
Di ruang kerja Damar, berkas berkas yang harus di periksa dan di tanda tangani masih menumpuk.
Terkadang ada rasa jenuh, menjalani rutinitas nya yang selalu di sibukkan dengan pekerjaan nya.
"Rasanya sudah lama aku tidak mengajak istri dan anak anakku liburan, refreshing, mereka pasti seneng kalo diajak liburan," batin Damar sambil memandangi berkas berkasnya.
"Nanti deh, aku atur jadwalnya, " gumam Damar.
Damar pun melanjutkan pekerjaannya lagi. Menjelang jam empat sore Damar bersiap untuk pulang ke rumahnya.
Sebelum sampai rumah, Damar mampir ke toko buku langganannya, untuk membeli buku-buku pesanan Istri dan juga anak-anak nya.
Setelah mendapat kan buku buku yang di pesannya, Damar pun kembali melajukan mobilnya menuju ke rumahnya.
Jam setengah lima, Damar kembali tiba di kediamannya.
"Assalamu'alaikum ...., Papa pulang Keen Key,,"
"Wa'alaikum Salam ....,"
'Papaku yang tampan, sini key bawain tasnya," Keyla membawakan tas papanya untuk di taruh di ruang kerja papanya.
"Terima kasih sayang, putri kecilnya papa,'
Damar duduk di sofa ruang keluarganya, tidak langsung ke kamarnya, karena anak anak sudah menyambutnya.
"Papa, ini teh hangat kesukaan papa, Keen bikin sendiri lho pap,' kata Keenan.
__ADS_1
" Baik sekali sih, anak anaknya papa, terima kasih ya, papa sayang kalian," ucap Damar.
"Hanya mereka saja nih yang papa sayang, mama gak ," tiba tiba istrinya muncul dari arah kamarnya.
" Sayang dong, kita semua sayang mama,"
"We Love You .....Mama," Damar dan anak anaknya serempak.
"Mama juga lebih sayang kalian," balas Gesit.
"Oh ya, mas setelah minum teh, mas bersih bersih dulu, sudah aku siapkan air hangat dan juga baju ganti," titah sang istri.
Sesuai titah istrinya, Damar masuk ke kamarnya dan bergegas untuk bersih bersih, kemudian melaksanakan sholat ashar.
Damar kembali turun, untuk menemui anak kembarnya dan juga istri kesayangannya.
"Sayang sayangnya papa, tadi buku yang kalian pesan sudah papa beli," ucap Damar pada twins K.
"Buku itu susah dapatnya, papa udah pesan lama, tadi pemilik toko buku telfon papa katanya bukunya sudah ada,'
"Papa, makasih banyak ya," ucap Keenan dengan tulus.
"Untuk anak anak papa, selama papa bisa papa akan usahakan," ucap Damar.
"Key, apa kamu suka bukunya?" tanya Damar sang papa.
"Suka dong papa ..., I love you papa," ucap Keyla.
__ADS_1
"Love you more sayang," Damar pun menciumi pipi sang putri.
Gesit menyaksikan interaksi suami dan juga anak-anak nya sangat bahagia dan bersyukur.
"Duh bahagianya, dibelikan apa sama. papa," goda sang mama.
" Ih mama kepo ..., pengin tau aja," ucap Keyla.
Sepasang suami istri itu pun tertawa bahagia melihat tingkah anak anaknya.
Gesit tau kalo suaminya sedang gundah, memikirkan anak kembarnya yang berbeda dengan anak anak lain seusianya.
"Allah memberikan ujian cobaan pada hamba Nya di sesuaikan dengan kemampuan hamba Nya.Dan jadi lah manusia yang selalu ikhlas dengan apapun pemberian Nya, mas tau kan menerima dengan lapang dada,"
"Anak anak adalah amanah yang harus kita jaga, toh mereka tidak melakukan hal hal yang dilarang Allah, mereka selalu patuh pada Tuhannya,"
Damar hanya tidak ingin mereka kehilangan masa kecilnya.
"Anak anak, bagaimana kalo kita liburan Minggu depan, kita ajak mbok Darmi dan mbok Sri juga,"
"Beneran pap, sudah lama kita tidak liburan, pasti akan sangat menyenangkan,"
"Iya sayang, masa papa bohong," ucap sang papa.
"Bagaimana kalian hari ini, apa ada cerita yang istimewa , yang mau kalian ceritakan pada papa,"
Twins K sangat antusias menceritakan bagaimana mereka melalui hari ini dengan gembira.
__ADS_1
Canda tawa bersama anak anaknya adalah anugrah yang luar biasa bagi Damar.
"Papa jauh lebih bahagia jika kalian bahagia," batin Damar.