
''Hari ini Renata, berencana pulang ke apartemen nya. setelah hampir satu bulan tinggal di pesantren, tidak mungkin Renata akan tinggal di sana terus tanpa bekerja, sesekali dia akan berkunjung ke pesanteren,
''Setelah ia mendapat kan pekerja'an, renata juga akan pindah dari apartemen arya, secara tidak langsung dia sudah mengiklaskan semuanya,
''Pagi ini, setelah berpamitan denga abah jafar dan umi aisah, Dan juga yang lain nya. Renata keluar dari pesantren, sebenar nya dia merasa berat melangkah kan kakinya nya keluar dari pesantren, renata sudah terlanjur jatuh cinta dengan tempat itu, tempat yang dahulu sempat ia hina dan remeh kan, melalui arin,,
''Tiba tiba ada mobil putih berhenti tepat di depan Renata, tampak kaca mobil itu terbuka,
''Masuk lah, Kamu bisa ikut sekalian karna aku juga akan pergi ke kota, suara haikal dari dalam mobil,
''apa saya nanti tidak merepot kan anda Ustad, tanya renata Sedikit tidak enak hati,
''Masuk lah aku justru kuatir jika kamu pergi seorang diri, ucap haikal lagi,
''Sedikit sungkan Ahirnya renata masuk kedalam mobil haikal,
''Apa kamu berniat tidak kembali lagi kesini, tanya haikal yang melihat renata membawa tas lumayan besar,
''Hem,, saya akan pulang, Dan.mencari pekerja'an di kota, jika saya tinggal terus disini. saya takut akan menjadi beban untuk abah dan juga umi, ucap renata pelan, haikal tersenyum tipis.
''Mau kerja apa rencananya, tanya haikal lagi.
''saya masih tidak tau Ustad, nanti saya akan mencari nya, jawab Renata,
''Kalau kamu mau aku punya trevel, program hanji dan umproh, Kamu bisa bekerja di sana, ini sekarang aku mau kesana ucap haikal lagi.
''apa anda serius Ustad, tanya renata lagi,
''Apa aka punya tampang pembohong, renata mengeleng pelan,
''Kita pergi dulu ke kantor ku besok Kamu sudah bisa mulai bekerja. ucap haikal lagi, renata melihat haikal sekilas dan mengaguk, dia tidak berani terlalu lama menatap pria tampan di sebelah nya itu.
''tak terasa waktu begitu cepat berlalu, hingga mobil haikal sudah memasuki kota Jakarta,
''Kita makan dulu ini sudah cukup siang, aku lapar ucap haikal menepikan mobil nya, di depan restoran,
''Renata mengekor di belakang haikal memasuki restoran,
''Ustad haikal,,,!
''Siapa sayang, arya mengikuti arah pandang istrinya, akan tetap yang di lihat bukan Ustad haikal melain kan renata,
''Renata,,,!
''Iya, dia bersama Ustad haikal, ucap arin,
__ADS_1
''Biarkan saja sayang kita di sini saja, ucap arya antisipasi agar Renata tidak membuat ulah,
''Akan tetap sa'at haikal hendak duduk dia melihat Arin dan suaminya, lalu di melihat renata,
''Di sana ada arin, Dan suaminya apa kamu tidak apa apa jika kita bergabung dengan mereka tanya haikal hati hati,
''Tidak apa apa Ustad, semua sudah berlalu dan menjadi masa lalu, ucap renata haikal sedikit kaget dengan ucapan renata rupanya dia sudah bisa move on' dari mantan kekasih nya.
''Arin arya ma'af apa boleh Kami bergabung duduk dengan kalian, tanya haikal hati hati,,
''Silahkan Ustad Kami sama sekali tidak keberatan, ucap arya mempersilah kan,,
''Rin apa kabar. sapa renata,,
''Alhamdulilah, aku baik Kamu bagai mana. tanya arin balik bertanya pada renata,
''Aku baik, bahkan jauh lebih baik, jelas Renata dengan senyum menghiasi bibir nya. senyum yang tampak iklas, tidak seperti biasanya wajah nya kini tampak teduh dan tenang,
Sukurlah aku turut senang mendengar nya, ucap arin
''Sembari menunggu pesanan arin tampak bertanya renata bagaimana perasa'an nya selama tinggal di pesantren,
''Renata tampak menjawab nya dengan tenang, cuma Sedikit canggung sa'at menatap arya, tetapi renata mencoba bersikap bias saja,
''Tak lama kemudian pesanan mereka datang.
''Renata terdiam menatap piring nya, dahulu kata kata itu, hanya untuk nya, tapi kini Renata sadar sekarang kata kata itu buka untuk nya lagi, ada wanita lain yang lebih berhak,
''Renata makan dengan tenang tidak ada sepatah kata yang keluar dari bibir nya, begitu juga dengan haikal ia diam menikmati makan siang nya,
''Hanya terdengar suara arya yang sedikit manja meminta ambil kan ini dan itu,
''Sampai acara makan siang selesai, arin pamit ke toilet begitu juga renata, yang juga pamit ke toilet.
''Kamu tidak perlu lagi kuatir, sekarang renata sudah jauh lebih baik dari sebelum nya, ucap haikal tiba tiba,
''Sukur lah, semoga kebahagian selalu menyertainya, Dan istiqomah dalam hijrahnya,, jawab arya,
''Arin keluar dari dalam toilet, tampak renata sedang mencuci tangan nya,
''Rin aku bisa bicara sebentar degan mu, tanya renata pelan,
''Silah kan, jangan sungkan, ucap arin,
''Rin sebelumnya aku minta ma'af, aku banyak salah terhadap mu, aku yang selalu mengantai dan banyak menghinamu, ucap renata penuh sesal, arin tersenyum lalu memegang kedua bahu renata,
__ADS_1
''Tidak perlu meminta ma'af, jauh sebelum Kamu meminta ma'af aku sudah melupakan,
''Dengarkan aku, sekarang tidak usah di pikirkan, yang sudah berlalu akan menjadi masa lalu, buat ia menjadi pelajaran,, kita pikirkan masa depan, ucap arin lembut,,
''Kamu sama sekali tidak menaruh dendam pada ku rin, ucap renata lagi.
''Sudah ku bilang tadi aku sudah melupakan, tidak ada yang perlu di ingat lagi, semua sudah menjadi masa lalu, ucap arin lagi
''Terimakasih, renata memeluk arin erat, bibir nya tak henti hentinya mengucap ma'af, Dan terimakasih,
''Bagai mana sekarang sudah kah Kamu menguasai ilmu iklas, tanya arin sedikit bercanda, renata tampak tersenyum dan mengaguk,
''Aku iklas menjalani semua sekenario Allah, hidup ku Kini juga lebih tenang, hanya satu yang aku sesali kenapa aku tidak sedari dulu belajar di pesantren sepertimu, ucap renata
''Semua sudah menjadi sekenario Allah, percayalah plening Allah jauh lebih besar dan Indah di banding kan, plening kita, ucap arin lagi,
''Terimakasih ya rin ini semua karna mu, yang dengan sabar selalu berusaha menyadar kan ku, ucap renata lagi,
''kita keluar sekarang, ucap arin dengan senyum nya. Renata mengaguk membalas senyum arin,
''Dua wanita cantik itu keluar dari toilet dengan senyum yang sama sama menghiasi bibir nya,
sedang renata, seperti baru saja melepas beban yang sangat berat,
kini merasa sudah ringan dan tenang,
''Sayang kenapa lama sekali ucap arya sembari menarik tangan istrinya,
''Lama ya ma'af, toilet nya antri, bohong arin sembari mengedip kan sebelah matanya,,
''Arya mengerti dengan kedipan mata istrinya. tak lama pelayan datang membawa nota total makanan mereka,,
''Haikal mengambil nota itu dari tangan arya,
''Biar aku saja yang bayar, ucap haikal sembari mengeluarkan dompet nya.
''Apa kamu yakin, tanya arya,,
''apa kamu meragukan ku, ucap haikal,
''Tidak,, jawab arya,
'setelah membayar makanan nya, haikal dan renata lanjut pergi ke kantor haikal, sebelum pergi ke apartemen renata,
''Rin, ar'' Aku pergi dulu ya. dan terimakasih untuk semuanya rin, ucap renata,
__ADS_1
''Bersambung