
Selamat membaca .... ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
" Setiap kesuksesan yang besar akan membutuhkan pengorbanan yang besar juga. Dan apabila kamu ingin sampai pada tujuanmu maka kamu harus tau jalan menuju tujuanmu. "
*
*
*
*
Sore yang indah menjadi saksi perjalanan cinta dan pernikahan Reyhan dan Keyla. Pasangan yang terpaut usia sepuluh tahun tapi masing masing cukup tau apa yang bisa membuat rumah tangganya selalu baik baik saja.
Kejujuran dan komunikasi yang baik selalu mereka jaga agar tidak ada kesalahpahaman dan juga rasa curiga di antara mereka.
Dan adanya ketulusan di hati mereka untuk menerima kekurangan masing masing menjadikan cinta mereka terasa semakin sempurna.
" Sayang ..., udah mau Maghrib kita pulang yuk," Keyla mengajak Suaminya untuk pulang karena hari sudah menjemput Maghrib.
Reyhan dan Keyla berjalan menyusuri jalan setapak menuju ke rumah papa dan mama.
__ADS_1
Sesekali Reyhan mengendong Keyla istrinya agar lebih cepat sampai rumah.
" Kak Rey ..., apa Keyla boleh bertanya,"
" Tentu saja ..., Keyla mau tanya apa ke kakak," ucap Reyhan sambil menggendong Keyla.
" Apa kak Rey sudah menginginkan seorang anak ?" Keyla sebenarnya sudah sejak satu Minggu setelah menikah ingin menanyakan itu pada suaminya.
Reyhan tersenyum mendengar pertanyaan istri kecilnya ..., yang sebenarnya Reyhan pribadi sebagai pria dewasa pastilah sudah sangat menginginkan momongan selagi dia masih sehat dan bugar. Tapi kembali lagi pada kesiapan sang istri tercintanya untuk bisa mengandung buah cinta mereka mengingat usia istrinya masih terlalu muda untuk mengandung dan melahirkan buah cinta mereka.
" Jujur saja ..., sebagai suami dan juga pria dewasa kakak sudah sangat menginginkan momongan ...., buah cinta kita. Tapi kalau kamu belum siap tentu saja kakak akan menunggu sampai kamu benar benar siap untuk mengandung, melahirkan dan membesarkan anak anak kita," Reyhan mencubit hidung mancung istrinya karena gemes akan pertanyaan yang dilontarkan oleh istrinya.
Penuturan Keyla membuat Reyhan sangat bahagia ..., karena apa yang Reyhan inginkan insyaallah akan terwujud. Memiliki keluarga kecil yang bahagia.
" Kamu serius kan ...., terima kasih ya Allah. Akhirnya aku tidak akan ragu lagi tentang kesiapan istriku. Karena aku benar benar takut kalau hamil di usia yang sangat muda katanya akan banyak resikonya," Reyhan pun mengendong istrinya sambil berputar putar saking bahagianya.
Dalam benak Reyhan ..., dia akan berusaha agar kalau nanti Keyla benar benar hamil, dia akan memberikan perhatian ekstra dan juga konsultasi pada dokter kandungan terbaik agar apa yang Reyhan takutkan tidak terjadi.
" Berarti besok aku boleh menebar benihku di rahim kamu ..., tidak harus banjir di luar dong," ujar Reyhan yang membuat istrinya tersenyum malu.
" Lagian siapa suruh laharnya di keluarkan di luar goa ..., makanya nggak usah Ne Think dulu," Keyla mencubit pinggang suaminya karena suaminya sungguh menggemaskan seperti anak kecil yang baru di kasih mainan.
__ADS_1
" Itu karena suamimu yang tampan ini sangat sayang sama kamu ..., nggak salah dong kalau seorang suami mengkhawatirkan keselamatan istrinya," Reyhan sedikit membela diri karena sebenarnya dia memang benar benar khawatir akan rumor yang beredar bahwa hamil dan melahirkan di usia yang sangat mudah beresiko pada sang ibu dan calon babynya.
" Iya ..., Keyla mengerti itu semua karena kak Rey sayang sama Keyla, tapi kita kan bisa konsultasi ke dokter kandungan dan meminta saran dan juga petuah agar kandungannya tetap kuat. Yang terpenting Keyla harus selalu happy nggak boleh stress,"
" Maafin kak Rey ya ...., karena terlalu parno," Reyhan mengacak rambut Keyla istrinya karena istrinya ternyata lebih dewasa dari apa yang dia kira.
" Kalian baru pulang ..., di cariin mama kalian tadi ternyata habis pacaran dulu. Memang ya kalau pengantin baru itu nggak tau waktu," papa Damar menggoda pasangan pengantin baru yang habis jalan jalan dan menghabiskan waktu berdua.
" Papa tampan kakak nggak pernah muda saja ..., dulu saja kata mama papa itu bucin parah sama mama," Keyla menimpali sindiran sang papa yang membuat sang papa tertawa dan mengingat waktu bulan bulan pertama pernikahannya dengan sang istri bagaimana bucin nya dia pada istrinya.
" Ya ya ya ..., kamu nggak salah sayang. Papa bahagia kok melihat kalian rukun dan selalu saling sayang dan tentunya harus selalu mesra ," ucap sang papa.
Akhirnya mereka pun masuk ke rumah dan bersiap siap untuk menjalankan kewajiban mereka sebagai seorang muslim.
" Keyla ..., bantuin mama ya, mama mau menyiapkan makanan untuk makan malam," titah sang mama.
" Oke ..., mama cantikku. Let's go ...," Keyla mengekori sang mama menuju dapur untuk menyiapkan makanan untuk makan malam mereka.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Sweet banget sih pengantin baru .... author jadi ingat waktu awal awal menikah ...., semuanya manis nggak ada pahitnya.
__ADS_1