesampainya di atas pun sama banyak Mata memandang tertanya tanya, apa lagi risa dan dial, Pekerja arya, yang pernah bekerja sama dengan arin meski cuma setengah hari,


''Sudah ku duga wanita ini, hanya penggoda,, mana mungkin dia bisa bekerja se enak nya. datang ke kantor seperti kantor ini punya Bapak nya, kalau tidak menggoda pak arya apa lagi. penampilan saja seperti bu haji, tapi kelakuan menjijik kan, ucap tisa sinis,


''Eh tisa hati hati kalau bicara, siapa tau arin itu memang istrinya pak arya, kita semua sudah tau kan pak arya sudah menikah, tapi kita tidak tau istrinya yang mana. ucap dila memperingat kan tisa,


''Heh.. istri pak arya itu Nona renata, **** cantik, hari itu kamu tau sendiri kan pak bima bilang waktu memperkenal kan dia sama kita, pak bima bilang dia hanya pekerja biasa sama seperti kita, jelas tisa


''Kalau wanita itu istri nya pak arya, yang jelas pak bima memperkenal kan dia, sebagai, dirinya pak arya, iya kan,, lanjut tisa,,


''Semua membenarkan ucapan tisa, pagi itu,


''Arin dan arya tampak berjalan melewati semua karyawan cuek,


''Jangan menunduk, biarkan mereka dengan opini nya masing masing, kamu adalah istri ku, Tegas arya,,


''Iya,, jawab arin pelan


''Arya menaut kan tangan nya ke tangan arin, membawa istrinya itu menuju ruangan nya, melewati karyawan yang melihat mereka heran,


''Sedang bima sendiri juga heran, kemarin tidak ingin orang tau sekarang. datang dengan bergabung mesra,,


''Bim, apa mitingng nya sudah siap, arya berkata tanpa menoleh ke arah bima,,


''Sepuluh menit lagi,


''Sayang kamu mau ikut apa tinggal di sini, arya berkata lembut,

__ADS_1


'' Apa mas arya memanggil ku sayang, di depan pak bima, batin arin, bukan nya menjawab, pipi arin pun berubah bersemu merah,


''Sayang, kenapa tidak menjawab, malah diam, ucap arya lagi,


''Arin di sini saja mas, jawab arin


''Ya sudah, kamu mau minum apa. biar ob bawakan untuk mu,, tanya arya sembari menyusun map di atas meja nya,,


''Apa saja,, jawab arin singkat,,


''Mas aku boleh kan pakai menja mu, aku juga ingin mengerjakan kerja'an ku,


''Iya terserah kamu, semua yang ada di sini milik ku itu artinya juga milik mu, pungkas arya,


''Bima hanya diam, sepertinya hubungan sahabat nya dan istrinya sudah membaik,


''Ya sudah aku miting dulu, tunggu lah di sini sebentar lagi ob datang membawa minuman mu, ucap arya lalu keluar dari ruangan nya,,


''Tak berapa lama kemudian datang petugas kebersihan, membawa minuman untuk arin,


''tok tok


''Masuk jawab arin. dari dalam,,


''Oh iya,, terimakasih ya mbak, ucap arin juga ramah,


''Apa masih ada yang bisa saya bantu, tanya petugas itu lagi,


''Tidak ada terima kasih, arin berkata sembari tersenyum ramah,


''Ya sudah kalau begitu saya permisi,


''Iya silah kan,,


''Petugas kebersihan itu keluar dari ruangan arya, yang manna langsung di cepat sama tisa,


''Eh.. ninuk..? kamu tau perempuan yang ada di ruangan pak arya itu siapa. tanya tisa tiba tiba mencekal lengan ninuk,,


''Aku kurang tau mbak tisa aku hanya menghantar minuman yang di pesan pak arya,, jawab ninuk jujur,,

__ADS_1


''kEnapa kamu tidak tanya dia siapa, geram tisa,


''Aku mana berani mbak, bertanya seperti, ma'af mbak aku banyak kerja'an, ucap ninuk meninggal kan tisa dengan geram nya,


''Apa aku samperin saja ya perempuan itu, enak sekali dia, bisa duduk manis di ruangan direktur,, sedang kita bekerja keras merancang prodak yang belum tentu di terima, suruh mengulangi dan memperbaiki lagi, karna di tolak klien, gerutu tisa, ia Mondar mandir tidak jelas,


''Sedang arin, ia tampak bosan, berniat untuk pergi ke ruang disain, mengambil peralatan untuk nya mengerjakan kerja'an nya,,


''perlahan arin keluar dari ruangan suaminya, dan menuju ruangan yang hari itu pernah ia datang sebelum nya,,


''Oh... Ini ni..! baju saja syar'i kayak Mau pergi ke pengajian, seharus nya kelakuan menyesuai kan temani baju dong, bukan nya malah jadi duri dalam rumah tangga orang lain, ucap tisa mengejak,


''Yang anda maksud duri dalam rumah tangga orang lain siapa, tanya arin pelan,,


''Ya kamu lah, tujuk tisa


''Kamu itu duri dalam rumah tangga pak arya dan istrinya nona renata, ucap tisa lantang,,


''Arin hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan tisa,


''Mbak tisa, jika tidak tau kebenaran nya, jangan asal bicara nanti jatuh nya fitnah, ucap arin pelan,,


''Sok tau, tidak usah mengelak, Kenyata'an nya memang kamu ini pelakor kan, mana ada pelakor mau ngaku, ya ampun jaman sekarang ya' Semua kejahatan berkedok agama, bukan hanya dukun palsu berkedok agama seperti yang lagi viral belakangan ini, sekarang pelakor berkedok agama baju syar'i dari atas ke bawah tertutup rapi, kenyata'an nya, rela membuka kedua pahanya demi hidup enak, ucap tisa sinis,


''Jaga ucapan anda nona, jika tidak tau Kenyata'an nya tolong, jangan bicara yang bukan bukan, arin berkata pelan, meski sebenar nya dia Monahan geram,


''Sayang kamu disini, suara bariton arya mengaget kan, semua yang ada di ruangan itu,


''Iya mas aku berencana, mengambil ini biar aku tidak bosan, kan aku bisa mendisain di ruangan mu, sambil menunggu mu tadi, jawab arin,,


''Oh ya sudah, suruh saja tisa yang bawa, tisa to long bawa ini ke ruangan ku, titah arya pada tisa,


''Ya pak,, jawab tisa,,


''sayang, batin tisa, dada nya mulai bergemuruh entah takut atau kesal,


''Oh ya tisa, sekalian bawakan ini juga untuk istri ku ya, jangan lupa, bawa semua ke ruangan ku,


''Istri be'o tisa,, tercengang mendengar kata istri,

__ADS_1


''Mbak tisa, jangan lupa ya bawakan semua ke ruangan suamiku, terimakasih ucap arin sambil tersenyum,,


bersambung


__ADS_2