KEKUATAN CINTA RANIA

KEKUATAN CINTA RANIA
BAB 27 ; BERDARAH


__ADS_3

Dion sedang mengantri di pom bensin saat dia melihat pria itu,awalnya dia belum terlalu menyadari hal itu....lalu saat seorang pengendara sepeda motor Ninja keluaran terbaru dengan kisaran harga 66 juta an itu parkir dan berhenti tepat disamping mobilnya dan entah kenapa Dion yang saat itu menurunkan kaca mobil melihat si pengendara melepaskan helmnya....wajah itu mengingatkannya pada sesuatu.....ya .....dia ingat sekali,Dion mencari celah kesempatan membuka hapenya untuk melihat rekaman salinan percakapan bos Abian dengan seorang tekhnisi yang merusak rem mobilnya itu,suatu percakapan yang berhasil direkam Rania secara gamblang walaupun tidak mencakup dari awal karena terlihat awal rekaman itu Charlie sudah habis babak belur dipukuli oleh pengawal Abian.


Tapi itu sudah mencakup topik inti dari pembuktian kejahatan bos Abian terhadap kecelakaan yang menimpanya tempo hari,Dion menatap layar hape itu,untungnya antrian pengisian bensin itu masih sedikit lama dan dia masuk kebarisan urutan ke lima,jadi dia cukup punya banyak waktu melihat segalanya lebih terperinci


lalu dia menatap secara hati - hati pada wajah pengendara ninja itu,seperti tidak terlalu kentara.....Dion menutup kaca mobil nya sedikit untuk menyembunyikan layar hapenya supaya tidak ketahuan Charlie.....dan beberapa kali mencuri pandang.....untungnya Charlie tidak mencurigai hal itu,dia tidak merasa sedang diamati dan Dion sudah sangat bisa meyakinkan bahwa pengendara motor ini adalah orang yang sama dengan yang ada didalam rekaman.


Walaupun wajah orang dalam rekaman itu sedikit tertutupi oleh benjol dan noda darah diseputar Mata,hidung dan mulut tapi tidak bisa membuat satu penyangkalan kalau mereka tetap satu wajah.....Dion semakin dalam mengamati pengendara itu......ada beberapa bekas memar dan sedikit benjolan diwajahnya.....tidak terlalu jelas atau hanya terkesan samar tapi itu cukup baginya untuk mempertegas hal itu.


Ketika dia mulai menyetir untuk merangsek maju diantrian,pengendara itu juga beriringan maju bersama mobilnya,ini satu kesempatan bagus,Dion akan mengikuti pria itu dan kalau ada satu peluang bagus dia akan berdiri berhadapan dengan Charlie.


Mobil Dion sudah lebih dulu keluar dari pom bensin,dan Dion sengaja memperlambat jalur mengemudinya,tak lama pengendara itu sudah keluar juga dari pom dan mulai beriringan dibelakang mobilnya....karena mungkin merasa mobil Dion terlalu lambat didepannya.....Charlie mempercepat laju motornya dan melesat disamping mobil Dion untuk mendahuluinya,saat itu waktu sudah menunjukkan pukul setengah 9 malam dan mereka sudah melalui jalur lintas pinggiran kota.....bukan lagi jalan ramai yang padat lalu lintas pengendaranya,jadi gampang bagi Dion mengemudi super cepat dan mengejar sepeda motor ninja milik Charlie,hanya dalam tempo lima menit lebih mobil Dion sudah bisa beriringan dibelakang motor itu.

__ADS_1


Dion merasa sangat beruntung karena rupanya tujuan perjalanan Charlie searah dengan dirinya.....dan itu membuat Dion tidak harus bersusah payah berpindah jalur.....dia harus bisa memepet sepeda motor ninja itu dan saling salib dijalan.....dengan begitu dia akan bisa memancing Charlie untuk memperlambat laju motornya dan akhirnya terkepung olehnya.


Charlie awalnya menganggap biasa saja pada mobil mewah silver yang mengikuti dibelakangnya itu,tentu saja dia tidak curiga kalau itu mobil Dion karena Dion memakai mobil lain diluar dari mobil yang sudah di rusak oleh Charlie .....merasa bahwa kentara dia mulai diikuti adalah ketika Charlie saat sampai dipertigaan dia memilih belok kanan,sedangkan Dion seharusnya untuk menuju kerumahnya di pinggiran kota yang menuju tujuannya itu harus belok kiri.


Dan Dion mengikuti arah sepeda motor Charlie yang mulai dikendarai pria itu super cepat,bahkan seperti terbang di hembusan angin,Dion menekan pedal gas.....dan mobilnya pun melaju lebih cepat seperti kilat,jalanan terasa sunyi.....kawasan perumahan penduduk semakin berjarak satu - satu per 15 meter.....hanya ada beberapa mobil yang melintas berpapasan dengan mobilnya.


Dion mampu berdampingan dengan kecepatan sepeda motor Charlie,dan Charlie menoleh dari balik helm.....nya,dan Dion terus memepet motor itu kearah kiri agar Charlie kian terpojok dan terpapar kepinggir jalan.....dan Charlie tidak mungkin memotong jalan atau berbalik arah....dan dia mulai kewalahan.....karena sepeda motornya sudah turun dari aspal jalan yang mulus namun Dion tidak berhenti.....menekan pedal gas lebih cepat dan mengerem menghalangi dan memotong jalan yang akan dilalui Charlie,menurunkan mobil ketepi jalan dari aspal yang mulus setelah membelok kekiri,bersamaan oleh hal itu.....karena Charlie tak mungkin mengelak lagi,terpaksa mengerem motornya mendadak juga.....dan untungnya dia tidak sampai terjatuh.....dia mengamati pemilik mobil yang turun perlahan dari mobil.....


namun Charlie tidak ingin turun dari sepeda motor yang dikendarainya dan dia menatap pria itu....yang berjalan dalam kemantapan menuju kearahnya.....dengan langkah perlahan dia semakin mendekat dan dia tidak tahan untuk tidak berseru pada pria tak dikenal itu.


matanya menantang tajam dari balik helm berpenutup yang dia kenakan....dan Dion tepat berhenti satu langkah dari sepeda motornya lalu menarik kerah baju Charlie agar turun dari sepeda motor itu.

__ADS_1


Mendapat serangan sepihak itu Charlie tidak terima,tubuhnya memang tertarik paksa agar turun dari motornya,tapi dia berhasil mencengkeram tangan Dion dilehernya dan membuatnya merasa tercekik itu....dia sedikit kesulitan bernafas....karena cengkeraman Dion dikerah bajunya sangat kuat,bahkan dia kakinya agak terangkat .....


" kamu sudah gila ? kamu siapa ? " dia berkata terpatah-patah.....kesulitan bicara,Dion menyeringai dan menarik helm yang menutup kepalanya lalu menghempaskannya setengah mendorong Charlie kebelakang mundur beberapa langkah.....Charlie terjatuh dan dia terbatuk sambil memegangi lehernya.


Tapi rupanya serangan Dion tidak berhenti sampai disitu saja,dia kembali membungkuk dan belum sempat bagi Charlie untuk menghindar dan berdiri dari tempat nya terjengkal tadi Dion kembali menampar wajahnya dan sekarang menarik kerah bajunya lagi,memaksanya agar bangkit dengan terseret.


" kamu belum sadar dan tahu siapa aku heh? " Dion menyarangkan tamparannya lagi.....dan ini mampu membuat Charlie tertelungkup wajahnya mencium tanah ....hidung Charlie mulai berdarah.....dia sudah mulai kewalahan....tapi diluar dari perhitungan Dion yang tidak sempat melihat gerakan spontan Charlie yang lekas berbalik bangun dan pria itu mengeluarkan pisau kecil lipat dari balik jaketnya lalu melayangkannya kearah Dion yang ingin kembali meraih tubuhnya.....Dion terkejut dan tak sempat membaca ada gerakan tak terduga itu,dia tak sempat mengelak.....satu sayatan dari sabetan pisau kecil itu mengenai bagian dadanya....untungnya gerakan sayatan itu tidak terlalu kuat dan dalam.....Dion terhuyung mundur dan kesempatan itu dimanfaatkan Charlie untuk mengarahkan pisau kearah Dion.....bermaksud membuat Dion mundur dan nyalinya menciut....gertakannya itu sedikit membuat Dion gentar juga....dia mengusap sedikit bajunya yang robek dan mulai mengeluarkan darah.....


Charlie mengacung-acunhkan pisau kesana kemari dengan liar lalu sambil bergerak mundur dia menakut-nakuti Dion.....dan dia mengambil kewaspadaan Dion untuk berhati-hati dan menjaga jarak itu untuk kembali naik kemotornya,memandang pada Dion dan masih dengan satu tangan teracung memegang pisau , Charlie menghidupkan mesin motor,dan membawa motornya itu secepat kilat meninggalkan Dion yang tak sempat mengejar lagi....karena gerakan langkahnya yang agak melambat,dia mulai memegangi dadanya dari luka sayatan pisau itu....yang walaupun tidak banyak darah yang mengucur dan hanya satu tetesan kecil-kecil tapi tetap akhirnya mampu membuat bagian baju yang tekena sobekan itu membasah oleh warna merah.


##########**********###########

__ADS_1


Visual Charlie Adrian.



__ADS_2