Karena Ku Sanggup

Karena Ku Sanggup
cintai aku karna Allah


__ADS_3

''Pagi ini arin sudah tampak lebih segar, setelah selesai sholat subuh arin lanjut mengaji melantunkan ayat ayat suci


al-quran, sedang arya sambil tiduran mendengarkan suara merdu sang istri. yang membuat arya tenang hingga tertidur kembali,


''Arin melepas mukenanya, lalu turun menuju dapur membuat sarapan,


''Arya terbangun mendapati istri nya tidak ada di kamar nya, lalu menyul turun kebawah,


''Mas arya sudah bangun, arin belum selesai,


''Kamu buat sarapan apa rin, tanya arya sambil membuka pintu kulkas mencari minuman dingin sana,


''Aku hanya buat sandwich telur sama sosis, jawab arin,,


''Setelah selesai sarapan arya membantu arin membersihkan rumah, hanya sekedar menyapu dan mengepel lantai,


''Rin setelah ini lanjut membereskan pakaian mu, ucap arya, setelah selesai dengan sapunya,


''Arin tampak tersenyum sembari menyimpan alat pel nya,


''Sebenar nya hari ini aku berencana berkunjung ke pesantren, sudah lama aku tidak kesana mas. ucap arin tersenyum,


''Aku ikut, ucap arya cepat.


''mas arya tidak kekantor lagi, tanya arya,


''Tidak,,! besok hari libur biasanya di kantor tidak begitu banyak pekerja'an,, jawab arya


''Ya sudah, kalau begitu mari kita bersiap, arin berjalan menuju tangga dan pergi ke kamar nya, sedang arya juga menuju kamar nya.


''seandai nya kita sudah satu kamar rin, kita bisa bersiap bersama, batin arya membayang kan,,


''Arya segera membersihkan diri. lalu mengenakan pakaian nya, arya berjalan menuju kamar arin, merasa hubungan nya dengan sang istri sudah membaik tanpa mengetuk pintu arya masuk kekamar arin


''Kosong tidak ada siapa siapa, namun dari arah kamar mandi arya mendengar gemercik air,


''Sambil menunggu arin, arya menjatuh kan tubuh nya di atas ranjang, tidur terlentang sambil melihat langit langit kamar arin,


''Perlahan arin keluar dari kamar mandi berbalut handuk yang melilit tubuh nya, rambut nya yang masih basah ia biarkan tergerai


''Tanpa menyadari suaminya sedang tidur di atas ranjang nya, dengan santai arin membuka lemari mencari baju gantinya, beserta daleman nya,

__ADS_1


''Arya yang menyadari ada pergerakan bangun dari tidurnya lalu duduk, termangu melihat ke indahan yang selama ini berbalut baju besar, perlahan arya meneguk salivanya seret,, beberapa kali mengusap tengguk nya yang meremang,


''Mas aryaaa,,,! pekik arin sesa'at ia berbalik badan,


''Ma..ma'af, arya segera mengalih kan pandangan nya ke tempat lain lalu begegas keluar dari kamar arin,


''Arya bersandar di pintu sambil menetral kan degub jantung yang tak beraturan,


''Sedang arin pun sama, kaget malu bersama'an, sebenarnya tidak salah suaminya melihat nya dalam keada'an seperti itu. arin segera mengenakan pakaian nya,


''Mas arya masuk lah aku sudah selesai, ucap arin pelan menghampiri arya yang masih berdiri di depan pitu kamar arin,


''Ma'af, arya berkata pelan, tak bisa di pungkiri sebagai lelaki normal, wajar jika arya tergoda melihat wanita secantik arin hanya berbalut handuk, yang menampak kan sebagian tubuh nya. yang biasanya nyaris tertutup sempurna bahkan sampai lekukan nya,


''Ter lebih lagi, wanita itu istrinya,


''Arin dan arya sama sama terdiam menikmati rasa gugup yang masih melanda,,


''Biar aku yang keringkan, ucap arya menawarkan diri. mengurangi rasa canggung yang menghampiri,,


''Arin duduk di depan meja rias, sedang arya mengambil satulagi kursi untuk nya duduk di bakang sang istri,,


''Rin,,!


''Hem..!


''arya tak lekas bicara, menghela nafas nya pelan,


''Jangan potong rambut ini. aku suka, ucap arya pelan,


''Lagi dan lagi aku pria yang sangat beruntung, ke indahan yang selama ini tertutup baju dan hijab syar'i mu, hanya milik ku, lanjut arya,


''Arin tersenyum tipis,


''Itu poin ketiga, jawab arin pelan,


''Maksudnya, tanya arya tidak mengerti,


''Seperti yang pernah, aku ucap kan, setiap wanita muslimah menutup aurat adalah perintah dan wajib di jalan kan, poin kedua kita dapat terhindar dari mata lelaki yang menatap lapar, poin ketiga aku menjaganya hanya untuk laki laki yang sudah bersetatus suamiku, arin perkata pelan,


''Arya terdiam sejenak, meletak kan pengering rambut itu di atas meja rias, perlahan mulai menikmati dan mengendus aroma wangi dari rambut sang istri,

__ADS_1


''Tangan arya sudah hinggap di pinggang ramping arin, perlahan meletak kan dagunya di pundak arin, kedua tangan kekar nya sudah melingkar sempurna di perut sang istri,


''Rasa gugup yang tadi sudah menghilang kini kembali datang, tubuh keduanya sama sama bergetar,


''Ini kali pertama arin bersentuhan dengan seorang pria, sedang arya ini rasa pertama sa'at ia menyentuh seorang wanita berbeda sa'at dengan renata,, bersama'an rasa lain yang menjalar di seluruh tubuh nya


''Melihat istrinya tidak bereaksi, arya semakin mengerat kan pelukan nya.


''Rin kapan kamu mengijin kan aku, suara arya terdengar parau,


''Perlahan arin menyentuh tangan suaminya yang melingkar di perut ramping nya,


''Yang membuat aku tidak mengijin kan adalah sikap mas arya sendiri bukan aku, jawab arin pelan namun terdengar gamang di telinga arya,


''Ma'af, menurut mu sikap ku sekarang seperti apa, arya berkata pelan,


''Menurut ku lebih baik dari yang sebelum nya, jawab arin pelan,


''Rin kamu wanita istimewa yang pernah aku temui, arin tersenyum tipis,


''Aku yakin mas arya juga pernah berkata seperti itu pada wanita lain sebelum aku, ucap arin sambil menatap suaminya melalui pantulan kaca,


''mungkin karna aku terbius oleh kecantik kan nya, tapi sekarang ada yang lebih cantik dari yang dulu, ucap arya pelan,


''Jadi jika suatu sa'at ada yang lebih cantik dari ku, apa mas arya akan berpaling, seperti yang mas arya lakukan pada renata, arya menggeleng,


''Bukan seperti itu, aku perpaling bukan karna kecantikan wajah mu, tapi karna ini, kecantikan yang berasal dari sini, kecantikan visikmu adalah nilai ples, dan itu bonus untuk ku, arya berkata sembari menujuk dada arin di mana hati arin berada,


''Secantik apapun seorang istri, bukan jaminan, untuk suami tidak akan pernah berselingkug,, sebalik nya sekaya apa pun seorang suami, tidak akan bisa menjamin seorang istri bisa setia, yang dapat mencegah perselingkuhan bukan harta dan rupa, tapi karna rasa takut pada Allah, terang arin..!


''Oleh karna itu tolong cintai aku karna Allah..! terap kan itu dalam rumah tangga kita, lanjut arin,


''Arya terdiam mendengar ucapan istrinya, jika arya mulai mencintai sang istri setelah mengenal siapa dirinya pribadi nya, berbeda dengan arin istrinya itu sudah mencintainya ketika ia mengucap kan ijab qobul, menikah karna ibadah mencintai nya karna Allah,,!


''Sekali lagi aku ucap kan terimakasih, kamu telah mengajariku banyak hal, ucap arya pelan



terimakasih yang masih setia dilapak receh author


bersambung,,

__ADS_1


__ADS_2