
''Seperginya arya kekantor arin mulai membersihkan tiap bagian sudut rumah di mulai dari kamar arya yang sekarang sudah menjadi kamar mereka berdua, ya sudah beberapa malam arin sudah tidur satu kamar dengan suaminya,,
''Sambil menyusun ulang baju baju arya, menyisih kan baju yang tidak terpakai, membuat ruang kosong untuk meletakkan baju arin,, tak terasa hari sudah menjelang siang, waktu arin habis hanya di dalam kamar saja, masih banyak barang arin yang belum tersusun rapi,, arin menyudahi karna perutnya sedari tadi sudah lumayan terasa lapar. arin turun kebawah memasak ala kadarnya untuk di makan sendiri, setelah makan bersantai sebentar sv menyalakan tv di ruang keluarga,
''Arin melihat ponselnya yang tampak berkedip,,
''📩
''Pesan masuk dari siapa batin arin
''Sepertinya no baru,, gumam nya
''Apa kamu sudah mbuka kotak itu, dan sudah meli**hat isinya menurut mu bagai mana...! isi pesan tersebut arin mengerut kan kening nya,,
''Kotak...! gumam arin ia teringat kotak yang diberikan penjaga rumah nya kemarin, arin hampir lupa, lalu berjalan mendekati meja dimana arin kemarin menyimpan kotak tersebut,,
"Arin membawanya ke ruang keluarga sembari duduk lesehan di karpet bulu perlahan arin membuka kotak tersebut,,
"matanya membalalak tak percaya,, melihat foto suaminya bersama wanita lain berbagai pose,
"Ya allah hamba tidak mau seuzhon, batin arin menahan sesak di dada nya,
"poncel arin kembali berkedip,
📩
''Bagai mana yakin kamu masih msu melanjut kan pernikahan mu dengan arya,, isi pesan itu lagi,
''Renata, apa lagi mau nya, batin arin, perlahan arin menutup kotak itu dan membiarkan nya begitu saja di karpet itu,,
''ponsel arin kembali berkedip kali ini arya yang mengimi nya pesan,,
📩
__ADS_1
''Kamu sudah makan rin, cepat makan jangan terlambat jaga kesehatan mu, sebentar lagi aku pulang, kamu ingin di bawakan apa, tanya arya dalam pesan itu,,
''Arin terdiam tidak berniat membalas pesan suaminya, di pandanginya layar benda pipih itu, lalu bergantian melihat kotak yang masih ada di tempat nya semula,,
''Ya Alloh coba'an apa lagi ini, kenapa berat sekali untuk ku mencapai surgamu, doa arin dalam hati, arin meremas ponsel nya, meski logikanya menolak untuk percaya tetap saja hati arin terasa bagai di cubit, sakit itu yang arin rasa sa'at ini,,
''tiba tiba terdengar deru mesin mobil berhenti di halaman, arin sudah hafal siapa pemilik nya,, tanpa berniat menyambut suaminya yang tiba tiba pulang arin masih larut salam pikiran nya,,
''Rin panggil arya sesa'at sudah masuk kedalam rumah,
''Kenapa tidak membalas pesanku, ucap arya sembari.meletak kan kantong makanan yang ia bawa, namun arin hanya diam tidak menjawab,
''Rin kamu gak apa apa kan,, tanya arya lagi sedikit heran kenapa istrinya diam,,
''Ya mas,, jawab arin sedikit gagap
''Kamu gak apa apa, tanya arya lagi,,
''Oh enggak aku gak apa apa, arya menangkap gelagat tak biasa dari istrinya,,
''Kamu gak apa apa kan rin, alih alih menjawab arya balik bertanya lagi,,
''Aku gak apa apa mas, hanya kecapean sedikit tadi habis seresin lemari baju, bohong arin,
''Ya sudah tidak usah di paksakan jika capek, besok lagi juga bisa,
''Sebentar aku buatkan kopi dulu arin bangun dari duduk nya berjalan menuju dapur dan mulai membuat kopi,,
''Sedang arya tampak heran melihat kotak tang tergeletak di karpet bulu, perlahan membukanya dan melihat isi nya
''Tangan arya tampak mengepal rahangnya mengras, sorot matanya tajam, terdengar gemrutuk gigi yang saling beradu,,
''Renata...! mau apa lagi dia,,
__ADS_1
''Dia mau memisahkan kita mas, mau apa lagi, suara arin mengagetkan arya kembali tatapan nya melembut.
''Rin a aku..!
''Tidak usah minta ma'af, jika pun foto ini benar adanya, ini hanya masa lalu, saya sudah mema'afkan dan menerima mas arya apa ada nya tanpa pengecualian, arin berkata sambil tersenyum, meski sebentar tadi hatinya juga sakit, balik lagi suaminya hanya manusia biasa tempatnya kgilaf dan dosa,, toh arya kini sudah berubah tidak seperti dulu lagi,
''Dia tidak akan berhenti sampai disini rin, gumam arya,
''Biarkan saja, kita lihat sejauh mana dia akan bertindak lagi, kita ikuti saja permainan nya, ucap arin lagi,,
''sepertinya kita akan terus menghadapi situasi seperti ini rin, aku sama sekali tidak takut menghadapinya, cuma aku malas jika renata berulah tidak tau tempat di tempat umum, kayak di pesanteren kemarin, bikin malu,, arya berkata sbil mendesah pelan,,
''Kenapa harus malu mas, bukan kita yang sepatutnya menahan malu,, justru renata mempermalukan dirinya sendiri, jika dia terus berbicara lantang di depan umum, seakan aku merebut mu darinya, itu bukan sepenuh nya salah dia juga, renata teramat kecewa karna itu dia tidak ingin melepas mu begitu saja,, terang arin,,
''Aku yang salah rin, aku yang membuat nya kecewa, tapi lebih baik dia yang kecewa daripada aku menyakiti mu, karna aku dan renata tidak terikat ikatan apa apa, berbeda aku dengan mu. mengabaikan mu saja aku sudah sangat berdosa, karna itu aku tidak ingin mengulang kesalahan yang sama, ujar arya pelan,,
''Arin menatap lembut wajah suaminya yang tertunduk,
''Entah yang ku rasakan terhadap mu ini apa aku tidak mengerti. yang jelas aku merasa nyaman di dekat mu dan aku takut kehilangan mu, aku mencintai mu rin,, ucap arya pelan, mata nya menatap manik mata istrinya lembut,
''Arin masih diam tidak menjawab,
''Pasangan hidup mu adalah ladang amal mu, bukan alat untuk memenuhi ambisi ambisi pribadimu, cinta karna Allah dan bahu membahu dalam ketaqwa'an, sehingga panjangnya masa masa ibadah, dalam rumah tangga senantiasa dekat dengan rasa tenang, tidak perlu was was dan ragu menjalan kan nya, pungkas arin,
''Aku akan bersungguh sunguh, seperti yang pernah ku bilang padamu, arya berkata sembari menatap lbut sang istri,,
''Aku percaya padamu mas. aku tidak akan dengan mudah nya memberikan semua hak ku pada wanita lain, seberapa kuat usaha renata mencoba membuatmu kembali sekuat itu juga aku akan mempertahan kan milik ku, pungkas arin lagi,
''Mendengar ucapan istrinya arya tersenyum, bahagia menyelimuti hatinya,
''Aku mencintaimu, aku akan selalu berusaha menjaga dan melindungi cinta kita, serta kepercaya'an mu, terimakasih sudah memberiku kesempatan untuk mencintai wanita istimewa seperti mu, terimakasih sudah mema'afkan semua kesalahan ku, hanya itu yang bisa ku katakan,, ucap arya lembut,
Gengss terimakasih masih setia di lapak receh author meski masih sedikit demam author berusaha updete terus. terimakasih buat kalian love you all'''
__ADS_1
bersambung