
Beres dari ritual mandinya Keyla menuju ruang ganti yang ada di kamarnya untuk mengambil pakaian santainya dan memakainya.
Sementara Reyhan pergi mandi bergantian dengan Keyla istrinya yang sudah mandi terlebih dahulu.
Keyla sudah menyiapkan baju ganti untuk suaminya dan dengan corak yang sama biar keliatan serasi nantinya.
" Wah, my little wife sudah rapi rupanya ...., memang kita mau ke mana ya," ucap Reyhan menggoda istrinya.
" Mau ke mana kata kak Rey ..., bukannya tadi kak Rey yang bilang ke Keyla. Jangan bilang itu cuma akal-akalan kak Rey biar Keyla bangun," ucap Keyla sedih.
Reyhan tertawa melihat istrinya cemberut karena mengira suaminya telah mengerjainya dan sudah membohonginya.
" Kamu kenapa sayang ..., kok cemberut gitu. Kakak nggak bohong sayang, kita memang mau jalan jalan, besok kan weekend jadi kita akan ke Bogor ke tempat mama sama papa," ucap Reyhan pada istri kecilnya.
Keyla menatap suaminya dengan intens dan melihat mata suaminya apa sang suami bohong atau tidak.
Tapi Keyla tidak melihat kebohongan di mata suaminya. Dan Keyla pun tersenyum bahagia karena suaminya selalu saja memberikan kejutan kejutan yang membuat Keyla bahagia.
" Sayang ..., serius kan. Kakak nggak lagi ngerjain Keyla," ucap Keyla.
Reyhan memeluk istrinya dan mengecup bibir istrinya yang ranum dan menggairahkan.
" Kapan kakak pernah bohongin istriku yang cantik ini ..., apa kamu bahagia sayang ?" tanya Reyhan pada istrinya.
" Sangat bahagia ..., dan terima kasih suamiku yang tampan dan pengertian. I Love You so much," ucap keyla.
__ADS_1
Keyla menciumi seluruh wajah suaminya saking gembiranya karena mau mengunjungi kedua orang tuanya di Bogor.
" Ya udah ..., sekarang kamu siap siap nanti kita sarapan di jalan saja ...., mampir di rumah makan atau restoran yang kamu suka," ucap Reyhan.
" Oke sayang ..., aku mau siap siap dulu. Kakak tungguin sebentar ya,"
" Buruan ya ..., kakak tungguin. Kakak mau pamit sama mbok Darmi dan mbok Sri kalau kita akan segera berangkat biar nggak usah nyiapin sarapan untuk kita," ujar Reyhan.
-
-
-
" Pantesan saja kamu sama kakak kamu itu nggak pernah akur ..., kalian hobi nya sama. Sama sama suka usil dan ngerjain orang," ucap Reyhan.
" Asal kak Rey tau ..., bang ke itu sebenarnya orangnya sangat peka. Kita dari SMP sampai SMA itu nggak pernah mau kalau di anterin pakai mobil entah itu berangkat atau pulang dari sekolah,"
" Kita lebih suka naik sepeda ..., kak Rey pengin tau nggak alasannya bang ke,"
" Dengan kita bersepeda kita akan lebih ngerti dan tau bahwa banyak di luaran sana orang orang yang membutuhkan dan hidupnya di bawah standar kelayakan,"
" Dan secara nggak langsung bang ke itu ngasih tau ke Keyla bahwa kita itu harus banyak banyak bersyukur," ucap Keyla teringat kebaikan sang kakak kembarnya.
Reyhan memang tau kalau keluarga Keyla itu terkenal dermawan dan hidup mereka yang sederhana meskipun mereka kaya raya.
__ADS_1
Dan yang membuat Reyhan sangat menghormati keluarga Keyla bukan karena mereka kaya tapi sikap dan keseharian mereka yang sangat berbeda dengan keluarga kaya lainnya yang lebih suka hura hura dan membeli barang barang mewah yang selangit harganya.
" Kita itu paling nggak suka kalau di bilang anak orang kaya ..., walaupun itu benar adanya tapi jujur kita itu malu," ucap Keyla.
" Kenapa harus malu ..., kan memang benar kalian itu anak orang kaya," ujar Reyhan.
" Buat apa kak ..., kita bangga karena orang tua kita kaya. Lha kalau kita kaya karena hasil keringat kita itu baru luar biasa," ucap Keyla.
Anak seumuran mereka mungkin lebih suka menjadikan dirinya pusat perhatian dengan barang barang branded yang sangat mahal secara orang tua mereka tajir melintir.
Inilah yang membuat Reyhan jatuh cinta pada Keyla yang usianya masih sangat belia tapi dia punya pemikiran seperti orang dewasa yang sangat bijaksana menyikapi setiap hal yang berhubungan dengan kehidupannya.
" Kak Rey pernah ke bengkel di daerah xx ..., yang punya bengkel sempat cerita kalau dulunya dia itu preman yang sangat ditakuti di daerah itu. Tapi bisa dilumpuhkan oleh anak kecil kembar yang luar biasa kemampuan bela dirinya,"
" Tapi bukan itu masalahnya ..., si preman malah di suruh ikut pelatihan kerja dan yang membiayai si kembar itu dan selama pelatihan seluruh kebutuhan keluarganya ditanggung si kembar juga. Dan di kasih modal untuk buka bengkel dan si kembar hanya meminta modalnya di kembalikan itupun dengan cara mengangsur semampunya,"
" Apa yang dia maksud adalah kalian ...?" tanya Reyhan.
Keyla hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
" Dan bukan hanya dia yang kan yang kalian bantu ..., menurut pengakuan bang siapa sih namanya ..., banyak orang yang sudah kalian bantu," ucap Reyhan.
" Mereka terlalu berlebihan ..., kita hanya ingin mereka merubah pola pikir mereka. Kalau ingin hidup mereka lebih layak maka harus punya keahlian harus tau ilmunya,"
" Dan mereka bisa seperti sekarang ini ..., hidup layak bahkan mungkin lebih dari cukup itu karena usaha mereka sendiri. Kita hanya ngasih jalan saja," ucap Keyla
__ADS_1