Kelembutan Hatimu

Kelembutan Hatimu
Perdebatan Kecil Denan Twins K


__ADS_3

"Sudah saatnya menjeput. twins K, keasikan baca , hampir saja lupa," gumam Gesit.


Kemudian Gesit memanggil sopir keluarga nya untuk mengantarnya menjemput twins K.


"Pak Udin, sudah saatnya jemput twins K , let's go nanti kita telat,"


"Baik Nyonya,"


"Mohon maaf Nyonya muda, apa kita lewat jalan pintas saja agar lebih Cepat sampai," tanya sang sopir.


"Oke pak Udin, tapi tetap hati-hati bawa mobilnya ya," titah Gesit.


Benar saja jarak yang ditempuh ke sekolah twins K biasanya dua puluh menit, lewat jalan pintas hanya di tempuh sekitar sepuluh menit.


Tapi jalan pintas yang di lewati cukup rawan karena terlalu sepi pengendara.


"Makasih pak Udin, saya masuk dulu, takut nya twins K sudah menunggu," ucap Gesit.


Pernah satu hari telat jemput twins K, merekapun pulang naik taksi, walaupun mereka sudah dibekali ilmu bela diri oleh Gesit, tetap saja Gesit khawatir.


"Mamaaaa ....," panggil twins K bersamaan.


"Kenapa mama terlambat, apa tadi di rumah terlalu asik dengan buku baru mama," tanya Keenan.

__ADS_1


"Atau terlalu asik di dapur, masak makanan kesukaan kami dan juga papa tampanku?" tanya Keyla.


"Anak anak kesayangan mama ini memang hebat, tau saja dengan apa yang mama kerjakan di rumah,"


"Ayo kita pulang, mbok Darmi pasti kangen seharian ini kalian tidak membuat mbok Darmi kerepotan,"


Anak anak Damar selain genius mereka juga super usil pada seluruh penghuni rumah.


Setelah majikan nya masuk mobil, pak Udin melajukan kendaraannya untuk pulang.


"Pak Udin kita lewat jalan utama saja, jalan tadi terlalu sepi, dan agak sedikit berbahaya karena tidak ada perumahan warga di. sekitar sana,,' titah Gesit.


"Baik Nyonya, saya juga sedikit was was tadi, tapi kan Nyonya bisa ilmu bela diri, makanya saya sedikit nekat lewat jalan pintas,"


"Kok kamu tau jalan itu, kapan kamu lewat sana?" tanya Gesit


"Kemarin waktu mama telat menjemput kami, kami naik taksi lewat sana, karena kami ingin cepat sampai rumah," ujar Key anak perempuan nya.


"Oh ya mam, kami juga dihadang preman, tapi kami bisa melumpuhkan mereka, sekarang mereka jadi teman kami," Keenan kemudian menjalankan kronologinya sampai mereka bisa berteman dengan preman.


"Lain kali hati hati dan jangan pulang sebelum mama menjemput kalian," Gesit berpesan pada anak anaknya.


"Apa mama meragukan kemampuan kami?" tanya Keyla

__ADS_1


"Kelihatannya mama meragukan kemampuan kita ya Key?" ucap Keenan.


"Bukan begitu, mama hanya khawatir saja, mama tau kalian punya ilmu bela diri, tapi mama tetap khawatir karena mama sangat menyayangi kalian,"


"Oh mam, kami juga sayang mama, kan mama sendiri yang bilang jangan ngomong atau berpikir hal hal buruk,. karena apa kak Keen ?" tanya Keyla.


"Perkataan yang tidak baik dan pikiran negatif itu seperti doa," ujar Keenan.


Tak terasa karena berdebat dengan anak anaknya, mereka sudah sampai di kediaman nya.


"Silahkan Nyonya, Aden, dan juga nona muda," pak Udin membukakan pintu mobil untuk majikannya.


"Kalian masuklah dulu, mana angkat telfon dari papa dulu," kara Gesit.


Setelah terima telfon Gesit pun masuk ke rumah menyusul anak anaknya.


Twins K sangat mandiri, mereka juga membuat jadwal rutinitasnya dari bangun tidur hingga tidur lagi.


Papa mereka lebih manja, karena memang mama yang selalu manjain papa.


Kalo mereka nanya, kenapa papa lebih dimanja dari pada mereka, mereka sangat hafal jawaban andalan mama.


"Tugas seorang istri adalah mengabdi pada suaminya, dan papa adalah surganya mama, karena ridho Allah buat mama lewati papa, kelak kalian akan tau maksud nama,"

__ADS_1


__ADS_2