
perempuan,,,?
sa'at kecil ia membuka pintu surga untuk ayah nya, sa'at dewasa ia menyempurnakan agama untuk suaminya , sa'at menjadi ibu, surga ada di telapak kaki nya,
''Arya terdiam duduk di balkon kamar nya termenung sambil memandang langit malam yang berselimut bintang, seperti hati arya yang sedang di selemuti rasa bahagia, arin sudah mau menerima semua perminta'an ma'af nya, tinggal meyakin kan arin untuk tinggal di kamar arya, menyepurnakan ibadah pernikahan atas perintah nya,,,,?
……………
Usai sholat subuh arin arin berdoa memohon pada sang halid sang pemberi kehidupan,
"Selesai berdoa di lanjut kan mengaji melantunkan ayat ayat suci al-quran, di pagi yang indah semoga berkah,,
"Selamat pagi non arin, sapa bik sumi ramah,
"Pagi juga bik, sapa arin balik sedikit heran melihat buk sumi rapi tidak seperti biasanya,
''Bibik msu kemana, tumben rapi. tanya arin penasaran,,
''Sebenar nya bibik mau ijin, sama den arya, anak bibik di kampung sudah lahiran, bibik mau pulang nengok cucu..! ucap bik sumi pelan,
''Pulang saja bik, tidak apa apa jawab arya memberi ijin, dari arah belalang arin dan bik sumi,
''Alhamdulilah...jawab bik sumi sembari mengucap sukur,
''Kapan bibik berangkat tanya arya lagi,
''Ya kalau boleh sekarang den, soal nya menantu bibik sudah siap menjemput, ucap bik sumi lagi,
''Datang kemari bik, tanya arin,
''Tidak non, jemput di perhentian bis, nanti dari sini bibik naik bis dulu setelah itu lanjut di jemput menantu bibik untuk pergi ke desa jawab bik sumi,
''Kalau begitu biar arin yang anter ke terminal bik. ucap arin lagi
''Apa tidak merepot kan, jawab bik sumi sungkan,
''kalau begitu pergilah bersiap, sekalian bersamu ku saja..? ucap arya cepat, sambil menatap istrinya..
''Arin mengaguk patuh, dan segera naik ke atas bersiap,
''Den arya tidak sarapan, ma'af bibik tidak masak hanya ada roti. bik sumi berkata sedikit sungkan,
''Tidak apa apa bik, arya bisa sarapan di kantor nanti. jawab arya pelan,
''Apa bibik lama di kampung, tanya arya lagi.
''Bibik kurang tau den, soal nya tidak ada yang merawat anak dan cucu bibik pasca lahiran, kalau nunggu sampai sehat kurang lebih empat puluh hari. jawab bik sumi,,
''lama sekali bik, arya ia taku jika arin kelelahan mengurus rumah sendirian,
''Ah bodah nya aku kenapa tidak terfikir meminta mama, mengirim satu orang kemari, batin arya merutuki dirinya,
'Tak berapa lama tampak arin sudah rapi, sedang menuruni tangga..
''Aaa...!, jerin arin sedikit kaget sa'at hijab nya tersangkut di pinggiran besi yang sedikit tajam, membuat arin sefikit oleng, beruntung arya dengan sigap menangkap tubuh arin
''Lain kali lebih hati hati, ucap arya pelan, setelah menurunkan tubuh istrinya,
''Kan ada mas arya sigap tanggap cepat, menangkap diri ini, hingga tak gugur ke bumi, jawab arin sembari menyungging kan senyum tipis nya.
__ADS_1
''Terimakasih..? lanjut arin
'Arya terdiam sambil menggaruk rambut nya yang tak gatal, memikir kan perkata'an istri nya,
'Bik sumi dan arin menunggu arya di teras rumah, sembari berbincang kecil tak lama arya muncul dari dalam, lalu segera maduk ke mobil nya, di ikuti arin dan bik sumi.
''Arya melajukan mobil nya dengan kecepatat sedang, menuju terminal, hampir tiga puluh menit kemudian mobil arya sudah sampai terminak keberangkatan,
''Arin turun dari mobil arya di ikuti bik sumi sedang arya mengeluarkan barang bawa'an bik sumi.
''saya temeni bik sumi beli tiket dulu, anda tunggu lah di sini, arin berkata sambil ber lalu pergi,
''Tadi di rumah manggil mas arya.. sekarang formal lagi, grutu arya heran,
''Tak lama kemudian arin dan bik sumi datang,
''Gimana sudah dapat tiket nya. tanya arya,
''Sudah den, bis nya yang ini yang warna ijo, terang bik sumi,
''Naik lah bik ucap arya lagi,
''bik..! ini dari arin..! arin tidak bisa bawain bibik oleh oleh untuk cucu bibik, bibik beli sendiri ya, sampaikan salam arin buat anak bibik di kampung, arin berkata sembari memberi sedikit rizki buat bik sumi,
''Ya Allah non arin, terimakasih banyak, tadi sudah di belikan tiket, sekarang masih di kasi sangu, ucap bik sumi,,
''Arya terdiam ingin juga rasa nya memberi sangu pada bik sumi, tapi arya tidak punya uang kes,
''Rin apa kamu masih punya uang cash bisik arya,
''Untuk apa, tanya arin heran,
''Kasih pesangon bik sumi, siapa suruh pulang mendadak, ucap arya lagi.
''Berapa ini, tanya arya,
''Itu masih di iket ada nominal nya, tujuk arin,
''Banyak sekali kamu bawa uang cash, tanya arya lagi,
''Hem..!
''Bik ini dari arya, buat beli es di jalan, ucap arya
''Den arya ini banyak sekali, ucap bik sumi tidak enak hati,
''Tidak apa apa bik itu bonus, arya berkata lagi,,
'' hati hati, bik.. ucap arya dan arin bersama'an,,
''Kamu sudah sudah sarapan tanya arya pada arin,
'' belum, jawab arin singkat,
''Kita cari sarapan dulu, mau di sekitar sini lanjut arya,
''Terserah,
arya melajukan mobil nya mencari kafe, untuk sarapan,
__ADS_1
''Stop di depan, ucap arin tiba tiba,
''Ada apa, tanya arya sembari menepikan mobil nya,
''Kita makan bubur ayam saja, itu di depan, tunjuk arin,
''Arya sedikit ragu pasal nya arya belum pernah makan di tempat seperti ini, bisa di bilang ini kali pertama,
''Arya mengikuti langkah kaki arin menuju gerobak bubur ayam,
''Buk bubur nya dua, sama teh anget nya dua. arin langsung memesan dua bubur ayam beserta minum nya, tanpa bertanya pada sang suami,
''Pesanan sudah sampai arya tampak ragu untuk menyantap nya,
''Gimana rasa nya tanya arya,
''Enak..! jawab arin singkat,,
''Arya mencoba sedikit di ujung sendok nya, arin melirik suaminya yang tampak ragu memasukan bubur ayam itu ke mulut nya,,
''Kenapa tidak di makan ini enak dan tidak ada racun nya, arin berkata sembatinmelirik suaminya,
''Bukan begitu. setsuku bubur, makanan orang sakit, dan rasanya juga tidak enak, jawab arya ragu,
''Coba dulu baru komentar, ucap arin lagi.
''Arya menyuap kan bubur itu sedikit ke mulut nya.
''Gimana tanya arin, sambil menyesap teh nya.
''Not bad, ucap arya santai lalu melanjut kan makan nya dengan lahap,
''Tadi ragu ragu sekarang malah habis duluan, batin arin,
''Rin setelah ini kamu mau kemana pulang, tanya arya,
''Tidak aku berencana berkunjung ke rumah orang tua ku, sudah lama aku tidak mengunjungi mereka, jawab arin
''Biar aku yang anter, sekalian,
'Ma'af selama pernikahan kita aku tidak pernah berkunjung kerumah orang tuamu. arin melirik arya di samping nya,
''Itu karna anda sibuk dengan kekasih anda. jawa. arin cepat.
''Rin dengar. untuk sa'at ini aku benar benar ingin memperjuang kan mu, aku tidak tau mungkin cinta sudah tumbuh di hatiku, ucap arya pelan..!.
''Aku tau mungkin kamu juga belum mencintaiku kita bisa bersama sama belajar saling mencintai, lanjut arya,,
''Aku tidak perlu belajar mencintai anda, sekali lagi aku menikah dengan anda karna ibadah karna cintaku pada tuhan ku, sa'at ijabqobul terucap sa'at itu aku sudah mencintai anda, tidak ada alasan untuk aku belajar mencinta anda jika semua karna penciptaku,
''Arya terhenyak,
''Berapa semua buk tanya arin pada penjual bubur itu.
''Biar aku yang bayar, ucap arya pelan
''Biar aku saja sepertinya anda tidak membawa uang cash..!
''Arya terdiam benar yang dikatakan arin dirinya tidak membawa uang cash,,!
__ADS_1
''Terimakasih ucap arya lagi,,
bersambung,