Karena Ku Sanggup

Karena Ku Sanggup
tersedak


__ADS_3

Arya yang duduk santai sambil fokus melihat siaaran bola Jersi faforit nya, seketika tidak fokus sesa'at melihat sekelebat istrinya yang mengenakan baju yang menurut nya seksi,


''Baju berbahan satin warna nevi, panjang selutut bertali sepageti, arin juga tampak menggerai rambut panjang nya,


''Arya menelan ludah membasahi tenggorokan nya yang seketika terasa kering, memutar badan nya melihat sang istri yang hilang di balik pintu, menuju dapur,


''Benar benar tidak fokus, sampai club bola faforit nya mencetal gol arya tak hiraukan, pikiran nya terus tertuju pada istrinya yang ada di dapur, perlahan arya menyusul sang istri yang ada di dapur,


''Arya berdiri di ambang pintu. melihat istrinya yang melepar senyum padanya, arya menelan ludah nya kembali kini tenggorokan nya benar benar kering, perlahan mengambil air putih yang ada di kulkas,,


''Arin mengernyit kan kening nya melihat sang suami seperti Salah tingkah,,


''Sayang ada apa, tanya arin,, arya yang hendak menelan air putih nya seketika tersedak, Dan terbatuk batuk,, ia juga tampak menepuk dadanya beberapa kali,,


''Ada apa,, tanya arin lagi, sembari menepuk perlahan punggung arya, membantu sang suami meredakan batuk nya,


''Kenapa masih tanya ada apa, sudah pasti kaget melihat penampilanmu seperti ini. ucap arya sesa'at batuk nya Sedikit mereda,


''Arin tersenyum mendengar ucapan sang suami.


''Kenapa kaget bukan kah mas ar'' ucapan arin mengantung, kala arya menyelanya cepat,,


''Kenapa mas..! coba panggil yang seperti tadi kamu sudah membuat ku tersedak dengan panggil itu, ucap arya,, Arin tersenyum kembali,,


''Sayang bukan kah malam ini, malam yang Kamu tunggu sejak lama. bisik Arin di telinga arya,


''Yang membuat arya kembali tersedak, Dan menumpahkan air dari gelas nya membuat baju arya seketika basah,


''Bajunya jadi basah, ucap arin sembari menyentuh dada bidang arya yang basah,


''Iya basah, arya melepas bajunya yang basah hingga dia bertelanjag dada, lalu mengikis jarak antara ia dan istrinya,


''Arin tampak gugup, perlahan berjalan mundur, sampai punggung nya terasa sudah menyentuh pintu kulkas dan tidak bisa mundur lagi, arya tampak tersenyum menyeringai,


''Angkat wajah gugup mu ini, dimana wajah mu yang biasanya Tegas dan tidak pernah takut dengan siapa pun, ucap arya sembari mengakat dagu sang istri dengan jari telunjuk nya, satu tangan nya menarik pinggang ramping sang istri membawa kedalam rengkuhan nya.


''Dan iya aku lupa malam ini, lanjut arya,,

__ADS_1


''Arin terdiam.Tidak bisa berkata di dalam rengkuhan sang suami,


''Perlahan arya mendekat kan hidupnya menyentuh hidung sang istri,


''Kita lanjut di kamar, hem ucap arya sembari mengecup bibir sang istri. perlahan tubuh arin terasa melayang, dengan gerakan perlahan arya mengakat tubuh ramping istrinya dan membawa kedalam gendongan nya,


bismilahil'' aliyil' azhim''


Allahummaj'alahu' dzurryyattan'


thayyibah in qaddarta an takhruja min shulby, allahumma Jhannibnis shayithana wa Jhanibnis shayithana ma razaqthani,,


''Artinya'' dengan nama Allah yang maha tinggi lagi maha agung, tuhanku, jadikanlah ia keturunan yang baik, bila kau takdirkan ia keluar dari tulang punggung ku, tuhanku jauhkan aku dari setan, Dan jaukan setan dari benih janin yang engkau anugrahkan pada ku,,


''Arya memulai dengan mencumbu dan mencium, sang istri dengan lembut, sedang arin sudah psrah menyerahkan seutuhnya hak suami atas tubuhnya,


''Malam sunyi sepi, hanya terdengar nafas yang memburu dari kedua nya, mengukap kan cinta lewat bahasa tubuh yang sudah membara, terlena oleh rasa nikmatnya dunia,, malam syahdu bukan hanya melepas sahwat semata karna memang ingin mencari pahala dan menyempurnakan ibadah pernikahan nya.


''Arya menyudahi aktivitas nya, dengan mencium kening sang istri cukup lama,


''Terimakasih, aku mencintaimu sangat mencintaimu, belahan jiwaku,,!


''Dengan mata berat Arin, duduk di pinggir ranjang, dengan tangan sang suami yang masih melingkar


di perut nya.


''Arya pun sama yang baru saja terlelap, terbangun kembali dengan pergerakan sang istri,


''Sayang mau kemana, arya bergegas bangun dan menghampiri istrinya, kala melihat sang istri seperti kesusahan untuk berdiri,,


''Mas aku hanya ingin me kamar mandi ini sudah waktunya sholat subuh, ucap arin, pelan,,


''Kenapa tidak memanggil jika masih sakit, ucap arya lembut,


''Mas,,


''Diam lah. biarkan Aku membantumu, ucap arya lalu membawa tubuh istrinya me kamar mandi,

__ADS_1


''Arya menunduk kan istrinya di pinggiran bak mandi, lalu menyiapkan air hangat untuk istri nya,,


''Mas seharusnya aku yang menyiapkan air untuk mu, ucap arin merasa tidak enak hati,


'' Tidak apa apa, sekarang berbedam lah sebentar dengan air hangat ini akan Sedikit mengurangi rasa sakit nya. ucap arya.


''Arin hanya menunduk kan wajah nya merasa malu, jika mengingat semalam,


''Sudah ku bilang tidak apa apa. tidak usah merasa malu ucap arya lagi seakan mengerti perasa'an sang istri,


''sambil menunggu istrinya berbeda arya juga membarsihkan diri, seakan sudah terbiasa arya memunguti semua pakaian nya di depan sang istri, sedang arin menunduk kan pandangan nya,


''Kenapa sayang tanya arya yang menyadari sang istri mengalihkan pandangan nya,


'Tidak apa apa, jawab arin pelan nyaris tidak terdengar, hanya gerak bibir saja yang dapat arya lihat, arya mengembang kan senyum nya,


''Kita sudah melewatinya tadi malam, kita sudah menjadi suami istri yang seutuhnya nya, kenapa masih malu, jelas arya.


'' Sudah belum, tanya arya yang hendak membantu istrinya kembali,


'Sudah, tapi aku bisa sendiri, tolak Arin yang melihat suami nya ingin membantunya kembali,,


''Jangan menolak aku tau kamu masih sakit, jawab arya


yang membuat Arin merasa malu, arya mengingat kan nya akan tadi malam kembali,


''setelah selesai membersih kan diri kedua nya melakukan sholat subuh berjama'ah, khusus pagi pertama setelah mereka menjadi suami istri yang seutuhnya nya, satu tahun dua bulan, atau empat balas bulan, arin dan arya baru melakukan ritual malam pertama sebagai suami istri, sebagai mana ibadah yang di sunahkan dalam pernikahan,,


''Sayang kalau masih ngantuk Kamu tidur lagi, mas juga ngantuk sekali, apa mau lagi, tanya arya Sedikit menggoda sang istri.


''Sayang masih sakit, ucap arin manja, arya terkekeh pelan,


''Aku hanya bercanda, Dan lagi aku suka Kamu memanggil ku sayang, ucap arya sembari membantu arin melepas mukenanya,,


''Cantik, bidadari surgaku. ucap arya seraya mengecup bibir ranum sang istri.


''Terima kasih untuk semuanya ucap arya lagi,,

__ADS_1


''bersambung


__ADS_2