Karena Ku Sanggup

Karena Ku Sanggup
kedatangan renata tiba tiba


__ADS_3

''Hasbunallah wanimal wakil, cukuplah allah sebagai penolong kami, dan alloh sebaik baik nya penolong,,


''Hati hati di rumah aku pergi dulu, pamit arya pada istrinya, arin tersenyum sembari mencium tangan sang suami.


''Mobil arya perlahan meninggal kan kediaman nya, melaju membelah ramainya jalanan kota, baru setengah perjalanan. arya teringat sepertinya ia meninggal kan sesuatu,


''Sedang di rumah arin, membereskan meja makan bekas mereka sarapan hari ini ada sedikit banyak pekerja'an rumah, mencuci semua pakaian kotor,


''Wah enak sekali ya menjadi nyonya jovanka,, suara yang tiba tiba menggelegar mengaget kan, arin


''Anda..! bagaimana anda bisa masuk kesini, tanya arin heran melihat renata yang tiba tiba ada di dalam rumah nya,


''Yang pastinya lewat pintu kan, penjaga rumah mu telidor tidak menutup pintu gerbang dengan benar begitu suamimu yang tampan itu sudah pergi, ucap renata santai,,


''Renata menelisik setiap sudut rumah arya, limatahun renata menjalin kasih dengan arya, tentunya tujuan nya ingin menjadi nyonya jhovanka, dan tinggal di rumah mewah ini, nyatanya itu hanya mimpi,


''Bagai mana, apa kamu shok melihat semua foto ku dengan suami mu, tanya renata dengan sombong nya,,


''biasa saja, ujar arin santai,


''Renata tampak geram.


''sekuat tenaga anda ingin merusak dan menghancur kan rumah tangga ku, anda tidak akan mampu, karna Allah telah melindungi dan menjaga rumah tanggaku, ucap arin,,


''Apa anda pikir aku akan bertengkar dengan mas arya setelah melihat semua foto murahan itu, anda salah, justru hubungan kami semakin erat terjalin, lanjut arin,


''Wanita ini benar benar munafik, bagai mana bisa dia tetap tenang, dan tidak terpengaruh, dengan foto itu,, batin renata geram,,


''Oh..ya.. jika seperti itu masih kurang fotonya, aku masih ada foto yang lebih extrem,, bagai mana apa kamu ingin melihat nya, tanya renata dengan sombong nya,,


''Silah kan, keluarkan semua foto yang anda punya. sekali lagi aku katakan rumah tangga ku dalam keada'an baik baik saja. jangankan hancur kami bertengkar pun tidak, ucap arin masih terlihat santai tidak ada rasa takut di wajah nya,,


''Percaya diri sekali kamu nona, kita lihat saja nanti. ujar renata menatap arin tajam,,


''Ya kita lihat saja nanti, pungkas arin,


''Mata renata melihat ke sudut ruangan tampak keranjang pakaian kotor milik arya tumpang tindih dengan pakaian milik wanita berhijab di depan nya. yakin sekali keranjang itu datang dari atas di kamar tang sama,


''Jadi mereka sudah satu kamar batin renata,

__ADS_1


''Sombong sekali kamu, mentang mentang sudah tidur dengan arya, asal kamu tau aku juga sudah pernah, arin tampak santai tidak kaget dengan ucapan renata, arya pernah mengatakan gaya pacaran nya dengan renata masih di batas wajar, bahkan arya mengatakan nya pada arin ketika arya masih mencintai renata,,


''Ketika seorang wanita menjadi budak perasa'an,, takala di uji dengan perasa'an nya, ia akan sekali mudah tumbang, dan hilang keterjaga'an dan rasa malu nya, karna itulah mencintai di batas sewajarnya, selalu punya rasa takut padanya yang datang menggoda, dengan mudah nya ia jatuh hati, padahal ia menghampiri sekejap lalu pergi hanya untuk menguji,,


''Tidak usah menceramahiku, sela renata cepat, aku tau mulut mu sangat manis akan tetapi sangat berbisa, arya saja yang bodoh,,


''Aku memang bodoh,,! bodoh karna telah mencintai wanita seperti mu,, arin dan renata menoleh ke sumber suara,,


''Mas arya..!


''Arya..!


Arya berjalan mendekati istrinya. menggenggam tangan nya lembut. mata renata tampak menyala melihat tangan arya saling menaut dengan istrinya, tangan yang dulu selalu menggenggam nya erat,


''Untuk apa lagi kamu datang re, tanya arya pelan, ia selalu mengingat ucapan arin untuk menghadapi kemarahan renata dengan tenang,,


''Untuk apa, tanya renata,,! tentu saja untuk memperingat kan mu bahwa wanita ini sebenar nya berbisa, dia tidak seperti yang kamu pikirkan bermulut manis, dalam kata nya dia menebar racun untuk meracuni pikiran mu, sadar lah ar'' renata berkata sembari menujuk wajah arin,,


''Aku sudah tau luar dan dalam siapa istriku, setiap katanya mengandung ketenangan, bukan racun. sangkal arya,


''Kamu sudah di bodohinya ar' teriak renata,, arya mendesah pelan, renata benar benar keras kepala,,


''Tidak semudah itu ar'' sudah kukataka hatiku tak sekuat itu, sela renata cepat,


''Jika aku tidak bisa memilikimu, maka tidak juga dengan wanita ini, renata mulai menangis tersedu,


''Ada rasa iba di hati arin, perlahan arin mendekati renata berniat untuk menenangkan nya tak di sangka renata justri mendorong tubuh arin kekuat tenaga, beruntung arya sigap menangkap nya,


''Kenapa kamu menolong nya, ar' marah rebata melotot tajam ke arah arya,,


''Arya pun tak kalah tajam menatap renata,,


''penjaga,, teriak arya suaranya menggelegar ke seluruh penjuru rumah nya,,


''Ya tuan,, pak dirman datang tergopoh gopoh, mendengar suara majikan nya yang bak petir di pagi hari itu,,


''Seret wanita ini keluar, aku tidak ingin melihat nya lagi berada di rumah ku, lain kali jangan buka pintu untuk wanita ini, jangan biarkan dia masuk, tegas arya,


''Baik tuan,, ucap nya patuh,,

__ADS_1


''Mari nona,


''Lepas aku bisa keluar sendiri,, ingat kalian berdua jangan merasa senang dulu, teriak renata,,


''Kenapa tadi mendekatinya, jika tidak ada aku di sini bagai mana, dia pasti sudah mencelakai mu, ucap arya kuatir,


''Aku tidak tau dia akan mendorong ku mas, aku pikir dia tidak akan melakukan hal itu. ucap arin,


''Kita harus lebih waspada dan berhati hati rin, renata sudah pernah melepas hijab mu, dan kembali akan melakukan nya lagi, seharus nya itu sudah cukup untuk kita lebih waspada, jangan malah mendekatinya seperti tadi, lihat lah dia mendorong mu cukup kencang tadi,, arya berkata penuh rasa panik,,


''Lain kali aku akan lebih berhati hati mas, ucap arin,


''Hem..harus, sekarang gantilah bajumu pergilah bersiap kamu ikut ke kantor saja, aku tidak bisa meninggal kan mu sendiri di rumah, arya berkata sembari merogoh saku celana bahan nya,,


''Tapi mas aku belum beres beres di rumah, lihat lah cucian piring dan baju masih menumpuk,, ucap arin lagi,,


''Biarkan saja, aku akan menghubungi mama, meminta mama membawa satu pelayan kerumah, pungkas arya,,


''arin segera naik dan bersiap, sedang arya segera menghubungi mama nya,,


📲


''Halo ar ada apa, tanya widya di balik telepon,,


''Ma..! mama tolong bawa seseorang kerumah arya untuk bersih bersih, kasian arin ma, dari kemarin dia bersih bersih sendiri,, ucap arya,,


'' kalian belum dapat pengganti bik sumi, tanya widya lagi,,


''Belum, jika seperti ini, gagal terus arya ma' ucap arya gamang,,


''Maksudnya gagal apa, tanya widya tidak mengerti,,


''Gagal bikin cucu gara gara arin kecapean terus, mendengar ucapan putranya yang seperti angin segar menerpa hati wanita paruh baya tersebut, bahagia itulah yang di rasa oleh widya,,


''Iya ar' jangan kuatir mama akan datang sebentar lagi widya berkata dengan sungguh sungguh,,


''Ya arya tunggu ya ma, terimakasih mah..ucap arua mengahiri sambungan


''Terimakasih gengss love yau all

__ADS_1


bersambung


__ADS_2