Karena Ku Sanggup

Karena Ku Sanggup
menebar janji


__ADS_3

Arya berjalan gontai menaiki tangga rumah nya, hari ini pekerja'a nya sangat sibuk. sampai pulang sedikit terlambat, sa'at akan memasuki kamarnya sayup sayup arya mendengar suara orang melantunkan ayat ayat suci Al-qur'an, terdengar merdu dan menenang kan, arya bersandar di dinding samping pintu kamar arin, terasa tenang kalau bisa arya ingin tertidur di depan pintu kamar arin,, saking nyaman nya arya sampai tidak sadar arin membuka pintu kamar nya,,


Arin terkejut melihat arya yang bersandar di dinding samping kamar nya,


''Tolong siapkan makanan untuk ku, ucap arya lembut dan pelan,


''Hem..jawab arin singkat, arin memang sedang ingin


turun kedapur untuk mengambil air minum karna tenggorokan nya terasa sangat kering,,


''Aku mandi dulu, sangat garah, lanjut arya,, arin menuruni tangga menuju dapur, sesampainya di dapur arin langsung mengambil air putih terlebih dulu lalu meminum nya. lalu melihat kulkas ada makanan


apa di sana yang masih bisa di panaskan, rupanya sudah tidak ada, karna memang biasanya arya menghubungi bik sumi jika akan pulang terlambat. jadi bik sumi masak hanya sedikit,,


Arin mengeluarkan daging sapi dari dalam kulkas lalu membubuinya ala ala korea, dan memasak nya. arin juga sedikit memasak sayur, setelah selesai arin menyajikan nya di atas meja makan, menata semua peralatan makan untuk arya, dan yang terahir air putih,


''Arya baru turun dari atas tampak sudah segar dengan kaos rumahan dan celana pendek, rambutnya yang masih basah hanya di sisir menggunakan tangan, sedikit acak acak kan justru makin terlihat tampan,


''Arya duduk di meja makan,


arin menyendok kan nasi untuk,


arya,


''Makan lah. ucap arin datar,


''Kamu tidak makan tanya arya,,


''sudah, jawab arin singkat..


'Arya menikmati makanan dengan pelan dan sangat menikmati kening arya mengkerut, daging sapi rasa korea itu sangat terasa,


''Di pesantern apa dia suka masak masakan korea, kenapa rasanya sangat mirip batin arya, saking enak nya arya sampai menambah nasi lagi


'Arin yang sedang bersantai di ruang tv, sambil menunggu arya selesai makan sedikit heran kala melihat arya berjalan menuju dapur untuk mengambil nasi lagi,,


''Ini sudah malam banyak sekali makan nya, batin arin,, sampai arya sudah selesai dengan makan, arya menghampiri arin, yang sedang bersantai di ruang tv,,


''Aku sudah selesai ucap arya, pelan,, arin mendongak.lalu berjalan menuju mejaakan dan mbereskan nya, arya menghampiri arin lagi.


''Arya berdiri sambil menyandar di kulkas menunggu arin mencuci piring bekas makan nya


''aku sudah putus dengan kekasih ku, ucap arya menatap wajah arin dari samping,

__ADS_1


''oh..terus. jawab singkat arin tidak perduli


''Tidak ada aku hanya ingin memberitau kan nya pada mu itu saja, ucap arya


''Anda ingin aku seperti apa, ucap arin melihat arya,


''Apa anda ingin aku, bertepuk tangan seneng sampai loncat loncat atau merayakan putusnya suamiku dengan kekasih nya lalu bilang..


ohh..suamiku ahirnya ingat sama istrinya dan kembali kejalan yang benar, seperti itu


''Apa anda tidak berfikir anda pernah mengatakan padaku,


'Aku punya kekasih, di depan istri anda, di mana hati nurani anda, lalu sekarang anda bilang sudah putus, apa ini hanya lelucon, yang sengaja anda buat, bahwa anda suami yang baik seperti itu, ucap arin arya terdiam mencerna kata demi kata yang lolos dari bibir istrinya,


''Ma'af, ucap arya sendu..


''Aku tidak ada maksud lain, aku hany..! ucapan arya menggantung kala arin menyelanya


''Hanya ingin mengatakan anda sudah putuh, dan sudah tidak bersama nya lagi, tapi siang tadi aku masih melihat anda bersamanya. dia mendatangi anda sampai kekantor, dan mengadu seseorang telah menghinanya.


''Kamu melihat nya. ucap arya cepat memotong ucapan arin,


''Iya..aku melihat dan mendengarnya karna kekasih anda bicara cukup keras, jadi menurut ku bukan aku yang menghina kekasih anda tapi kekasih anda yang menghina dirinya sendiri, arya tediam kembali


''jangan bandingkan aku dengan kekasih anda ma'af kami tidak selevel, ucap arin lagi. arya hanya termangu mendengar ucapan istrinya,


'Memang benar adanya aku dan renata tidak bisa di bandingkan dengan mu kamu, kami yang minim ilmu minim ahlac dan banyak dosa,


tapi salah kah aku ingin memperbaiki diri, tadi aku hanya ingin kamu tau bahwa aku sudah tak bersama renata, aku sudah putus dengan nya, dan aku berjanji aku akan memperbaiki diri menjadi suami yang lebih baik,,


'kenapa anda sangat mudah menebar janji


pria sejati tidak akan mudah mengobral janji, hanya memberi harapan palsu dan mimpi, berjanji itu mudah, menepati itu amanah, berdosa dan menjadi munafik bila anda mengikarinya,


lalu janji mana yang ingin anda tepati. arya terhenyak mendengar ucapan istrinya,


'Arya teringat akan ucapan nya pada renata, berjanji akan menceraikan arin, dan akan melanjut kan hubungan nya dengan renata,


'Bodoh nya aku terlambat menyadari semua, batin arya,


''sudah lah aku lelah..ucap arin lalu pergi meninggal kan arya, yang masih di dapur,


''arin kembali kekamarnya melanjutkan pekerja'an nya, meski kini arin sudah tau perusaha'an yang memakai rancangan nya adalah perusaha'an suaminya, arin tetap melanjutkan nya. yang ia mendapatkan uang yang halal, bisa membantu orang tuanya dan juga anak anak di pesantren,,

__ADS_1


''Sedang arya duduk di meja makan sambil memegang gelas berisi air putih sesekali meminum nya sambil mencerna semua perkata'an istrinya,,


*******


kesokan harinya


''Asalammualaikum,


''Walaikumsalam, jawab arya


''Mama..! arya tertegun melihat mama nya, penampilan nya kini berbeda, mengenakan penutup kepala, memakai baju panjang dan longgar,,


''canti..! ucap arya


''istrimu lebih cantik ar' ucap widya mama nya arya,


''Arya tau ma' ucap arya lagi,,


''Sudahi hubungan mu dengan wanita itu ar' ucap widya tegas,


'arya sudah tidak ada hubungan dengan nya ma, ucap arya


''Meski begitu jangan mengabaikan semua kebutuhan nya, tanggung biayaya pengobatan nya. sampai dia sembuh dan bekerja kembali, mama tau dia sebatang kara, ucap widya lagi,,


''Ya arya mengerti ma, ucap arya lagi,


''arin di mana, tanya widya.


''masih di atas. ucap arya singkat,,


''ya sudah kita tunggu saja,, bik sumi tolong ya ini sajikan di piring,, ucap widnya memberikan bungkusan ke bik sumi,,


''mama bawa apa tanya arya penasaran,,


''Mama hanya bawa udang pete asam manis ucap widya sambil menjatuh kan bokong nya di kursi sebelah putranya,


''ini nyonya udang nya. ucap bik sumi,,


'terima kasih ya bik,, ucap n


widya,,


bersambung,

__ADS_1


__ADS_2