Kelembutan Hatimu

Kelembutan Hatimu
Good Job My Son My Daughter


__ADS_3

Keenan dan Keyla juga sang mama mengobrol banyak hal dan kadang sang mama di buat gemes dengan kelakuan Keenan dan Keyla.


Sekarang Gesit lebih banyak tinggal di rumah dan bekerja juga dari rumah agar bisa selalu dekat dengan anak anaknya.


Begitupun twins K, berusaha untuk tetap tepat waktu pulang ke rumah kecuali kalau ada Es Kul di luar jam sekolah itupun mereka pasti akan bilang ke sang mama lebih dulu.


" Oh ya nak, sesekali ajaklah teman teman kalian ke rumah kita agar mama bisa dekat juga dengan mereka," pinta sang mama.


" Teman yang dekat dengan kita cuma dua orang mah, Rara dan Riko," ucap Keenan.


" Yang lain masih di ragukan ketulusannya," lanjut Keyla.


Gesit memaklumi sikap anak anaknya, bukan tanpa alasan. Mereka hanya nggak mau ribet dengan orang orang yang dekat karena ada apanya bukan apa adanya.


Pada saat kaya disanjung sanjung, diajak berteman tapi setelah si kaya jadi miskin maka mereka akan berlomba lomba menjauhi bahkan menghina dan merendahkan.


" Ya sudah nggak apa apa, lakukanlah apa yang membuat kalian nyaman," pesan sang mama.


Gesit tidak mau memaksakan apapun pada anaknya. Mereka juga pasti punya alasan pada saat akan melakukan. sesuatu atau tidak mau melakukan sesuatu.


" Biarkan mereka mencari jawaban dari semua kejadian semua aktivitas mereka akan hikmah yang bisa mereka ambil," batin Gesit.


" Sebagai orang tua aku akan selalu mengajak anak anakku bicara dan menceritakan tentang apapun, sehingga aku bisa mengarahkan dan membimbing mereka mana yang baik mana yang tidak baik dan membantu memberikan solusi," gumam Gesit.


Tanpa Gesit sadari sang suami sudah duduk di sampingnya dan mengusap punggung nya.

__ADS_1


" Ada apa kok istriku yang cantik dan lembut hatinya duduk melamun di sini," tanya sang suami.


" Nggak ada apa apa sayang, hanya saja tadi aku baru saja ngobrol dengan anak anak dan ternyata mereka itu lucu dan nggemesin," ujar Gesit pada sang suami.


" Memangnya apa yang kalian obrolin sayang, sepertinya jarang sekali anak anak mau duduk diam dan menceritakan hari hari mereka," ucap Damar.


Gesit pun menceritakan semua yang dia obrolin dengan anak kembarnya tanpa terlewat sedikitpun. Dan kadang Damar pun tertawa mendengar cerita istrinya.


" Keenan bilang muka orang kaya itu kayak beruang. Aku tau maksud Keenan bukan mau menghina orang kaya, hanya saja cara mendeskripsikan saja berbeda," ucap Damar.


" Dan beruang berarti banyak uang, bukan beruang kutub," lanjut Damar.


" Ada ada saja si Keenan," ucap Gesit sang istri.


Setelah berbincang sebentar dengan sang istri, Damar langsung menuju kamar utama untuk mandi dan bersih bersih.


" Terima kasih sayang, " ucap Damar sambil menghampiri istrinya dan mengecup keningnya.


Kemudian Damar segera masuk kamar mandi dan bersih bersih. Setelah memakai piyama nya damar pun keluar dari kamarnya dan melangkah menuju kamar anak anaknya untuk memanggil mereka.


Twins K pun mengikuti papa mereka ke ruang keluarga sebelum makan malam hanya untuk bercengkerama, dan bertukar cerita.


" Apa kabar anak anak papa hari ini," tanya sang papa.


" Apa hari ini suasana di sekolah menyenangkan untuk kalian ?" lanjut sang papa.

__ADS_1


" Hari ini di sekolah sangat buruk dan tidak menyenangkan," ucap Keenan.


" Kenapa boy, apa banyak gangguan di sekolah," ucap sang papa.


" Bukan gangguan sih papa tampanku, tapi lebih tepatnya sedikit mengganggu kita saja," ucap Keyla.


" Pasti kalian bisa mengatasinya seperti biasanya," ujar papa mereka.


Keenan dan Keyla pun saling pandang seakan ingin meminta bantuan solusi untuk masalah mereka.


" What happen boy, girl, ada yang bisa papa bantu," tanya sang papa.


" Begini Pah, kita itu risih kalau di bilang anak orang kaya," ujar Keyla sambil menunduk.


" Memang nya papa orang kaya ? Kata papa semua yang kita punya hanya titipan Tuhan bukan milik kita," ucap Keenan.


" Iya kalian nggak salah punya pandangan seperti itu, karena memang benar apa yang kita punya hanyalah titipan Tuhan," ujar sang papa.


Damar pun terharu melihat pemikiran anak anaknya. Disaat anak anak lain bangga karena orang tuanya banyak harta tapi mereka malah malu karena di bilang anak orang kaya.


" Tapi kita manusia wajib berusaha untuk menjemput rejeki dan juga menjaga dan merawat dengan baik semua yang Tuhan telah titipkan pada kita," ujar sang papa.


" Malu di katakan anak orang kaya bagus papa suka, tapi actionnya kita harus bisa belajar bertanggung jawab pada diri kita sendiri dengan cara belajar yang giat dan tunjukkan prestasi kalian dan tetaplah hidup sederhana dan apa adanya," lanjut sang papa.


" Papa tau , uang saku kalian dari papa kalian simpan dan kalian gunakan untuk membantu orang orang yang membutuhkan dengan memberikan modal dulu dan sistem bagi hasil tanpa bunga,"

__ADS_1


" Good job my Son, my daughter," papa bangga dengan kalian.


__ADS_2