Karena Ku Sanggup

Karena Ku Sanggup
amarah renata


__ADS_3

''Lagi untuk kesikian kalinya renata melihat tak suka pada arin menatap benci pada wanita yang menurut nya sudah merebut arya darinya.k


''Akan ku buat perhitungan dengan mu. yidak semudah itu kamu merebut arya dariku, aku sudah limatahun bersama arya,


''Tunggu ucap renata menghentikan langkah arin,


''Kita bertemu lagi disini wanita munafik, mulut saja yang bilang ingin berpisah dari arya, meminta cerai, nyatanya apa kamu tidak berhak merebut arya dariku arya milik ku, ucap renata bersungut sungut,


''Tidak salah aku menyebut anda wanita tidak tau malu, anda membicarakan hak disini. siapa yang berhak dan siapa yang tidak berhak, hak yang mana yang anda maksud. katakan padaku jika ada hak anda pada diri suamiku akan aku berikan pada anda. ucap arin dengan nada dingin.


'' Kenapa anda diam, apa anda tidak bisa mengatakan hak anda yang mana yang ada pada diri suamiku, apa anda ingin tau hak seorang istri pada diri suaminya. jangan kan kasih sayang nya' cintanya' hartanya' dari ujung rambut sampai ujung kaki dalam diri suamiku aku berhak atas nya, bukan anda, ucap arin sedikit menekan setiap katanya. membuat renata semakin geram di buat nya.


''Kamu tau arya sangat mencintaiku, dia tidak akan meninggal kan aku hanya demi wanita munafik sepertimu, ucap renata percaya diri.


''Aku tidak perduli, sekalipun suamiku mencintaimu dengan begitu dalam, apa anda pikir aku ingin bersaing dengan dirimu, ma'af anda bukan tandingan ku, ucap arin lagi,


''renata melebarkan matanya, lagi lagi arin mengatakan bahwa dia tak sebanding dengan nya,


''Wanita ini sombong sekali, batin renata geram,


''Apa yang membuat ku tak sebanding dengan mu, tanya retana dengan nada amarah nya,


''Jika ingin sebabding dengan ku, perbaiki sopan santun mu, kelakuan mu ucapan mu. tutur katamu terhadap lawan jenis mu, kenapa aku tak sebanding dengan mu karna aku tidak pernah melakukan yang anda lakukan, meminta hak suami wanita lain, hanya wanita yang tidak tau malu yang bisa melakukan nya. ucap arin pelan lalu pergi meninggal kan renata dengan amarah nya,


''Arin merasa tidak penting meladeni wanita seperti kekasih suaminya.


''Mbak hana ma'af menunggu lama, ucap ari tak enak hati pada supir taksi langganan nya,


''tidak apa apa mbak arin santai saja. ucap hana ramah,


''tiba tiba poncel arin berbunyi, notic dari suaminya,


''Kamu di mana. mama meminta pergi kerumah utama sore ini. sebentar lagi aku akan pulang, isi pesan arya,

__ADS_1


Arin hanya membacanya dan tidak berniat untuk membalas nya, sedang arya di kantor mengerut kan kening nya, cukup lama menunggu balasan dari istrinya, nyatanya istrinya itu hanya membaca pesan nya. tanpa membalas nya, terlihat dari tanda dua centang yang sudah berwarna biru, arya menghela nafasnya pelan,


''tak terasa mobil taksi hana sudah sampai di depan rumah arya. arin segera turun dari taksi tak lupa berpamitan dengan hana, sesampainya di rumah arin segera masuk kekamar nya dan bersiap, tak berapa lama mobil arya juga tampak sudah datang arya pun sama langsung masuk kekamar nya dan bersiap,


''arin membuka pintu kamarnya bersama'an dengan arya yang juga baru keluar dari kamarnya,


''Kamu sudah siap, tanya arya pelan, arin tak menjawab namun hanya melirik nya sekilas, lalu turun mendahului arya,


''Masuk lah, ucap arya sambil membuka pintu mobil untuk arin,


''Hem..! terimakasih ucap arin sambil menjatuh kan bonot tubuh nya di kursi mobil di ikuti arya yang duduk di belakang kemudi,


sepanjang perjalana. mereka tak saling bicara, hening tanpa sepatah kata, tiba tiba terdengar poncel arya berdering, arya melirik sekilas tertera nama renata di layar benda pipih itu. tanpa ingin mengakat nya,, sedang arin cuek sambil melihat pemandangan dari samping jendela. sampai mobil arya memasuki gerbang rumah orang tuanya, poncel arya masih setia berdering,


''Ma' panggil arin, sesa'at arin hendak turun dari mobil,


''Masuk lagi rin. tidak usah turun kita langsung berangkat saja, ucap widya yang juga masuk kedalam mobil nya. lalu mereka berangkat menuju tempat acara,


''Arya tidak tau kemana tujuan mama dan papa nya mobil arya hanya mengekor di belakang mobil papa nya, sampai masuki kawasan perumahan elit. tampak sepasang suami istri paruh baya menyambut para tamu yang baru datang,


''Ar temani istrimu, yang mereka tau kamu sudah menikah, ucap widya yang melihat renata juga ada di sana,


''Arya tau ma' ucap arya pelan


''Mbak widya, mas bagus, selamat datang, arya wah istrimu cantik sekali ar' ucap irma sambil tersenyum ramah, menyambut tamu nya,


''Arya, kamu datang juga aku kira gak datang dari tadi aku coba menghubungi mu kenapa tidak mengakat telfon ku, ucap renata manja sambil memandang arin sinis,


''Jaga sikap mu re' ucap arya dingin


''Kamu kenapa sih ar' ucap renata sambil cemberut. arya cuek dan meninggal kan renata,


''Widya dengan bangga nya memperkenal kan menantunya pada teman teman nya. tak sedikit yang memuji arin cantik dan mendoa kan nya semoga cepat mendapat momongan, membuat telinga renata panas dan terbakar api amarah,

__ADS_1


''Arin, sentak renata sa'at melihat arin sendiri sambil menarik kasar bahu arin.


''Hentikan perbuatan anda mempermalukan anda sendiri ucap arin pelan dan tenang,


''Ini semua gara gara kamu, ucap renata sambil menujuk wajah arin dengan jari telunjuk nya,


''Ku bilang hentikan, apa anda tidak melihat semua orang sedang memandang ke arah kita, ucap.arin masih bersikap tenang,


''Biarkan saja mereka milihat supaya mereka juga tau seperti apa menantu keluarga jhovanka, katakan pada semua kamulah yang telah merebut arya dariku. kamu hadir di antara aku dan arya, wanita yang arya cintai hanya aku bukan kamu, ucap renata lantang,


''Cepat katakan pada mereka, kenapa kamu takut kenyata'an nya arya tidak mencintai mu, dia hanya mencintaiku.


''Arin masih bersikap tenang mencoba untuk tidak terpancing emosi,


'Re apa yang kamu lakukan, tenanglah, ucap irma mencoba menenangkan renata.


''Tante diam lah ini urusanku dengan dia. ucap renata lagi.


''Cepat pat katakan, jika pernikah mu dengan arya hanya karna perjodohan, kalian terpaksa menikah. karna arya hanya menuruti perminta'an orang tuanya, iya kan.. ucap renata lantang, tangan nya dengan cepat menarik hijap arin,


'Arin terduduk sambil menutupi keapalanya beruntung arin masih mengenakan hijab instan sampai lehernya, arya dengan cepat menghampiri istrinya dan melepas jas yang ia kenakan lalu menutupi kepala arin dengan jas nya, dan membawa arin kedalam pelukan nya. menenggelamkan wajah arin di dada bidang nya, tangan yang tadi menutupi kepalanya kini sudah bertengger di pinggang suaminya,,


''Biar aku yang jelaskan, isrti ku tidak merebut aku dari siapapun termasuk merebut ku darimu, aku dan arin memang menikah karna perjodohan, dan aku mencintai istriku bukan kamu. ucap arya sambil menatap tajam renata, lalu menarik paksa hijab arin dari tangan renata,


''Renata melebarkan matanya tak percaya arya telah mempermalukan nya, di depan para tamu,


''Arya membawa arin keluar dari tempat acara dan membawa arin masuk kedalam mobil,


''Masuk lah di sini aman kenakan dulu hijab mu, ucap arya sambil menutup kembali pintu mobil nya,


''Arin dengan cepat mengenakan hijab nya kembali, setelah selesai arin membuka pintu mobil, menghampiri arya yang berfiri tak jauh dari mobil,


''Terima kasih ucap arin pelan nada bicaranya tidak ketus seperti biasa nya.

__ADS_1


''Bersambung,,


__ADS_2