Karena Ku Sanggup

Karena Ku Sanggup
karena ku sanggup,,


__ADS_3

Jadilah wanita yang tegar dengan berbalut sabar, yang tetap bisa tenang meski ujian selalu datang, yang tetap tersenyum lebar meski sedih menyambar, dan : jadi pemenang karna pahala selalu datang, jadilah wanita yang tangguh, meski air matamu terkadang tak kuasa jatuh,


''Setelah selesa sarapan arya dan abah jafar, lanjut berbincang di teras depan sedang penghuni rumah abah yang lain nya sudah sibuk dengan aktivitas mereka masing masing,, arin masih di dapur membantu umi aisah membereskan peralatan makan bekas mereka sarapan,


''Rin umi sangat kuatir wanita kemarin akan selalu merecoki rumah tangga mu, kelihatan nya dia tidak mau melepas suami mu, wanita itu mantan kekasih suamimu, umi berkata sendu raut kuatir jelas tampak di wajah nya,,


''Tidak apa apa umi, arin percaya mas arya tidak akan tergoda, arin meyakin kan umi aisah,


''Umi tau rin, takut nya wanita itu berbuat nekat, apa kamu tidak merasa sakit hati rin,, tanya umi lagi,,


''Arin sudah iklas mi, jika arin memendam rasa sakit hati dan tidak bisa mema'af kan semua kesalahan mas arya,, arin yakin mas arya tidak akan berubah, terang arin,


''Apa kamu yakin bisa menghadapi semua, tanya umi kuatir,


''Doa kan arin kuat dan mampu menghadapi semua ujian dan coba'an yang Allah berikan pada arin umi, arin anggap ini bentuk kasih sayang Allah pada arin, supaya arin lebih dekat lagi pada nya,, arin berkata sembari senyum mengembang di bibir nya,


''Umi aisah menepuk pundak arin pelan,


''Kelihatan nya sudah sangat dalam luka yang kamu rasakan rin, sampai kamu tidak bisa merasakan nya lagi, semoga kamu terus tegar menghadapi semuanya, ucap umi aisah lagi.


''Itu karena arin sanggup mi, dan arin yakin selagi mas arya ada di pihak yang benar arin pasti mampu melewati semua, umi aisab mengaguk pelan, arin sudah seperti putrinya sendiri, rasa nya jika arin merasakan sakit umi aisah juga ikut merasakan nya,,


sedang di teras depan tampak abah jafar dan arya sedang berbincang hangat,,


''Arya dapat banyak nasehat dan wejangan dari abah jafar. arya terdunduk meresapi kata demi kata yang abah jafar ucap kan,


''Kenapa nak arya tidak menikahi nya, dan lebih memilih menjalin kasih sampai begitu lama, tanya abah jafar lagi,,


''Itu karna arya tak kunjung mendapat restu. dari kedua orang tua arya, mereka selalu menolak sa'at arya ingin menikahi nya dulu, terang arya,,


''Itu karna campur tangan Allah, yang telah menyiap kan jodoh terbaik untuk nak arya. dalam islam tidak ada istilah pacaran, yang ada hanya ta'aruf, pacaran setelah menikah luar biasa indah nya tidak dosa untuk memandang tidak ragu untuk menyentuh, justru itu menjadi ladang pahala, sebaik baik nya pasangan adalah pasangan halal mu. terang abah jafar,

__ADS_1


''Apakah nak arya tau makna pacaran,,,!


pacaran adalah aktifitas yang tidak di senangi Allah, setiap detik nya haram, setiap momennya dosa, bahaya banyak setan yang menggoda, berujung pada zina, dan hilang nya kehormatan seorang gadis, di nikahi belum tentu, di khianati bisa jadi, di tingalkan mungkin saja, jika seperti ini siapa yang rugi, abah jafar melirik arya dan tersenyum,,


"Beruntung nak arya cepat sadar,


"Arya tersentil ucapan abah jafar sangat menusuk hatinya, betapa ia sering melakukan dosa, berciuman berpelukan, bahkan renata sering menempelkan area sensitifnya sa'at berglayut manja di lengan nya,


''Abah,,,! teh nya arin datang dengan membawa nampan berisi dua cangkir teh,,


''Rin kenapa teh nya baru datang, tenggorokan abah rasanya sudah kering, sedari tadi bicara panjang lebar bersama suamimu, seloroh abah jafar mengurangi rasa canggung arya,,


''Nak arya,, terimakasih ya, atas bantuan pangan nya untuk anak anak,, ini sangat membantu, apa lagi banyak sekali, ucap umi aisah sembari menjatuhkan bobot tubuh nya di samping sang suami abah jafar,,


''Apa anak anak disini semua tidak punya orang tua umi, tanya arya,


''Sebagian ada yang benar benar yatim piatu, ada yang punya orang tua tapi mereka kebanyakan kurang mampu, terang umi aisah,


''Untuk anak anak seperti mereka pasti ada saja rezkinya nak arya, dari orang orang baik seperti mu, dari uluran tangan mereka, anak anak dapat hidup dengan baik, sela abah jafar.


''Apa mereka yang masih punya orang tua, apa orang tua nya tidak pernah mengunjungi, tanya arya lagi,,


''setiap bulan mereka datang berkunjung, tak jarang bekal yang orang tua mereka berikan cukup sampai mereka datang berkunjung kembali, terang umi aisah,


''Arya terdiam menatap wajah cantik istrinya, wajah yang selalu berbalut senyum yang menghias di bibir nya,, ada perasa'an bersalah dan bersukur datang bersa'an,


''Bersalah pernah menduakan cinta tulus istrinya, bersukur dapat meperistri wanita secantik dan secerdas arin, jika melihat background keluarga arin dia bukan berasal dari keluarga yang ta'at agama terbukti ibu dan kakak nya yang tidak mengenakan hijab, jadi pondasi agama istrinya terbentuk dari pesantren ini. arin di kelilingi orang orang cerdas, orang orang berbudi pekerti,


''Ada apa, tanya arin pelan,,


''Arya menggeleng,,

__ADS_1


''Setelah menghabiskan teh nya arya dan istrinya, pamit undur diri, pada abah jafar dan umi aisah,


''Dalam perjalanan, arya dan arin saling diam, tidak ada percakapan di antara mereka, hanya sesekali saling pandang dan melempar senyum,, perlahan tangan arya meraih tangan arin yang ada di pangkuan nya, menautkan tangan nya, membawanya kedada bidang nya, dan mengecupinya lembut,


''Apa yang abah bicarakan dengan mas arya tadi,, tanya arin tiba tiba seolah mengerti suaminya ini sedang memikirkan sesuatu,,


''Tidak ada, Abah hanya menasehatiku dan banyak memberi wejangan, jawab arya,


''Benarkah yakin tidak ada apa apa, tanya arin lagi,,


''Hem..! jangan kuatir, ucap arya lagi.


''Tapi aku tidak yakin mas arya seperti sedang memikirkan sesuatu,, todong arin lagi,


''Sudah jangan banyak bertanya. aku beneran gak apa apa,


''kalau mau cerita arin siap jadi pendengar, kalau mau bertanya arin siap menjawab, kalau tidak mau cerita ya tidak apa apa, jika di pendam takut nya mas arya akan terus penasaran, arin berkata sembari melirik suaminya,


''Aku hanya meresapi ucapan abah tadi ucap arya ahirnya,


''Memanya abah bicara apa, tanya arin pensaran,


''Abah menjelas kan bedanya ta'aruf dan pacaran, jalas arya,


''Lalu...?


''Aku sudah pernah merasakan keduanya, ucap arya lagi,,


''Mana yang lebih nikmat, lebih indah, lebih menenangkan,


''Ta'aruf,,! jawab arya singkat,

__ADS_1


''sekali lagi terimakasih sudah mengajariku banyak hal..! ucap arya,,


__ADS_2