
siapa yang tak senang jika perasaan kita bersambut oleh orang yang kita suka, hari ini faris menyatakan perasaannya, dulu enam tahun yang lalu dia pun melakukan hal yang sama, betapa senangnya saat itu.
tepat hari ini nabila pun merasakan hal yang sama tapi entah kenapa hari ini berbeda dengan yang lalu, hari ini nabila gugup, ingin sekali mengatakan ya, tapi lidahnya kelu
"Nabila please jawab"
"tapi pak"
"jika alasan yang membuat kamu ragu sama seperti enam tahun lalu, saya berjanji saya akan memperjuangkanmu apapun yang terjadi, termasuk restu orang tuaku"
"maksud kamu apa?"
nabila heran kenapa tiba tiba faris mengungkit itu
"aku tau alasan kamu mengakhiri hubungan kita"
"tau apa kamu?
"latar belakang kamu, itu kan hang menjadi alasanmu selama ini?"
nabila terdiam
darimana faris tau" batin nabila
"tak penting aku tau darimana, yang jelas aku menerimamu apapun itu"
"kamu jangan berharap lebih dari aku ris"
nabila menjawab lesu sambil menunduk.
"bil, aku ga mau berhenti sebelum mencobanya, ayo kita coba hadapi semuanya bersama sama"
"ris" ucap nabila sambil menatap faris.
"sekarang aku tanya perasaan kamu gimana, please jawab jujur"
pinta faris dengan nada memohon. karena faris sangat berharap dirinya bisa kembali bersama nabila
"aku" nabila menjeda ucapannya
"aku sama kaya kamu ris, tapi aku takut"
"aku takut kita sudah banyak berharap namun akhirnya kita ga bisa bersama ris"
__ADS_1
nabila akhirnya meneteskan air mata, faris yang melihatnya pun dengan cepat genggam tangan nabila dan terus berusaha meyakinkan nabila
"nabila tatap aku, aku akan berusaha semampuku, aku ingin kita bersama, aku ingin serius sama kamu"
"ris" nabila tak tau harus ngomong apalagi
"kamu bersedia?"
akhirnya nabila menganggukan kepalanya sebagai bentuk jawabannya.
"apa jawabannya, aku ga ngerti jika pakai isyarat" goda faris untuk mencairkan suasana
"iya faris"
"terimakasih bila"
akhirnya dua insan yang sudah terpisah beberapa tahun lalu kini bisa bersama lagi, faris memang sudah bertekad akan memperjuangkan nabila.
malam ini di hati mereka dipenuhi bunga bunga cinta yang sempat layu beberapa tahun lalu, namun malam ini, bunga itu mekar kembali.
"tapi di kantor kita jaga profesional kita ya, jangan ada yang tau hubungan kita"
pinta nabila kepada faris
faris tersenyum
"awas loh,
ya udah aku turun dulu yah, makasih"
"iya sama sama"
setiba di kosan nabila langsung membuka kalung yang tadi faris berikan, faris tadi sudah menyuruhnya untuk dia yang memakaikan, tapi nabila tolak, dia akan memakainya sendiri di kosan.
nabila pun langsung memakainya, nabila tersenyum sendiri, dirinya masih tak menyangka bisa kembali bersama faris
bos mantan
sudah tidur?
nabila sangat bersemangat sekali untuk membalas pesan dari faris
^^^***me^^^
__ADS_1
^^^belum***^^^
Nabila segera mengganti nama kontak faris
***farisku
besok aku jemput ya
^^^me^^^
^^^ga usah, takut ketahuan sama karyawan lai^^^
farisku
padahal aku ingin sekali jemput kamu***
^^^***me^^^
^^^lain kali^^^
^^^oh ya terimakasih, kalungnya bagus^^^
^^^aku suka^^^
farisku
sama sama
langsung tidur ya!
mimpi indah
^^^me^^^
^^^ok. 😊***^^^
rasanya seperti anak muda yang lagi kasmaran"
batin nabila sambil tersenyum sendiri.
tak jauh dari nabila, faris pun merasakan hal yang sama.
faris sengaja memilih malam ini untuk menyatakan perasaannya, karena pada tanggal ini mereka dulu mulai bersama.
__ADS_1
biar tanggal 1 februari menjadi kenangan hari yang indah bagi keduanya