
Mereka mengunjungi sebuah mall terbesar di kota ini dan anak anaknya langsung menuju tempat permainan anak anak.
Karena mereka tidak Idak terlalu suka shopping dan membeli barang barang yang tidak terlalu mereka butuhkan.
Dan kalau di suruh memilih mereka lebih memilih membeli buku buku bacaan atau buku buku ilmu pengetahuan, alat praktikum bahkan buku buku tentang pertanian pun mereka suka.
Terkadang orang tua mereka sangat ingin membelikan mereka baju branded atau fasilitas sekelas anak anak sosialita tapi dengan halus mereka menolaknya.
Karena sudah hampir satu jam mereka menyaksikan anak anaknya bermain, akhirnya sang mama menghampiri Keenan dan Keyla untuk menghentikan permainannya.
" Sayang sayangnya mama udah dulu dong mainnya, kita belanja keperluan Twins K yang sudah pada habis dan belilah beberapa baju, mama lihat baju baju kalian udah banyak yang kesempitan kalau di pakai," titah sang mama.
" Mah, bukannya Keenan menolak tapi baju baju Keenan masih banyak yang bagus, tapi kalau untuk barang keperluan Keenan, Oke deh mah," ucap Keenan.
" Dan Keyla kayaknya juga belum membutuhkan baju baru, nanti deh kalau baju baju Keyla yang bagus bagus sudah kepakai semua dan ada yang kesempitan juga pasti Keyla bakalan ngomong sama mama, maaf ya mah," ujar Keyla.
" Baiklah kalau begitu, kalian pilih lah barang barang keperluan kalian. Mama sama papa mau memilih kemeja kerja buat papah," ucap sang mama.
__ADS_1
Gesit dan Damar pergi menuju stand kemeja kerja dan kelengkapannya. Dan mereka ke stand baju untuk anaknya juga, karena mereka kalau di suruh membeli baju selalu saja banyak alasan untuk menolaknya.
" Sayang kayaknya sudah kebeli semua, kalau begitu kita ke anak anak dulu, harusnya sih mereka sudah selesai membeli keperluan mereka," ucap Gesit istrinya.
" Ayo kita ke anak anak dulu, sekalian kita bayar di kasir," ujar Damar.
Mereka pun menghampiri anak anaknya yang sedang duduk manis sambil memakan es krim kesukaan mereka.
" Wah, enak sekali kelihatannya, kok nggak ngajak ngajak papa sih makan es krimnya," ucap Damar.
" Yah udah mau habis Pah, papa tampan sih lama jadi kita nungguin sambil makan es krim saja," ujar Keyla.
" Sini mah Keenan bantuin bawa belanjaannya," ujar Keenan.
" Terima kasih sayang. Yuk cap cus kita ke papa dan melanjutkan perjalanan, kita hunting makanan kesukaan sayangnya mama," ucap sang mama.
" Oke mama, let's go. Keenan udah nggak sabar lagi makan aneka seafood di resto langganan kita mah," ucap Kevin.
__ADS_1
Keenan dan sang mama menghampiri Keyla dan juga sang papa untuk melanjutkan perjalanan ke resto langganan mereka untuk menikmati masakan aneka seafood yang menggoda.
Sesampainya di resto Damar memesan aneka seafood untuk santapan makan malam mereka.
" Lihatlah kepiting saos tiram ini menggodaku mah, katanya makanlah aku sepuas mu," ujar Keenan.
" Wah kak Keenan udang bakarnya di tambah sambal kecapnya sungguh menggugah selera," ucap Keyla.
" Kalian makanlah, nanti keburu kabur kepiting dan juga udangnya karena kalian pelototin," ucap sang papa.
" Maaf ya aku memang menyukai mu kepiting saos tiram ku, tapi aku harus memakan mu karena cacing cacing di dalam perutku sudah meronta ronta pengin mencicipi kelezatan mu," ucap Kevin.
" Oh udang bakar kesukaanku, maafkan aku bukannya tega tapi aku sudah sangat tergoda dengan aroma mu yang harum mempesona," ucap Keyla.
Gesit dan Damar yang memperhatikan tingkah konyol kedua anaknya hanya bisa geleng-geleng kepala.
" Ternyata membuat anak kita bahagia nggak harus terbang sampai manca negara, melihat seafood saja mereka sudah terpesona," ucap Damar pada Gesit istrinya.
__ADS_1
" Itu lah anak kita ..., selalu apa adanya," ucap Gesit sambil tersenyum bahagia melihat kedua anaknya.