
Kebahagia'an menyelimuti keluarga kecil arya. sebentar lagi rumah nya akan segera di di Ramai kan dengan suara tangis bayi, kabar kehamilan arin sudah sampai di telinga keluarga arin buk ida begitu senang mendengar nya,
''Sama hal nya keluarga arya mama widya begitu bahagia sampai menangis haru sebentar lagi akan segera punya cucu. hal yang sudah lama ia impikan,
''Hari ini hari pernikahan, tari dan bima, semua anggota keluarga sudah berkumpul di aula, tempat di adakan nya resepsi pernikahan tari dan bima, bu ida tampak terus mengembang kan senyum nya dua kebahagia'an menghampiri nya, pernikahan tari dan juga kabar kehamilan arin,
''Mama widya yang juga ada di acara itu sedari tadi mondar mandir mengambil kan arin ini dan itu, widya tidak membiarkan arin beranjak barang sejenak, arya sudah memperingatkan mama nya agar tidak berlebihan,
''Mama, arin sudah kenyang, tolak arin pelan,
''Ya sudah kalau Kenyang, nanti Kamu makan lagi ya, Kamu harus makan yang banyak karna Kamu juga harus memberi makan yang di sini, ucap widya meraba perut rata arin, Arin hanya mengaguk seraya tersenyum,
''Rin mama dengar renata sudah berubah, apa itu benar tanya widya penasaran,
''Iya ma itu benar, bahkan Renata sudah menikah dengan Ustad haikal, seminggu yang lalu, jelas arin,
''Jadi Renata sudah menikah kok gak kabar kabar, ucap widya,
''Iya ma mereka belum mengadakan resepsi, di karnakan Ustad haikal keburu pergi ke mekah dan mungkin akan bawa renata, jelas arin,
''Masa Allah rin, mama turut bahagia mendengar Renata sudah bahagia dengan jodoh nya, ucap widya,
''Arin juga bahagia ma, kita sudah mendapat kan kebahagian kita dengan cara nya masing masing, ucap arin pelan,,
''semua karnamu Sayang, dengan sabar mencoba menyadar kan Renata hingga dia mendapat hidayah nya, ucap widya,
'' Ini sudah jalan hijrah nya Renata, Allah ingin Renata mengenal arin dengan cara yang berbeda,
''dan dengan ini juga cara Allah menyadar kan ku, apa jadinya jika aku tidak mengenal mu, mungkin aku dan Renata masih berkubang dengan dosa, sela arya,,!
''Arin tersenyum, dan juga bahagia suami dan mantan kekasih suaminya sudah mendapat jalan hijrah nya,
''Ma'af kan aku,,,! aku tidak sengaja tuan, pelayan itu terlihat ketakutan setelah tidak sengaja menumpah kan minuman ke celana arya, dengan gerakan cepat ia mengelap celana arya menggunakan tisu,
''Biarkan saja, sudah tidak apa apa, arya menolak pelayan itu membarsihkan celananya,,
''Aku sungguh tidak sengaja tuan, ma'af, berkali kali pelayan itu masih meminta ma'af,
''Pergilah, arya mengibaskan tangan nya,
''Pelayan itu meninggal arya dengan perasa'an bersalah.
''Arya membersihkan celananya dengan perasa'an yang sedikit kesal, karna kecerobohan pelayan itu celananya jadi basah,
''Ada apa mas, tanya arin melihat celana suaminya yang basah,,
''Tidak apa apa Sayang, hanya sedikit basah terkesan tumpahan minuman, jawab arya jujur,
__ADS_1
''Lain kali hati hati biar tidak basah, ucap arin membantu arya membarsihkan celananya,,
''Hari semakin Larut malam, sedikit demi sedikit para tamu undangan sudah banyak yang pulang, tinggal anggota keluarga saja yang masih tinggal,
''Setelah berpamitan arya membawa istrinya pulang,
''apa ini Sayang, tanya arya melihat istrinya membawa kantong makanan,
''Ini untuk bik sumi, tadi di ajak tidak mau, ucap arin lagi,
''Arya tersenyum istrinya ini masih memikirkan orang di rumah,
''Arin dan arya mengedarkan pendengaran nya kala ada suara ribut ribut di Pakiran,,
''Sayang sudah jangan ikut campur ayok, arya mengajak istrinya untuk segera naik kedalam mobil,
''Mas tunggu, aku takut pria itu menyakiti wanita itu mas, apa mas arya tidak mendengar wanita itu menjerit kesakitan, ucap arin kuatir,
''Iya Sayang tapi itu bukan urusan kita, ucap arya lagi,
''Atas Dasar kemanusia'an itu akan menjadi urusan kita mas, ujar arin lagi kekeh ingin menolong wanita itu,
''Arya mendesah pelan, istrinya memang seperti ini orang nya tidak pernah tega melihat orang lain di sakiti terlebih lagi seorang wanita,
''Ada apa ini, suara berat arya mengagetkan kan sepasang kekasih yang sedang ribut,
''Mas tolong aku, wanita itu bersembunyi di balik punggung arya,,
''siapa aku kamu tidak perlu tau, aku hanya tidak suka melihat pria pengecut, yang berani, main tangan sama perempuan, ucap arya tak kalah sarkas,
''Sedang arin menunggu dengan cemas di dalam mobil, karna arya tidak mengijin kan arin mendekat takut ada kekerasan,,
''Kurang ajar Kamu, pria itu dengan cepat melayangkan pukulan,
''Dengan sigap arya menangkis nya, perkelahian pun tak terletak kan,
''di dalam mobil arin yang mendengar suara orang berkelahi membuka pintu mobil dan melihat apa yang terjadi,
''Ya Allah mas arya,,! pekek arin,
''Dengan mudah arya melumpuh kan pria itu, mematung kedua tangan nya belakang dan menginjak lututnya, sehingga pria itu Tidak bisa berkutik lagi,
''Jauhi gadis itu, jika tidak Kamu akan beurusan dengan ku, aku tidak pernah main main dengan ucapan ku, ucap arya menekan setiap katanya,,
''A a aku mengerti, lepaskan dulu, ucap pria itu, arya melepaskan kuncian tangan nya, setelah itu berbisik badan meninggal kan pria itu sendirian,
''Mas,, tunggu terimakasih ucap wanita itu. namun arya cuek tetap berjalan menuju mobil nya.
__ADS_1
''Mas bagai mana, tanya arin kuatir,
''Sayang tolong jangan panggil aku mas lagi. ucap arya dingin, arin mengernyit kan kening nya,,
''Kenapa, tanya arin tidak mengerti.
''Entah lah tiba tiba aku tidak suka panggilan itu, ucap arya,
''Lalu aku harus panggil apa. tanya arin lagi
''Panggil Sayang, ucap arya lagi arin mengaguk namun masih tidak mengerti.dengan maksud suaminya.
''Baiklah Sayang, ucap arin..
''Mas, tunggu,,! teriak wanita itu mengejar arya.
''Sayang wanita itu, tunjuk arin di luar mobil
''Ada apa lagi aku sudah membebaskan mu dari pria itu, ucap arya sarkas,
''Sayang ada apa sih, arin membuka pintu mobil nya,
''Iya mbak ada yang bisa saya bantu lagi, ucap arin ramah,
''Saya ingin mengucap kan terima kasih, kepada mas ini karna sudah membantu saya. ucap wanita itu,
''sama sama mbak, atau mbak Mau pulang dengan kami, di mana rumah mbak biar Kami mengantarkan mbak, ucap arin lagi, tanpa di duga wanita itu langsung membuka pintu belakang tepat nya di belakang arya, lalu masuk begitu saja,
''Arya kaget melihat wanita itu yang tiba tiba duduk di belakang nya.
''Di mana rumah mbak tanya arin lagi,
''Aku tidak punya rumah. jawab nya cepat,
''Lalu selama ini tinggal di mana tanya arin lagi,
''Di kost, jawab nya singkat,
''Kosan mbak di mana mari. Kami hantarkan ucap arin lagi,
''Wnita itu diam tidak menjawab nya untuk beberapa waktu yang cukup lama.
''Boleh aku ikut dengan kalian, malam ini saja, aku tidak punya tempat tinggal, selama ini aku tinggal dengan pacaran ku di kosan dia. jika aku pergi kesana sudah pasti dia akan menghajar ku lagi jelas wanita itu,
''Arin tidak tau harus menjawab apa, dia menoleh ke arah suaminya, sedang arya diam fokus pada kemudinya,
'' malam ini saja ya mbak ucap arin pelan
__ADS_1
''Aku janji hanya malam ini, terimakasih ucap nya,,
''bersambung