KEKUATAN CINTA RANIA

KEKUATAN CINTA RANIA
BAB 40 : PERASAAN YANG TERSIA-SIA


__ADS_3

" Jadi kapan kita akan menikah Richo sayang ? " Arnella yang bersandar didinding lift ketika Richo setengah mendorong tubuhnya dan mereka berpagutan dengan sangat panas karena saat itu hanya mereka yang ada didalam lift itu.


" bukannya kita lebih baik menjalani kehidupan seperti ini ? bercinta....bemesraan dan....." Richo kembali memagut bibir Arnella dan gadis itu membalasnya lagi dengan penuh gairah....tangan Richo bergerilya untuk menyingkap rok pendek Arnella agar naik keatas dan tangannya bisa masuk lebih menyusup kebagian daerah sensitif wanita....dan pintu lift terbuka....tindakan mesum keduanya tertangkap oleh pandangan Dion dan Rania yang ingin turun kelantai dasar,sama -sama saling terperangah....terutama Rania yang sesaat ternganga,lalu memalingkan muka dengan dada yang bergemuruh dan bersembunyi kebahu Dion yang memeluk pinggangnya.


Sementara Arnella dan Richo yang kedapatan berbuat hal itu awalnya memang sedikit merasa malu,tapi mereka sama-sama menganggap itu hal adalah biasa meski itu dilakukan ditempat umum,terutama bagi Arnella,...dia senang sekali karena Rania melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana dia berhasil merebut Richo itu dari tangan Rania dan senang mempertontonkan kemesraan mereka tanpa ada yang harus ditutupi,tapi ketika melihat tangan Dion yang berdiri di sebelah Rania terlihat jelas sedang menggamit rapat pinggang gadis itu,dan Rania memeluk lengan Dion,seketika wajah cantiknya berubah merah karena marah sekaligus begitu iri....dia tahu siapa Dion Anggara dan pernah melihatnya disuatu pesta salah satu teman nya yang bekerja sebagai staff perusahan Anggara Global Corf itu.


Sedangkan Richo ketika melihat Dion yang mengerling tajam kearahnya hanya memasang wajah datar tanpa ekspresinya,walaupun dia pernah dipermalukan pria ini ditoilet di acara pestanya....tapi dia mencoba ber- ekspresi senatural mungkin seakan tidak terjadi apapun antara mereka.....dan berbeda ketika dia melihat Rania yang saling berangkulan dengan Dion,hal itu begitu sangat mengejutkannya,tanpa bisa dicegah rahangnya seketika mengeras oleh rasa marah dan juga perasaan tidak terima,karena Rania yang walaupun dia selingkuh dengan Arnella dibelakang gadis itu,tapi dia memiliki perasaan khusus tertentu pada gadis yang bersama Dion Anggara saat ini.


Sesaat ketika kaki nya melangkah keluar pintu lift berpapasan dengan Rania dan Dion yang tidak sedikitpun memilih untuk minggir,jadi terpaksa pelukan Arnella ketangan Richo terburai dan mereka terpaksa berjalan satu - satu saat melewati tubuh Dion dan Rania dan keduanya tanpa sengaja melihat pada cincin yang melingkar dijari manis Rania,yang sama bentukannya dengan cincin di jari manis Dion,seketika hal itu membuat hati Richo meradang.


" Hebat juga Ara,baru putus sepuluh hari darimu " Arnella menolehkan kepala,raut wajahnya memancar keseluruhan perasaan hatinya yang begitu tidak suka melihat Rania selalu beberapa tingkat diatasnya, mereka ketika itu berjalan bersisian dengan Richo menuju kamar omnya Richo,Abian Delvano.....dia mengabaikan pelototan tajam mata Richo yang mendelik tidak senang mendengar ucapannya itu.

__ADS_1


" kamu tidak suka Richo ? karena apa ? karena Ara sepertinya begitu cepat melupakanmu,dan gebetannya bukan orang sembarangan....fuiiijhh.....Dion Anggara .....CEO itu lagi,sungguh diluar dugaan " perasaan antara takjub tapi juga ingin berada diposisi Rania saat ini,sikap serakah dan selalu ingin memiliki apa-apa yang ada pada Rania terbersit sekilas ke permukaan wajahnya.


" berhentilah mengoceh tidak menentu Nella,Nia itu bukan nya seberuntung itu,barangkali dia masih mencintaiku tapi dia hanya ingin mendapatkan hartanya Dion saja " cetus Richo sekenanya dan hanya berpraduga tak berdasar didalam hatinya.


" Hem....kamu berharap Ara masih cinta ? " Arnella tersenyum seperti sebuah ejekan.


" kenapa Richo ? kamu ada rasa sama dia ? " Richo mengedikkan bahu,seperti menyanggah tebakan Arnella,sebenarnya dia hanya tidak ingin semua orang tau terutama didepan Arnella,ketika dia diputuskan oleh Rania,dia merasakan ketidakrelaan,tapi juga dia bingung harus bersikap bagaimana didepan Arnella ini


" Bagaimanapun aku dan Rania menjalin hubungan nyaris satu tahun,tidak mungkin tidak ada yang membekas dihatinya dan dihatiku juga " sahut Richo sedikit lirih menyuarakan perasaannya


" Tapi kamu salah " belalak Arnella menatap Richo antara tidak percaya tapi juga setengah marah.

__ADS_1


" kamu sadar ? kalau Ara tidak mungkin mencintaimu begitu dalam,berbeda denganku .....aku mencintaimu,aku menyerahkan semua yang kumiliki padamu .....apa kurangnya aku ? segala hal sudah kuberikan padamu yang tidak bisa diberikan Ara,sedangkan Ara ? apa yang bisa kamu dapatkan darinya ? coba aku tebak.,dan katakan kalau tebakanku benar,karena.......Ara selalu curhat padaku kalau katanya dia kesulitan mencegahmu hanya untuk meminta ijin mencium bibirnya ? lah....aku ? kamu bisa rasakan kan ? apa lagi yang tidak kuberikan padamu ? " saat itu....bahkan Arnella masih virgin ketika berhubungan pertama kali dengan Richo....dan mereka tahu itu.....


Arnella hanya berharap Richo lebih serius untuk memilihnya dan melepaskan Rania....dia hanya senang dan begitu bahagia kala menyaksikan Rania akan terkapar dalam keterlukaan saat kekasihnya ternyata menduakannya,dan itu tak lain serta tak bisa disangkal adalah temannya sendiri.....dia pikir Rania masih terpuruk pada derita,dan dia ingin bertepuk tangan.dalam bahagia karena merasa menang.....tapi diluar dugaan ternyata dia sudah berdiri tegak dan menggandeng seorang Dion Anggara.


" Tidak mungkin Rania melupakanku sebegitu cepatnya..... Nella " sanggah Richo mencoba meyakinkan suaranya sendiri,sekaligus perasaan dalam hati.....semua yang dikatakan Arnella adalah kebenaran dan dia kesulitan untuk tidak terpengaruh pada ucapan Arnella itu.


" tidak mungkin? kamu tidak punya mata ? apa kamu tidak liat....bahkan Rania memiliki cincin yang sama dengan yang ada pada Dion,atau jangan-jangan mereka sudah bertunangan " suara Arnella yang berkeras itu membuat perasaan Richo kian terbakar api cemburu,Arnella juga sangat cemburu,tapi perasaan cemburunya itu lebih pada perasaan dengkinya dan memikirkan jalan bagaimana Rania sebegitu mudahnya memiliki keberuntungan nasib jauh lebih diatasnya.


Lepas dari Richo yang merupakan anak tunggal dari Rayyan Delvano,pengusaha sekaligus pebisnis dan pemilik perusahaan raksasa Arrayan Gruf.....sekarang dia dengan begitu entengnya memiliki Dion Anggara....dan apakah cincin yang saling melingkar dijari manis mereka merupakan pertanda kalau hubungan mereka lebih dari sekedar serius dan mengarah kepernikahan ? dan dia begitu meradang saat melihat wajah ketidakrelaan Richo yang seperti terlihat marah melihat Rania bersama pria lain.


Dan dia sendiri ? dia hidup dalam ketidakpastian,menanti Richo mengikat hubungan mereka kejenjang pernikahan....tapi boro-boro melakukan itu,Richo saja belum pernah sedikitpun membawanya kehadapan orang tuanya.....selain hanya memperkenalkannya pada adik dari Rayyan Delvano,yaitu om nya Richo yang merupakan Abian Delvano.....itupun hanya satu kali setelah Arnella begitu mendesaknya agar serius pada hubungan mereka....tapi sangatlah tidak memuaskan .....Richo berdalih kalau orang tuanya pergi keluar kota,dan dia terpaksa hanya membawanya pada om Abian paman dari pria itu,dan sekarang.....entah kenapa Richo mengajaknya lagi menemui pamannya itu....dan entah untuk dasar apa,Richo belum menjelaskan maksudnya.

__ADS_1


__ADS_2