Kelembutan Hatimu

Kelembutan Hatimu
Kelembutan Hati Twins K


__ADS_3

Setelah urusan di sekolah anak anaknya selesai Damar dan Dinda melanjutkan perjalanan mereka ke resto untuk bertemu koleganya.


Dan mereka berpesan pada twins K untuk tidak terlambat pulang hari ini, karena ada yang mau mereka bicarakan dengan anak anak mereka Keenan dan Keyla.


Di lain tempat, Chaca sedang berdebat dengan kedua temannya.


" Cha , maaf nih ya kita sudah tidak mao lagi jadi teman kamu, dan kita juga tidak mau lagi jadi budak kamu, menuruti kemauan kamu ," ujar Rumi


" Tapi aku tidak ada temen lain selain kalian ..., "


" Lalu kenapa kamu melimpahkan kesalahan kamu pada kita berdua ..., padahal kamu mengancam kita kalo tidak mau bantu kamu bully di cupu itu," ucap Lina kemudian.


" Ternyata kamu jahat ya Cha ..., dan maaf kita harus pergi, mungkin pindah sekolah. Kita tidak mau lagi berurusan dengan kamu dan semua rencana buruk kamu," lanjut Lina.


Chaca hanya bisa merenungi dan menyesali kesalahannya.


Keangkuhan dan kesombongan nya hanya berbuah masalah untuk dirinya sendiri.


Keyla dan Rara bersikap seolah tidak terjadi apa-apa, dan mereka juga sengaja meminta pihak sekolah untuk merahasiakan masalah Chaca dan Rara.


"Key ..., kenapa kamu menyembunyikan status kamu, dan lebih memilih di hina oleh teman teman sekolah kita," tanya Rara


" Aku dan juga kak Keenan di sini untuk mencari ilmu, bukan mencari pengakuan dari mereka atau dihargai mereka karena status orang tua kita," ucap Keyla.


" Kita itu Ra dari dulu lebih suka berbaur dengan banyak orang, dan tidak memandang kasta ..., itu juga ajaran papa dan mama. Kita bahagia dengan hidup apa adanya," lanjut Keyla.


" Lalu kenapa kamu diam saja saat di hina dan di bully oleh teman teman yang sombong dan angkuh itu ?" tanya Rara penasaran.

__ADS_1


" Dan seperti nya kamu akan tua sebelum waktunya ..., maaf bercanda Key. Jangan di masukin jantung nanti sesak nafas ," Rara mengusili Keyla.


Keyla pun tertawa menanggapi candaan Rara yang sedikit banyak ada benarnya.


" Mungkin aku dan kak Keenan terlalu dewasa untuk anak anak seusianya,' batin Keyla.


" Key ..., ayo kita pulang, papa mama sudah menunggu di rumah," Keenan mengajak adiknya untuk pulang.


" Rara ..., Riko kita pulang dulu ya," Keenan berpamitan pada kedua temannya.


" Hati hati di jalan ...," teriak Riko.


Jemputan Rara dan Riko pun sudah datang ..., akhirnya mereka pulang kerumahnya masing masing.


Setelah setengah jam mengayuh sepeda mereka, Keyla dan Keenan pun tiba di rumah nya.


" Assalamu'alaikum ...,' Keenan dan Keyla bersamaan.


Keenan dan Keyla menuju kamar mereka masing masing untuk istirahat sebentar kemudian bersih bersih. Setelah beres, mereka pun turun untuk makan siang.


" Oh ya Ma , Papaku yang tampan mana ...?" tanya Keyla.


" Ada di ruang kerjanya ..., kayaknya masih sibuk," ujar sang mama.


" Nanti biar Keyla bawain teh buat Papa ...,"


Kemudian Keyla pun membawakan teh untuk Papa tampannya, dan Keenan pun ikut ke ruang kerja Papanya.

__ADS_1


Mereka pun mengetuk pintu ruang kerja Papanya. Dan papanya menyuruh anak kembarnya untuk masuk.


" Siang Papaku yang tampan..., ini Keyla buatin teh spesial buat Papaku tercinta,''


Keyla pun memberikan teh buatannya pada Papanya.


" Terima kasih sayang ..., I Love you," ucap sang Papa.


" I love You to Papa ...," balas Keyla.


" Gak usah lebay ..., Key ..," ucap Keenan sambil mengacak rambut Keyla.


" Ih .., kakak mah kebiasaan ..., nanti rambut Keyla acak acakan lagi , ntar kalo cantik nya ilang gimana," ucap Keyla.


Keenan dan Papanya pun tertawa melihat tingkah Keyla.


" Oh ya tadi gimana di sekolah ..., si Chaca gimana ?" tanya sang Papa.


" Tanya Keyla Pa, Chaca kan sekelas sama Keyla dan Rara ," ucap Keenan.


Keyla pun menceritakan kejadian setelah keluar dari ruang kepala sekolah.


" Kasihan ya ..., " ucap sang Papa.


" Apa kalian sudah memaafkan Chaca .., terutama Rara temen Keyla,"


" Tuhan saja Maha pemaaf ..., kalo kita gak mau maafin Chaca berarti kita sombong dong Pa ...," ucap Keenan.

__ADS_1


" Dan Tuhan gak suka dengan orang yang sombong ..., " ujar Keyla.


" Alhamdulillah ..., kalian memang anak anaknya mama yang hebat ..., " Sang mama pun masuk ke ruang kerja Papanya.


__ADS_2