
" Maafin Keyla ya kak ..., Keyla nggak ada maksud seperti itu. Keyla hanya tidak terbiasa berpisah jauh dari Bang Ke yang menyebalkan itu.
" Nggak apa apa, kakak paham apa yang kamu rasakan. Apalagi kalian kata papa dan mama kembar Siam,"
" Katanya ikatan batin kalian sangat erat ...," ucap Reyhan.
" Istirahatlah dulu, jangan terlalu memikirkan hal hal yang belum tentu terjadi. Selagi kita masih bisa merasakan kebersamaan, syukurilah," ucap Reyhan.
" Keyla mau nemenin kak Rey kerja aja ...., boleh ya kak," ucap Keyla.
" Boleh dong, kakak malah seneng kalau kamu mau nemenin kakak," ucap Reyhan.
Reyhan memeriksa berkas berkas laporan yang tadi pagi di antar oleh asisten pribadinya untuk segera ditandatangani. Dan mengecek laporan yang dikirim melalui email, oleh sekretarisnya.
" Masih lama ya kak ...., Keyla bingung mau ngapain. Mendingan besok Keyla berangkat kerja aja deh,"
" Ternyata nggak enak ya , seharian di rumah tanpa tau harus ngerjain apa," ucap Keyla.
Ya memang Keyla sudah terbiasa melakukan aktivitas yang cukup padat setiap harinya. Dan kalau week end Keyla akan pergi nge-gym dan ke spa untuk melenturkan otot-otot yang kaku dan menjaga kebugaran tubuhnya.
Padahal baru dua hari di rumah, tapi rasanya seperti berbulan bulan. Itulah yang Keyla rasakan.
__ADS_1
" Kita kan besok sudah mulai ke kantor ...., jadi manfaatkan waktu istirahat kita dengan baik,"
" Besok kalau kerjaan kantor nggak banyak ..., kita refreshing. Bagaimana kalau kita jalan jalan ke pantai ?" tanya Reyhan.
Karena boring dan suntuk Keyla pun ketiduran di samping Reyhan suaminya. Dan sang suami hanya tersenyum dan membetulkan posisi tidur sang istri.
" Kamu itu aneh ya Key, kalau perempuan lain mungkin akan senang ..., hanya tinggal di rumah nggak capek kerja, dapet uang bulanan dan berfoya-foya di mall membeli barang barang branded,"
" Kamu beda Keyla ..., kamu nggak suka membeli barang barang yang tidak kamu butuhkan, dan lebih suka bekerja di kantor dan melakukan aktivitas yang bermanfaat," ucap Reyhan sambil memandangi wajah teduh istrinya.
Reyhan pun ikut tidur sambil memeluk Istri kecilnya. Dan mereka berdua terlelap dalam tidurnya.
" Eh ada den Reyhan dan non Keyla ..., ada yang bisa saya bantu den ..., non ?" tanya mbok Sri.
" Kita mau makan siang mbok ..., tolong di siapkan ya," titah Keyla.
" Baik non ..., saya siapkan dulu," ucap mbok Sri.
Mbok Sri pun menyiapkan makan siang untuk majikannya. Setelah siap, ....,mbok Sri mempersilahkan majikannya untuk makan siang.
" Silahkan Aden ..., non. Makan siang sudah siap," ucap mbok Sri.
__ADS_1
" Terima kasih ya mbok ..., silahkan mbok Sri melanjutkan pekerjaan yang lain," ucap Keyla.
" Kalau begitu ...., saya permisi ke belakang non," ucap Mbok Sri.
" Silahkan mbok Sri ...," ucap Keyla.
Reyhan dan Keyla menikmati makan siang mereka dan sedikit berbincang tentang hidup mereka kedepannya.
" Oh ya Key ..., besok kita kan udah mulai kerja lagi. Karena tiga hari cuti, kerjaan kantor pasti numpuk," ucap Reyhan.
" Itu kan wajar kak Rey..., terus masalahnya apa ?" tanya Keyla.
" Bukan itu maksud kakak ..., mungkin kakak akan terlambat pulang karena harus menyelesaikan pekerjaan kakak yang tertunda," ucap Reyhan.
" Ya udah ..., nanti Keyla temenin kak Rey kalau sudah pulang kantor," ucap Keyla.
" Tapi kamu kan sibuk juga ..., gimana mau nemenin kakak," ucap Reyhan.
" Keyla nggak terlalu sibuk kak Rey ..., kan Bang Ke masih ngantor sebelum berangkat ke Jepang," ucap Keyla dengan santainya.
" Kamu itu ada ada saja ...., yang ada Bang Ke bisa murka," ucap Reyhan.
__ADS_1