
Setelah makan malam arya pergi ke masjid terdekat untuk menjalan kan ibadah shalat isya,, sedang arin menunggu di ruang rawat ibu nya sambil memijit pelan tangan kaki ibu ida,, tampak Ibu ida memejam kan matanya,,
''Tak berapa lama arya datang, dengan membawa beberapa kantong Camillan dan juga minuman,
''Arya mencium lembut pucuk kepala istrinya yang tertidur di pinggir ranjang ibu nya,,
''Mas.. Arin membuka matanya yang terasa sedikit berat,
''Tidurlah di sofa. Aku juga bawakan selimut untuk mu Ibu biar aku yang menjaga nya,, ucap arya lembut,,
''Mas mungkin aku perlu tidur sebentar, mata ku benar benar berat, ucap arin pelan,,
''Tidur lah sayang, arya membawa arin tidur di atas pahanya, perlahan arya melepas hijab arin,
''Mas kenapa di lepas, nanti ada yang masuk, arin berkata sembari melirik ke arah pintu,
''Pintunya sudah aku kunci. Tidak akan ada yang masuk lagi tidur lah, jangan kuatir, ucap arya lagi.
perlahan arin memejamkan matanya, tidur dengan nyaman di pangkuan sang suami, sedang arya menikmati wajah damai istrinya, sembari mengusap lembut surai hitam arin,
''Sedang bu ida tersenyum melihat putri bungsu nya, sedari tadi bu ida hanya memejam kan matanya tetapi tidak benar benar tidur,,
''Semoga kebahagia'an selalu menyertai rumah tangamu,, Ibu sangat menyayangi mu, ma'af jika selama ini Ibu tampak. tidak menyayangi mu, batin bu ida,,
"Perlahan arya pun ikut terlelap, menyusul Ibu dan istrinya, menjemput mampi,
""""""""""
"Arya terbangun di waktu subuh, bergegas menjalan kan sahlat dua raka'at, setelah selesai perlahan membangunkan sang istri, yang masih betah bergelung dengan selimut nya,
''Sayang bangun lah, sudah pagi, ucap arya pelan, membangun kan istrinya dengan lembut,,
''Arin membuka matanya lalu tersenyum, melihat sang suami sudah bangun dan rapi,,
''Bersih kan dirimu, sambil menunggu ayah datang, setelah ini kita pergi cari sarapan, ucap arya pelan,
__ADS_1
''Arin mengaguk, lalu bergegas masuk ke kamar mandi,
'' tak berapa lama tampak tari.dan pak ali memasuki ruang rawat bu ida,,
''Nak arya, dimana arin, tanya pak ali kala tidak melihat keberada'an putri bungsunya,,
''Arin masih mandi, ayah,,?jawab arya,
''Tak.berapa lama, tampak Arin baru keluar dari kamar mandi, dengan menyunggingkan senyum nya,
''Ayah, mbak tari, ucap arin lembut'
''Mbak tari tidak tugas, tanya arin yang melihat kakak nya itu berada di ruangan ibunya,,
''Sebentar lagi rin masih ada waktu, ucap tari sembari melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan nya,,
''Ayah di sini dulu jagain ibu ya, arin Akan menemani mas arya cari sarapan dulu, setelah ini mas arya akan segera berangkat ke kantor,, pal ali mengaguk
''Pergilah nak, ayah akan jaga ibu mu. temani dulu suamimu, ucap pak ali pelan,
''Ayah tidak apa apa kan kami tinggal, karna tari juga harus bertugas, banyak pasien sudah menunggu tari, tari berkata sembari mengenakan jas putih nya,
''Arin berjalan Beriringan dengan kakak nya sedang arya berada di samping arin,,
''Renata,, langkah kaki tari terhenti sesa'at melihat renata dengan sorot matanya yang tajam,,
''Oh bu dokter,, rupanya anda juga bersengkongkol dengan pelakor ini,, ucap renata sinis,
''Apa maksud anda nona, arin adik saya, yang jelas hubungan Kami sangat dekat jadi bukan persengkongkolan, ucap tari santai menanggapi Renata,,
''Sama saja, bagi ku anda sangat tidak pantas bergelar seorang dokter, jika anda mendukung adik anda ini untuk merebut kekasih orang, ucap renata Kekeh menyebut arin, seorang pelakor,,
''Di mana wibawa anda sebagai seorang dokter, atau jangan jangan jas putih ini hanya sebagai gaya saja,, lanjut renata,,
''Wibawa seorang wanita tidak terletak pada tittel yang di sandang nya, atau pakaian yang melekat di tubuh nya, namun wibawa wanita terletak, pada ilmu dan akhlaknya yang terjaga dengan baik, wanita yang bisa menjaga lisan nya, tidak bicara sembarangan yang bisa menjatuh kan harkat dan martabat orang lain, ucap arin menjawab ucapan renata,,
__ADS_1
''Kamu bisa diam tidak,, aku sudah bosan mendengar ceramah murahan mu, yang tidak bermutu,, ucap renata lagi,,
''Justru ucapan mu yang tidak bermutu. Aku tidak akan pernah lelah berucap jika itu dalam hal kebaikan dan kebenaran ucap arin lagi,,
''Berhentilah bicara omong kosong,, aku tau kamu lulusan pesanteren, tukang ceramah, tapi ceramahmu tidak bertempat, kamu menceramahi wanita yang sedang terluka batin dan perusaha'an nya,, ucap renata menatap arin nyalang,,
''Pulang lah re, Kami tidak ada waktu, meladeni omongan mu yang ngawur itu,, arya berkata sembari mengenggam tangan istrinya lalu mengajak nya pergi dan juga kakak ipar nya,,
''meninggal kan renata yang tampak sudah di selimut amarah,
''Semoga hidayah kesadaran cepat datang padamu, dan semoga Allah memberi kebahagia'an, meski tidak bersama mas arya,, doa arin sesa'at dia meninggal kan renata,,
''Ya Allah,, ku yakin takdir mu lebih baik dari semua yang ku ingin kan,, beri aku kekuatan untuk memahami ini semua sebagai anugrahmu,, doa arin lagi untuk dirinya,,
''Rin apa kamu tidak apa apa. tanya tari sedikit kuatir dengan adik nya,,
''Aku tidak apa apa mbak, ini bukan kali pertama. jadi aku sudah biasa menghadapi renata,, jelas arin pelan,,
''Somaga renata lekas sadar, dan mendapat kan jodoh yang bisa membimbing nya,, membawa nya kejalan kedaimaian,,? ucap tari,,
''Amin semoga saja,,
''Kamu yang sabar rin,,? menghadapi ujian yang Allah berikan, tari berkata sembari mengusap lembut dengan adik nya,
''Arin tau mbak, ikuti saja alur nya, menikmati proses nya,, Allah tau kapan waktunya arin bahagia, jika waktunya sudah tiba Allah sendiri yang akan membawa arin menuju kebahagia'an itu. bukan hanya arin tapi kita semua, dan juga renata batin arin,,
''Ku mohon, jagalah betul betul adik ku,, kebahagian nya ada di tangan mu'' ucap tari pada arya,,
''Aku tau, jangan kuatir soal itu, ucap arya meyakinkan kakak ipar nya,,
''Arya dan arin pergi meninggal kan tari di depan pintu ruangan nya, me lanjutkan tujuan nya, yang tertunda,
'' Sulit nya jalan mu, menuju kebahagia'an rin,, semoga kamu cepat menemukan nya, batin tari,,
''Betapa beruntungnya aku bisa memilikimu rin,, kamu yang selalu sabar dan tenang menghadapi segala hal,, yang tidak baik yang selalu datang menghampirimu, kamu masih bisa tersenyum setelah nya,, terimakasih untuk semua,, batin arya ,
__ADS_1
''Gengss terimakasih untuk kalian semua, tetap dukung karya receh author amatiran ini. tanpa kalian para pembaca serially author bukan siapa siapa,, terimakasih love you all
''Bersambung