Karena Ku Sanggup

Karena Ku Sanggup
sangat menyakit kan


__ADS_3

Arya melihat ibu arin sedikit ketus sa'at bicara dengan arin, pilihan arin belajar di pesantren di anggap tidak bisa mencari pekerja'an yang layak, karna lulusan pesantren,


''Mbak tari tidak bekerja, tanya arin sa'at masuk kekamar kakak nya,


''Sudah dua hari ini aku kurang enak badan rin, aku ijin dua hari besok juga sudah masuk kerja lagi, ucap tari pelan wajah nya masih sedikit pucat,


''Kalau masih sakit kenapa tidak ambil cuti lagi mbak, biar sembuh dulu,, ucap arin memberi saran,,


''Kalau tari sering ijin siapa yang akan mencari uang, ayah mu tidak bekerja, tari bukan kamu lulusan pesantren sudah pasti tidak akan bisa mencari pekerja'an yang gajinya besar, mengandal kan suami kaya yang seharus nya menikah dengan tari bukan kamu. trocos ibu nya arin,


''arya yang duduk di depan dengan ayah nya arin sayup sayu masih bisa mendengar dengan jelas,


''Bu tidak enak dengan suami arin, jika dia mendengar nya..! ucap tari pelan,,


"Arin hanya diam, arin tidak pernah bisa melawan ibunya wanita yang melahirkan nya.


"Percuma bicara dengan ibunya yang sedikit emosian, lebih baik diam,,


"Rin jangan dengar omongan ibu, jangan di masuk kan hati, ucap tari tak enak hati,


"Arin tersenyum lalu menggeleng..!


"Arin tidak pernah memasuk kan nya dalam hati mbak, ibu adalah ibu arin orang yang telah melahirkan arin, bagi arin ibu sedang menasehati arin dengan caranya, arin berkata sambil tersenyum


"Rin bagai mana hubungan mu dengan suamimu, kemarin mbak sempat bersitegang dengan pasien mbak, renata ucap tari pelan,,


"Hubungan ku dengan mas arya semakin mambaik mbak, mas arya juga tampak sudah mengahiri hubungan nya dengan renata, apa renata marah sama mbak tari, tanya arin sedikit kuatir,


"Tari tersenyum biarkan saja, jangan di pikirkan soal itu, yang terpenting sekarang buat arya tidak menyesal karna memperjuang kan mu, ucap tari lembut,


"Arin mengerti mbk, arin menunggu mas arya mengerti arti pernikahan yang sesungguh nya, menikahi arin karna menyempurnakan agama nya mencintai arin karna penciptanya. menyempurnakan pernikahan ini karna hati nya sudah yakin dan siap untuk menjadi imam arin, terang arin,,


"Masa Allah rin arya pria yang sangat beruntung mendapat kan mu, lanjut tari,,


Hari semakin siang hari ini arya tidak kekantor setelah mengantar bik sumi ke terminal, arya lanjut mengikuti sang istri berkunjung ke rumah kedua orang tuanya,


"Ayah arin pamit pulang, mas arya mau lanjut ke kantor, pamit arin


"Bu arin pulang dulu,, ini ada sedikit buat ibu belanja, ucap arin pelan,,


"Ya terimakasih, jawab ibu arin ketus,


"Mbak tari arin pulang dulu, semoga cepat sembuh, ucap arin,

__ADS_1


"Terima kasih rin, jawab tari,


"Nak arya baik baik bawa mobil nya, sebentar lagi jam makan siang jalanan pasti sedikit ramai nasehat ayah arin,,


Arya mengaguk tersenyum, setelah berpamitan arya melajukan mobil nya,


"Kita mau kemana lagi, tanya arya lembut,,


"Pulang, aku di rumah masih banyak pekerja'an. ucap arin pelan,


''Kenapa kamu tidak bilang dengan ibumu kamu bekerja di perusaha'an ku, tanya arua ragu,,


''Percuma bicara dengan ibu,,! ibu tidak akan percaya, jawab arin,


"Apa sebaik nya kamu kerjakan perkerja'an mu di kantor saja. disana sudah di sediakan semua keperluan mu, dengan ragu arya berkata memberi saran,


''Arin tampak berfikir, di rumah dia sendiri tidak ada bik sumi yang biasa nya menemani arin di waktu senggang,


''Boleh, tapi dengan satu sarat aku tidak mau ada yang tau aku istri anda, ucap arin,,


''Kenapa seperti itu, tanya arya tidak mengerti,


''Biarkan mereka berteman dengan ku karna hatinya bukan mendekatiku karna setatus ku istri dari bos nya, jawab arin,,


''Kita sekalian makan siang setelah itu baru ke kantor, ucap arya meberi saran,


''Arin mengaguk mengiyakan, perlahan arya mencari restoran tak jauh dari kantor,,


''Kita sudah sampai turun lah, arya berkata lembut.


''Arya masuk kedalam restoran di ikuti arin di samping nya berjalan beriringan mencari meja kosong,,


'Tak berapa lama pelayan datang mengambil pesanan, setelah memesan makanan arin dan arya sibuk dengan poncel masing masing tidak ada percakapan di antara mereka, sampai pelayan datang membawa pesanan kedua nya,


Arin dan arya menikmati makan siang mereka dengan tenang, tidak ada percakapan hingga selesai. arin pamit ke toailet...


''Tanpa arya sadari datang renata dengan wajah sinis nya,,


''sepertinya kamu tampak sangat bahagia,


''arya kanget tiba tiba mendengar suara renata di depan nya,


''Aku tidak ingin membuat keributan di sini, ucap arya cepat,

__ADS_1


''Seburuk itukah aku di matamu ar, aku hanya karna ngin menyapamu,


''Re..? aku tau kamu masih kecewa dan terluka, aku mengucap kan beribu kata ma'af, aku tau kata ma'af tidak mungkin bisa mengobati luka mu, setidak nya aku ingin kita baik baik saja. dan masih bisa berteman,


''Tidak semudah itu, apa kamu pikir aku bisa melupakan kebersama'an kita selama lima tahun ini, ucap renata sinis,


''Lupakan lah aku re' aku yakin masih banyak laki laki yang ingin mencintaimu, kamu cantik,


'Aku bukan kamu ar' yang dengan mudah nya berpindah ke lain hati..! di sa'at kita masih bersama,


''Arya terdiam sejenak, meladeni setiap ucapan renata akan memperkeruh suasana, renata yang sudah tampak marah mengepal kan tangan nya,


''Ingat aku tidak akan melepas mu begitu saja, terlebih lagi merelakan mu bahagia dengan wanita itu, renata pergi meninggal kan arya dengan amarah nya.


''Arya menghela nafas nya pelan, melihat arin belum juga datang dari toilet,


''Kenapa anda tampak tegang sekali ucap arin tiba tiba mengaget kan arya,


''renata tidak berulah disini kan lanjut arin,


''Arya menatap arin lekat,,


''Kamu tau renata di sini, tanya arya,,


''Aku tau dan mendengar semua nya,


''Anda tau renata teramat sangat kecewa, kemarin anda membuat nya menjadi wanita yang sangat istimewa dan sepesial, dan hari ini anda menghempaskan nya, itu pasti sangat menyakit kan bagi renata,


''Karna itu dia tidak mau melepaskan anda begitu saja. tidak ada yang lebih menyakitkan dan di mengecewakan oleh seseorang yang kita pikir tidak akan pernah menyakiti kita, karna itu renata menghalal kan segala cara, ucap arin,


''Renata tidak salah. dia hanya memperjuangkan cintanya,


''Apa maksud mu, tanya arya,,


''Cinta tidak pernah salah, hanya kita yang salah menempat kan nya,


''Tampak pelayan datang membawa bil pembayaran makanan mereka, arin menghentikan ucapan nya,


''Arya membayar makanan nya menggunakan debit card nya. dan pelayan segera memprosesnya,


''Terimakasih ucap pelayan itu mengembalikan debit card arya,,


''barasambung

__ADS_1


__ADS_2