KEKUATAN CINTA RANIA

KEKUATAN CINTA RANIA
BAB 13 : TITIK KUNCI


__ADS_3

" kenapa para bodyguard itu membuntuti kamu ? " Rania mendelik takjub sekaligus heran kenapa pria asing ini menekannya dengan pertanyaan itu.


" apa yang membuat mereka seperti mengincar dirimu ? " pria itu menyentuh lembut pipi Rania sesaat tapi Rania menepiskan tangannya ,memalingkan muka



" aku juga tidak tahu siapa mereka,sama tidak tahunya siapa dirimu " desis Rania walau dia merasa kecut dan takut... dia tidak mau terlihat benar-benar lemah tak berkutik saat ini.


" kamu siapa ? kenapa tadi kamu ...." ucapan Rania terhenti saat pria itu menahan bibirnya yang bicara dengan jemarinya....terbelalak ingin berontak tapi seperti tidak berdaya....pengaruh pria ini seperti membelenggunya.....dia hanya bisa menatap tanpa berkedip saat pria itu melepaskan satu-satu jemarinya dari bibirnya....mengusapnya secara perlahan....sedikit menekan....dan sarat kelembutan....Rania merasa terbuai....dan sungguh....ini membuatnya pertama kali tidak merasa takut dengan pria asing yang baru dilihat hari ini....kenapa dia seperti merasa dekat sekali.



Kemudian dengan gerakan perlahan pria asing itu mendekatkan wajah....untuk menggantikan jemarinya dengan sentuhan bibir....Rania tak kuasa bergerak....masih dengan mata terangnya yang menyala....dan jantungnya yang berdegup kuat....merasakan dengan sepenuh kekuatan indera perasa saat pria itu menempelkan bibir....apa mereka akan berciuman ? ya Tuhan.....tubuhnya merasa bergetar....tapi pria itu hanya menyentuhkan bibir sekilas...tidak menciumnya....Rania sudah merasa sesak nafas....malahan pria itu menjauhkan wajahnya dan tersenyum tipis....



" Apa kamu akan menyerahkan dirimu sepenuhnya pada pria asing yang baru dikenal ? " Rania tersentak....begitu kaget mendengar kata-kata lembut pria itu yang tepat mengenai sasaran....dia sejenak terdiam....tak tahu harus bicara apa....ingin marah....tapi bukankah tadi dia memang seperti berharap pria itu akan menciumnya ?.


" aku akan menciummu cantik....tapi kurasa tidak etis melakukannya disaat kamu belum tahu siapa aku " pria asing itu kembali membelai pipi Rania,lalu beranjak melangkah dari dirinya.....sungguh Rania kehilangan semua hal yang bisa dia lakukan atau apa yang akan diucapkan....tentunya dia lebih tepat seperti wanita yang baru kena hipnotis....seperti linglung....dia memperhatikan saja pria asing itu duduk disalah satu sofa sederhana dan menyilangkan kakinya....tubuhnya dia sandarkan kesandaran kursi....dan tangannya direntangkan kebelakang sandaran.....dia menatap Rania keseluruhan dari ujung rambut sampai ujung kaki....dengan tatapan menilai yang pasti tapi bagi Rania itu luar biasa melebihi sentuhan tangan asli.



" Sebenarnya kamu siapa ? kenapa kamu disini ....dan tadi didepan dua pria berjaket hitam tadi kamu mengaku kekasihku " kata Rania menatapnya dengan posisi tetap berdiri dibalik pintu.


__ADS_1


" mereka tadi adalah dua bodyguard andalan bos Abian Delvano " jawab Pria itu menyahut santai tanpa bermaksud menutupi.



" Abian ....." Rania tidak melanjutkan kata nama terakhir....Delvano ? bukannya Richo juga bernama akhir Delvano ?



" Ya.....Abian Delvano .. .bos petinggi Arrayan Gruf....dan saat ini kedudukannya lebih banyak dialihkan pada putra hasil sekandalnya dengan saudara iparnya sendiri....tapi secara pengakuan pegal....Zericho Delvano dianggap keponakannya....padahal secara garis darah....dia adalah putra Abian....hasil dari perselingkuhan....kakaknya....Rayyan Delvano....sedang sakit-sakitan....dia tidak tahu hubungan macam apa yang terjadi antara istri dan adiknya....sampai sini ....kamu paham ? " Rania tercekik.....bisa -bisanya dengan semudah itu dia mengetahui silsilah kelahiran mantannya itu dari pria asing ini....dan mengenai Arrayan Gruf....dia sama sekali tidak tahu kalau petingginya saat ini adalah paman atau ayah secara kultur darah adalah bernama Abian.....kedudukan sementara....sedangkan....petinggi paling berkuasa adalah kakak dari bigbos yang dilihatnya digudang.....Rayyan Delvano....dan dia sedikitpun tidak tahu bahwa sudah setengah tahun lebih ini bekerja pada perusahaan ayah dari mantan brengseknya....Zericho Delvano.



" apakah kamu bermaksud mengatakan kalau Richo.....yang ingin memperkosa aku tadi adalah Zericho Delvano....orang yang kamu maksud " Rania ingin membungkam mulutnya karena begitu takjub dengan realita ini....selama berhubungan dengan Richo dia hanya tahu sebatas Richo adalah putra pengusaha besar....selebihnya dia nol sekali....dan sepanjang yang dia ketahui Richo adalah pemuda yang tidak terlalu jauh menggeluti dunia bisnis ayahnya ....dia hanya hobby menikmati kemewahannya saja tanpa berniat terjun langsung kedalamnya.



" kamu belum ingin berganti pakaian robekmu itu Rania ? hasil dari kreasi Richo tadi ? " Rania terbelalak....tanpa sadar bukannya ngeri atau takut....dia maju beberapa langkah mendekati sofa.



" ka....kamu " dia bertanya dengan suara tercekat....matanya semakin menyorot tajam pria asing itu.


" Darimana kamu tahu bajuku robek ? dan darimana kamu tahu....namaku Rania ... ? tunggu ...." Rania semakin maju....mengerutkan alis melihat pria itu tersenyum kecil sepeti merasa lucu,bukannya yang tahu bajunya robek hanya beberapa orang,apa orang ini ?....Rania sudah ingin mengulurkan tangan....menarik topi yang menutupi rambut pria itu.....namun pria itu menating tangan diudara seperti isyarat mencegahnya untuk tidak melakukan niatnya ....senyumnya semakin terlihat penuh rahasia saat dia berdiri dan melepaskan sendiri seluruh atribut yang ada,seperti topi,kacamata dan menarik cambang palsu yang menghias dagunya....seketika wujud asli orang itu diketahui Rania.....!


__ADS_1


" Hai....Rania....Ara....Nia....atau aku boleh memanggilmu lebih khusus....Aya....lebih cocok untukmu " senyum Dion yang membuat Rania kian terbengong-bengong.



" pak Di...." Rania tidak melanjutkan ucapannya....tubuhnya terasa kian menegang....



" Ya ...aku Dion Anggara .....pria yang menggagalkan aksi perbuatan cabul Richo tadi " Dion duduk kembali disofa ,tanpa melepaskan tatapan dari gadis didepannya....


" Dan kemungkinan sesuatu yang buruk yang akan dilakukan dua body guard bos Abian ....." dia menambahkan dengan ekspresi tenang.


" sekarang Aya.....bisakah kamu katakan padaku....kenapa kamu seperti dikelilingi orang-orang dari gen Delvano .....apa yang membuatmu berada disekitar mereka.....? " Rania kebingungan harus menjawab apa.....tapi ekspresinya setelah kaget tadi....dia sedikitpun tidak merasa takut atau sungkan lagi pada pria ini....yah.....setidaknya Dion Anggara sudah menyelamatkannya dari dua jenis kasus terkhusus untuk malam ini.



" tolong bantu aku untuk menjawabnya juga....karena aku tidak tahu harus mengatakan apa ? " Rania memilih memberi jawaban pasif.....kalau Richo ingin melakukan tindakan amoral padanya tadi anggap karena dia merasa menyesal waktu menjadi kekasihnya Richo kesulitan untuk mendapatkannya....mendapatkan dalam artian lebih jauh sekedar dari berciuman.....Richo menuntut mereka melakukan hubungan badan seperti pasangan suami istri....sedangkan Rania tidak bisa melakukannya ....untuk berciuman saja.....dia hanya berani memberikannya pada Richo sebanyak tiga kali selama satu tahun hubungan mereka....itupun hanya ciuman singkat tanpa rasa....



Dan untuk kedua pengawal Abian yang menurut keterangan Dion adalah ayah dari Richo tapi secara pengakuan hanya sebagai paman.....itu sudah bisa ditebak bahwa kecurigaannya benar.....salah satu pengawal bernama Denny pasti sudah mencurigai bahwa dia mengetahui seluruh percakapan mereka digudang hati ini....itu sebabnya dua pengawal itu menguntitnya sampai kesini....memikirkan itu Rania mulai dirundung ngeri....



" aku harus jawab apa ? " Dion menjawab dalam kemantapan tanpa keraguan.

__ADS_1


" selain menurut feeling aku ....kamu menjadi inceran mereka karena kamu memiliki pegangan sesuatu dari mereka yang harus mereka bungkam agar tidak kamu ungkapkan....benar begitu Aya ?


__ADS_2