
''Seharian ini arin hanya berbaring di atas ranjang kamarnya, sarapan hingga makan siang arya melayaninya, penuh cinta, arya tidak membiarkan istrinya turun dari ranjang sedikit pun meski arin memaksa,
''Sayang kenapa turun sih, sudah ku bilang diam saja di kamar, ucap arya yang sedang mbereskan piring bekas makan siang mereka.
''Sayang sudah ku bilang, aku tidak apa apa, tadi.memang terasa sakit tapi sekarang sudah tidak apa apa, ucap arin yang sebenarnya risih suaminya itu terus melayaninya,
''Jadi sudah tidak sakit lagi. karna itu kamu harus banyak istirahat. kita lanjut kan nanti malam lagi, mendengar ucapan sang suami reflek arin mencubitng pinggang suaminya.
''Sayang kenapa di cubit, kan sakit coba kalau di Sayang kan jadi asik,,
''Arin mengecup pipi arya tiba tiba,
''Ehem.. suara deheman mengagetkan arin dan arya.
''Mama,, seru arin.dan arya bersama'an, arin yang masih mengenakan baju tidur seksinya tampak salah tingkah, apa lagi dengan rambut nya yang tergerai
''Widya tampak tersenyum, bersukur dalam hati, ia yakin menantunya ini baru saja di unboxsing oleh putranya, melihat banyak nya sejak merah di leher sang menantu, serta cara jalan arin yang sedikit manahan rasa sakit di bagian sensitif nya.
''Semoga bulan depan mama segera mendapat kabar baik,, ucap widya membuat Arin dan arya Sedikit bingung tidak mengerti,,
''Ar di belakang ada tanaman, daun sirih, widya berjalan menuju pintu belakang,
''Daun sirih untuk apa ma' tanya arya,
''Kamu bisa merebusnya, lalu berikan pada istrimu untuk mencuci bagian sensitifnya, daun ini mengandung anti septic, yang baik untuk menyembuhkan luka, jelas widya, ia sedikit berbisik pada putranya,
''Memangnya kenapa arin harus mencuci nya dengan ini, tanya arya lagi,
''apa kamu pikir mama tidak tau, Kamu baru saja unboxsing istrimu kan, lihat lah cara jalan istrimu, itu menandakan masih sakit, ucap widya lagi,
''Mama sama mas arya ngomong apa sih kenapa bisik bisik tanya arin penasaran dia juga ikut keluar di halaman belakang setelah mengganti baju nya dengan daster rumahan dan juga hijab isntan,,
''Tidak ada mama cuma ngasi tau arya tanaman ini, mengandung anti septic, yang baik untuk luka, ucap widya sembari memetik beberapa helai daun sirih, lalu mencuci nya dan merebusnya nya,
''Ini untuk siapa ma, tanya arin tidak mengerti Mama mertuanya merebusnya daun sirih itu,,
''Ini untuk menantu Mama, jawab widya,
''Arin maksud nya, arin menunduk dirinya sendiri,
''Memangnya menantu Mama ada berapa, ucap widya lagi,
''Ya satu lah tidak ada dua nya, sela arya,
''Ini di minum ma, tanya arin lagi,
__ADS_1
''Tidak,, ini untuk mencuci, bagian sensitiv mu, supaya mengurangi rasa sakit nya, arin menelan salivanya, wajah nya berubah merah, menahan rasa malu terhadap mama mertuanya,,
''Tidak usah malu, mama dulu juga Seperti itu. ucap widya lagi, arin menatap suaminya, seakan meminta penjelasan, kenapa mama nya sampai tau,,
''Mas arya bilang sama mama. todong arin,
''Tidak, mama tau sendiri. jawab arya santai,
''Bagaimana bisa mama tau. tanya arin lagi,
''Dari cara jalan mu mama sudah tau. tadi malam Kamu baru saja di unboxsing, ucap arya lagi,
''Plok..
''Arin memukul dengan arya dengan keras,
''Aduh,,! Sayang kenapa di pukul sakit. ucap arya sembari mengusap lengan nya,
''Salah sendiri siapa suruh turun, kan sudah di bilang jangan keluar dari kamar, ucap arya lagi,
''Sudah tidak usah berdebat, rin ini sudah mendidih, Kamu pakai sekarang di campur air dingin supaya jadi hangat, lalu pakai untuk Berendan, arin hanya mengaguk sambil menahan malu,
''Ar bantu istrimu, bawa ini naik ke atas hati hati, ini panas, ucap widya lagi,
''Mama langsung pulang ya. kalian lanjut kan buat cucu untuk mama widya berkata sembari mengecup kening menantu kesayangan nya,
''Kenapa jadi Seperti ini sih. ucap arin sedikit risih dan juga malu tentunya. hal yang seharusnya hanya di ketahui suami istri kini mama mertuanya juga tau.
''Kenapa mama datang di waktu tidak tepat sih, gumam arin lagi sembari melangkah kan kakinya menuju lantai atas,,
''arya tersenyum kecil mendengar gumaman istrinya,
''Sayang berendam lah, kata mama ini akan membantu menyembuh kan lukamu,,
''Memang ada yang luka ya, tanya polos arin,
''Jelas ada yang luka Sayang kalau tidak ada yang luka mana mungkin sprei nya sampai ada noda darah nya, jelas arya,
''Arin teringat tadi malam memang seperti ada yang terkoyak, pantesan perih batin arin,
''Cepat Sayang buka bajumu, ucap arya lagi.
''Mas arya keluarlah,, ucap arin sembari mendorong tubuh kekar suaminya,
''Tidak aku tidak mau keluar, lagian aku juga sudah melihat nya. kenapa juga harus malu, ucap arya lagi,
__ADS_1
''Dengan terpaksa arin membuka pakaian nya di depan sang suami meski risih dan malu,
''Sayang duduklah biar ku lihat lukanya,, ucap arya yang hendak membuka kedua paha sang istri.
''Mas apa yang mas arya lakukan, protes arin,
''Aku hanya ingin melihat nya, ucap arya santai
''Tidak,, tolak arin cepat,
''Mas, tolong lah keluar sebentar aku bisa sendiri, ucap arin lagi,
''Yakin tidak mau di bantu. ucap arya lagi, arin mengaguk pelan,
''lalu arya keluar dari kamar mandi, Dan memilih menunggu istrinya di sofa,
''Sedang arin dapat bernafas lega. meski sang suami sudah melihat semuanya, namun tetap saja rasa malu out masih ada,
''Tiga puluh menit kemudian, arin keluar dari kamar mandi, tersenyum ke arah sang suami,
''Sayang sudah selesai sini, arya memepuk kedua pahanya.
''Mau apa tanya arin tidak mengerti,
''duduk lah di sini ucap arya,
''Duduk di sini juga tidak apa apa mas, ucap arin menolak duduk di pangkuan sang suami.
''Sayang kamu mau kita bulan mandi di mana, tanya arya,
''Kita tidak usah kemana mana mas, di rumah saja cukup, asal itu bersama mu, meski hanya duduk disini, ucap arin pelan,
''Aku hanya ingin moments ini berkesan untuk mu. dan tidak pernah bisa terlupakan. ucap arya lagi,
''Arin menyandarkan kepalanya di dada arya yang bidang dan berotot,,
''Seperti ini tidak akan pernah terlupakan mas asal kita melakukan nya setiap hari ucap arin lagi.
''Arya memeluk erat istrinya sembari mengecup pucuk kepala sang istri.
'' Sayang aku benar benar bersukur mempunyai istri Seperti mu, aku juga sangat bersukur anak anak ku kelak lahir dari rahim wanita Seperti mu, ucap arya
''Arin semakin meringsek masuk kedalam pelukan sang suami,
''Terimakasih sudah mencintai arin apa adanya, ucap arin
__ADS_1
''Bersambung