
setelah mengantar nabila pulang, faris langsung bergegas mandi karena badan yang terasa lengket. ada rasa bahagia seperti awal kenal nabila, faris yakin perasaan yang dulu pernah ada untuk nabila, kini hadir masuk di hati faris.
sebenarnya lima tahun berpisah dengan nabila mungkin di tahun pertama dan ke dua memang rasa itu memang masih kuat, namun seiring berjalannya waktu dan kesibukannya faris membuat faris bisa melupakannya, namun kini mereka dipertemukan lagi, awalnya faris bertekad untuk menanggapinya biasa saja, namun melihat nabila mantan kekasihnya digoda oleh pria lain, hati faris tak terima.
"faris kamu sudah pulang nak? kata mamahmu tadi ada nabila kesini?"
tanya papa faris, pas nabila datang ke rumah faris kebetulan papah faris lagi keluar untuk bertemu teman lama nya.
"oh iya pak tadi kesini sebentar pas papa lagi keluar"
"dia sekretaris kamu di kantor ris?"
"iya pah, dia di mutasi dari kantor pusat ke cabang yang disini, faris juga kaget bisa ketemu lagi"
"kalian menjalin hubungan lagi? papa harap kalian bisa menjaga ke profesionalan kerja kalian"
"tidak tau pak, kita lihat aja nanti, iya pak faris ngerti, kita tetap profesional ko"
"satu lagi pesan papa, kalau serius jangan dibiarkan lama lama, banyak syetan yang menggoda loh ris"
nasehat sang papa kepada faris
"iya pa, kita baru juga ketemu dua bulan pa"
"iya bener kata papamu faris kalau serius jangan di lama lamain, kamu juga udah dewasa udah mapan, nunggu apa lagi? kalian juga udah kenal lama, kalau udah tau latar belakang dia, orang tua dan keluarganya baik baik, segerakan saja ris"
mamah faris datang dari arah dapur dan ikut bicara bareng mereka.
__ADS_1
" iya mah pa"
tiba tiba faris jadi teringat tentang kisah orang tua nya nabila, faris tidak memikirkan ke hal itu, apa orang tuanya akan menerima nabila jika tau latar belakang nabila.
" ya udah mamah mau beres beres dulu, nanti sore mamah papa pulang ke Bandung ya ris"
"iya mah"
saat waktu menunjukan jam 11:10, saat faris hendak mau tidur, entah kenapa dia teringat ucapan orang tuanya, dan dia teringat nabila, saat faris membuka HP untuk memasang alarm, entak kenapa tangannya malah membuka aplikasi chat berwarna hijau, dan melihat nama nabila sedang online
bos mantan
sudah malam cepat tidur!
di tempat lain, nabila yang sedang mengakhiri chatnya dengan caca dan berniat mau tidur, terpaksa mengurungkan niatnya saat melihat ada pesan masuk dari bos mantan.
^^^ me^^^
bos mantan
kebiasaan tidur jam berapa? jangan terlalu malam
^^^ ^^^
^^^me^^^
^^^*s***engantuknya, ini juga baru mau tidur**^^^
__ADS_1
bos mantan
ya sudah cepat tidur jangan lupa berdoa
^^^ me^^^
^^^iya bapak juga^^^
nabila pun menyimpan HP nya, namun beberapa menit HP nya berbunyi lagi
apa lagi sih maunya, tadi nyuruh cepat tidur, kalau di chat terus kapan tidurnya? gerutu nabila, kesal saat udah ngantuk malah HP nya bunyi lagi
bos mantan
mimpi indah
nabila tersenyum, ada perasaan aneh di hati nabila, perasaan seperti dulu yang pernah hadir saat dia masih bersama faris.
ah kalau gini caranya gimana bisa tidur cepat, faris faris, nabila jadi senyum senyum sendiri, dia tak bisa membalas pesannya lagi. ingin membalasnya tapi bingung, mau membalas sama seperti yang faris kirim, takut dirinya yang disangka baper.
ah bodo ah mending gua tidur.
beberapa menit pun nabila mata nabila sudah terlelap.
tak beda jauh dari nabila, faris pun tersenyum mengingat kembali pesan yang sudah barusan faris kirim ke nabila.
rasanya sama seperti dulu saat awal dia kenal dengan nabila.
__ADS_1