Kelembutan Hatimu

Kelembutan Hatimu
Bab. 72


__ADS_3

Selama hampir dua jam Keyla berkutat dengan berkas berkas laporan yang sudah valid yang sudah bisa di tandatangani.


Dan memeriksa berkas berkas kerjasama yang baru saja masuk ke meja kerjanya.


Seandainya ada Bang Ke pasti aku nggak akan sendirian mengerjakan semua pekerjaan ini.


Meskipun dia sangat menyebalkan tapi ..., aku benar benar kesepian nggak ada dia di sini.


" Aku harus semangat ..., bang Ke itu sedang melanjutkan studinya dan Si genius itu pasti tidak akan membutuhkan waktu yang lama buat menyelesaikan studinya," ucap Keyla menyemangati dirinya sendiri.


Keyla membuka Hp dan mendapat pesan dari suaminya lewat WA dan membuat Keyla tersenyum.


Dan isi pesannya :


" Istriku sayang pasti lagi kesepian kan ..., bagaimana kalau kita nanti makan siang di tempat yang spesial. Pokoknya tempatnya sangat menyenangkan dan kamu pasti suka sekali,"


" Ya sudah ..., aku mau lanjut kerja lagi. Kamu harus semangat kerjanya, kita pasti akan bisa lewati semua ini sama sama,"


" I Love You sayang ,"


_


_

__ADS_1


" Suamiku pandai sekali mengalihkan pikiranku. Dan dia selalu menghiburku ..., jadi aku nggak boleh membuat suamiku sedih hanya karena aku terlalu merindukan saudara kembarku Bang Ke yang menyebalkan itu," batin Keyla.


Dan Keyla membalas pesan dari suaminya.


" Iya nih aku kesepian sayang ..., tapi aku bahagia karena suamiku tercinta selalu ada buat Keyla. Makasih ya sayang sudah selalu membuat hari hari ku terasa istimewa,"


" Aku tunggu kamu ya ..., katanya mau ngajak makan siang di tempat yang spesial. Biar aku selesaikan pekerjaan aku dulu. Kamu juga semangat kerjanya ya,"


" I Love You more sayang ,"


_


_


" Loe gila bro ..., pakai senyum senyum sendiri," ucap Dion sahabatnya.


" Gila pala loe peang ..., gue habis kirim pesan sama istri gue," ucap Reyhan.


" Eh loe itu norak kayak ABG yang baru jatuh cinta ..., nggak nyadar loe sama usia loe yang hampir kepala tiga," ucap Dion temannya.


Reyhan tidak menanggapi ocehan nggak berfaedah dari temannya.


" Sebenarnya loe ke sini mau ngapain ..., gue masih banyak kerjaan. Dan harus segera diselesaikan, gue sudah ada janji makan siang bareng istri gue," ucap Reyhan.

__ADS_1


" Gue kesini cuma mau ngasih undangan pernikahan dari sohib kita si Ferdi ..., masih ingat nggak sama Ferdi ?" tanya Dion.


" Gue ingat sih ..., tapi. kayaknya gue nggak bisa datang," ucap Reyhan.


" Loe masih marah bro sama Ferdi ..., karena pernah main di belakang loe sama si Kinan bekas tunangan loe," ujar Dion.


" Gue nggak marah ..., gue males aja ketemu dia. Itu saja ..., sudahlah kalau memang nggak ada yang penting lagi ..., maaf bukannya gue ngusir loe tapi loe liat sendiri kerjaan gue lagi banyak banget," ujar Reyhan.


" Gue juga mau balik ke kantor ..., sebentar lagi gue ada meeting dengan pihak perusahaan xx. Gue cabut dulu ya ," ucap Dion.


_


_


Beberapa tahun yang lalu Ferdi yang berteman baik dengan Reyhan dan juga Dion merebut tunangan Reyhan. Sebenarnya sih bukan seratus persen kesalahan Ferdi.


Tunangannya memutuskan Reyhan dan lebih. memilih Ferdi yang jauh lebih mapan daripada Reyhan.


Semenjak kejadian itu membuat Reyhan menjauhi Ferdi dan lebih fokus pada pekerjaan dan juga mengembangkan usahanya hingga mencapai kesuksesan seperti sekarang ini.


Dan lagi sekarang Reyhan sangat bahagia karena memiliki seorang istri yang sangat menghargainya meskipun perusahaan Reyhan tidak sebesar perusahaan yang di pegang Keyla saat ini.


Keyla tidak pernah meremehkan dan merendahkannya. Justru Keyla selalu memberikan semangat dan juga masukan untuk mengembangkan usahanya agar menjadi lebih maju.

__ADS_1


" Aku harus segera menyelesaikan pekerjaanku dan setelah itu aku akan menjemput istri kecilku yang menggemaskan untuk makan siang," gumam Reyhan.


__ADS_2