
Waktu istirahat pun tiba, hampir semua murid bergegas ke kantin sekolah begitu pun Keenan dan Keyla bersama teman sebangku mereka masing masing.
Keenan pun duduk semeja dengan sang adik kembarnya, sambil membawa makanan kesukaan adiknya.
" Terima kasih kak ..., tau aja kalo Keyla mau persen bakso kuah,"
" Makan lah nanti keburu dingin ...," Keenan bicara dengan nada datar nya.
" Kamu kelihatan nya sayang banget sama adik kamu ..," ucap Riko teman sebangku Keenan.
' Apa kamu punya adik ?" tanya Keenan pada Riko.
" Kenapa kak Riko liatin Keyla ..., kayak gitu,"
Keyla hanya menganggap semua temannya seperti kakaknya, dia masih seperti anak anak umur 8 tahun pada umumnya.
Hanya saja lingkungan pergaulannya membuat dia peka melihat siapa yang tulus dan siapa yang pura pura.
" Gak apa apa .., kak Riko hanya iri saja lihat kalian , "
" Oh kirain ..., Keyla punya salah sama kak Riko,"
" Tau gak ..., kamu itu mengemaskan ..., kalo saja adik kak Riko masih hidup pasti seumuran Keyla,"
" Baru tau ya kak ..., kalo Keyla begitu menggemaskan ..., Papaku yang super tampan saja sering cubit cubit pipi Keyla, "
" Kambuh lagi kan narsisnya ..., dasar gembul, " Keenan mengacak rambut Keyla.
" Bukan narsis kakakku sayang ...., tapi ..., percaya diri, memangnya Kakak gak bisa bedain," Keyla pun protes pada Keenan.
__ADS_1
" Oke ..., suka suka Keyla saja, adik aku yang paling cantik. Udah abisin dulu makanannya bentar lagi masuk kelas,"
Tanpa disadari Keyla merasa kehilangan Rara teman karib satu satunya.
" Kak .., Rara kemana ?"
" Di panggil Chaca katanya ada urusan sama Rara ," jawab Keenan.
Yang Keyla tau Chaca dan teman temannya selalu membully nya dan juga Rara.
Membuat Keyla khawatir.
" Ya Tuhan kak ..., ini bahaya. Kira kira kemana mereka kak Riko ?" tanya Keyla.
" Arahnya tadi ke belakang sekolah ..., tapi..., tempat itu kan sepi mau ngapain Chaca ke sana ," ujar Riko merasa heran.
" Ayo kita susul mereka, jangan jangan Rara dalam masalah ," ucap Keenan.
" Chaca cukup ...," teriak Keenan dan Riko.
Chaca dan kedua temannya pun kaget karena ada yang memergoki mereka yang sedang melakukan hal buruk pada Rara.
" Ada urusan apa kalian ke sini ...,"
" Ini bukan urusan kalian ...," lanjut Chaca.
" Apa yang kamu lakukan dengan teman teman kamu itu kriminal Cha ...," ujar Keyla.
" Rara ..., sini ...," Keyla memanggil sahabat karibnya.
__ADS_1
Keyla dan Rara selama ini selalu diam setiap mendapat hinaan dan cacian dari mereka tapi kali ini sudah melewati batas.
" Maaf Cha ..., kita akan melaporkan ini kepada kepala, kalo kepala sekolah tidak menanggapi kita akan langsung ke pemegang saham terbesar di sekolah ini," ucap Keenan.
" Silahkan saja ..., palingan kalian yang akan di keluarkan dari sekolah ini atas dasar telah memfitnah kita bertiga," Chaca dengan penuh percaya diri mengucapkan kalimat itu.
Selama ini tidak ada yang tau kalo pemilik saham terbesar di sekolah mereka adalah Damar ayahnya Keenan dan Keyla.
" Kamu gak apa apa ..., Ra," Riko pun prihatin dengan keadaan Rara.
" Aku baik baik saja Riko ..., gak usah khawatir lagi pula aku gak suka dikasihani," ucap Rara.
" Riko dan kita berdua bukan kasihan sama kamu ..., hanya kita itu gak mau. kejadian yang sama terjadi lagi,"
" Dan lagi nih Ra ..., kita itu masih SMP bersikaplah seperti anak seumuran kita jangan melebihi batas, cari teman yang banyak cari ilmu yang banyak buat bekel kita nanti ..., bukan malah main bully temen sendiri, " ujar
" Lagian. kenapa kamu diam saja diperlakukan buruk oleh mereka ...,"
Rara pun menceritakan tentang ancaman Chaca padanya dan kalo sampai ada yang tau Rara akan dikeluarkan dari sekolah.
" Wah ..., kayak nya Chaca terlalu banyak baca novel tentang bad girl si mafia sekolah, Keyla juga pernah baca yang itu, "
Pletak .... " Kalo ngomong itu dipikir dulu ...," Keenan menyentil dahi adiknya.
" Terus masalah Rara gimana, Rara takut papa kenapa kenapa ..., papanya Rara kan hanya pengusaha kecil,"
" Tidak akan terjadi apa apa pada papa kamu Ra ..., percaya aja sama yang di atas, Yaman Riko ... Keyla, " ujar Keenan menyemangati Rara agar lebih percaya pada ketentuan Tuhan dari pada ancaman Chaca.
Riko pun berpikir bagaimana mereka bertiga bisa membantu Rara.
__ADS_1
,