Kelembutan Hatimu

Kelembutan Hatimu
Bisa Gawat Nih


__ADS_3

Keenan dan Keyla pun keluar dari kantor nya dan segera melajukan mobilnya menuju ke kediaman mereka.


Setelah sampai di depan gerbang rumah, penjaga rumah membuka pintu gerbang untuk majikannya.


Keenan membawa mobilnya masuk ke halaman rumah mereka dan mematikan mesin mobilnya.


" Turunlah dulu, kakak mau mengambil baju ganti kita di bagasi mobil," titah Keenan.


" Baiklah, Keyla masuk duluan. Keyla bawa laptop dan berkas berkasnya saja," ujar Keyla.


Keyla segera masuk ke rumah nya dan sudah di tunggu oleh mbok Darmi di ruang tamu.


" Assalamu'alaikum. Keyla pulang," ucap Keyla.


" Wa'alaikum Salam. Alhamdulillah den Keenan sama non Keyla sudah sampai rumah ,"


" Nggak usah pakai teriak teriak, kayak di hutan saja," ucap Keenan.


" Maaf ya mbok Darmi kita pulang terlambat lagi," ucap Keyla.


" Lain kali, si mbok nggak usah nungguin kita. Mbok Darmi istirahat saja kan sudah capek seharian ngurusin rumah," ucap keenan.

__ADS_1


" Iya mbok, benar itu kata bang Ke," ucap Keyla yang membuat sang kakak menyentil jidatnya.


" Pletak ".


" Dasar adik nggak ada akhlak, seenak udelnya sendiri nggak ada sopan sopannya sama orang tua," ucap keenan kesal.


" Dari pada kak ke, kan lebih tua lagi. Iya kan mbok Darmi," ujar Keyla.


Mbok Darmi pun tertawa kecil melihat kelakuan majikannya.


" Udah den Keenan dan non Keyla, waktu Maghrib udah mau habis, jangan berdebat lagi," ujar mbok Darmi.


Setelah selesai dengan ritual mandi nya mereka segera melaksanakan kewajiban mereka sebagai seorang muslim.


Beberapa saat kemudian, mbok Darmi memanggil mereka untuk makan malam.


Keenan dan Keyla pun segera turun untuk makan malam.


" Kalau lagi di rumah aku suka kangen makan malam bersama papa tampan dan juga mama tercinta," ucap Keyla.


" Iya juga sih, tapi apa boleh di kata. Papa dan mama juga lagi merawat Oma yang sedang sakit dan mengurus bisnis papa yang dulu di urus oleh Oma," ujar Keenan.

__ADS_1


" Kak Keenan, week end nanti kita ke rumah Oma ya, Keyla kangen papa tampan dan juga mama," ujar Keyla.


" Baiklah, akan kakak usahakan. Soalnya jadwal kuliah kita kan lagi padat karena kita ngambil SKS nya banyak, agar bisa cepat kelar kuliahnya," ucap keenan.


Sudah hampir satu tahun Keenan dan Keyla setiap makan malam hanya berdua saja. Sebetulnya Keenan juga sangat merindukan kedua orang tuanya.


Tapi keadaan yang memaksa mereka harus berpisah dari orang tuanya, menjadi anak remaja yang harus belajar dewasa tanpa dampingan orang tua mereka.


Setelah makan malam Keenan dan Keyla tidak langsung tidur, mereka lebih senang menghabiskan waktu mereka di balkon kamar mereka masing masing sambil membaca koleksi buku buku mereka.


Sementara Keyla dari tadi siang sudah nggak fokus dengan pekerjaannya dan juga buku buku yang di bacanya.


" Aku kenapa ya, nggak biasanya kayak gini. Ngapain juga wajah pak Reyhan nggak mau ilang dari otak aku," batin Keyla.


" Benar juga petuah dari bang ke kemarin. Ini nih akibatnya, ngulang ngulang nana yang sama jadinya nempel terus di kepala," gumam Keyla.


" Duh, Key makanya kalau di kasih pencerahan oleh bang ke bukan hanya di dengerin harus ada actionnya," Keyla ngomelin dirinya sendiri.


" Maaf ya pak Reyhan, Keyla cuma iseng saja nyebutin nama pak Reyhan berkali kali. Jangan di kutuk gini dong, pan Keyla jadi nggak bisa tidur pulas," batin Keyla.


" Wah , bisa gawat nih kalau sampai Keyla suka beneran sama kakak tua itu, bisa bisa Presdir muda yang menyebalkan marah besar," ucap Keyla

__ADS_1


__ADS_2