
minggu pagi, seperti biasa faris lari pagi ke taman yang biasa orang gunakan untuk berlari pagi, setelah satu jam lari mengelilingi komplek dan taman, faris mampir ke mini market untuk membeli air minum, namun saat di mini market faris bertemu dengan orang yang bikin kesal bulan kemarin.
setelah bertemu di resto bulan lalu, sekarang mereka bertemu kembali
"Hai..bosnya Nabila ya?"
sapa Pandu yang ga tau gimana kesalnya faris ke Pandu, memang setelah kejadian pandu ngirim makanan ke Nabila, Nabila sudah jarang balas Pesan Pandu atau ketemu pun tidak pernah lagi.
"Hem" jawab singkat Pandu
"tinggal di sekitar sini juga?"
tanya Pandu lagi
"iya kenapa, ada masalah?" jawab faris dingin
"oh iya, saya di blok D, kalau boleh tanya gimana kabar Nabila mas?"
"kenapa tanya saya?"
"ya soalnya sudah hampir sebulan ini saya tidak pernah ketemu lagi sama Nabila, di telpon atau kirim pesan pun juga jarang dibalas"
__ADS_1
faris membuang nafas jengah
"mas, Nabila tuh pacar saya, apa mas ga merasa salah menanyakan hal itu kepada saya?"
jawab faris, faris sengaja memberitahukan kalau Nabila pacarnya, supaya Pandu bisa jaga jarak, entah kenapa faris menjadi posesif sekarang
"apa? bukannya kalian hanya bos dan sekretaris ya?"
Pandu pernah bertanya dulu sama Nabila apakah dirinya sudah punya kekasih atau belum, namun Nabila jawab tidak, karena memang saat itu hubungan Faris sama Nabila belum seperti sekarang.
"kalau lebih gimana? bukan masalah kamu kan?"
"oh tidak, baiklah saya permisi duluan," pamit Pandu, ada rasa sesal dalam hati Pandu, namun dirinya seperti susah untuk menerima kenyataan bahwa cowok yang ditemuinya barusan adalah kekasih Nabila
siang ini faris sedang berbicara sama mamahnya lewat telpon, tadinya hari ini faris diminta pulang ke Bandung oleh orang tuanya, namun karena minggu depan ada tanggal merah di hari senin, jadi faris putuskan untuk pulang minggu besoknya
"ya sudah mamah tanya kamu sekarang saja lah, nunggu kamu pulang lumayan seminggu lagi"
"tanya apa mah?"
"kamu serius sama Nabila?"
__ADS_1
"iya mah, faris ingin melanjutkan hubungan kita ke jenjang yang lebih serius mah"
jawab faris karena memang dirinya maupun Nabila sudah bertekad untuk melangkah ke jenjang yang serius, untuk masalah Nabila, faris berniat untuk tidak menceritakan kepada orang tuanya, bukan berniat membohongi, tapi menurut faris ini yang terbaik, biarlah suatu saat jika mereka sudah waktunya tau, faris pun tak akan menyangkal.
"dengerin mamah ya faris, kamu anak satu satunya mamah nak, mamah ingin yang terbaik buat kamu, tolong dengerin mamah ya , kamu sudahi saja hubungan kalian"
faris pun kaget mendengar kata kata mamahnya
kenapa mamah tiba tiba ngomong gini" batin faris
"mamah tau cerita yang sebenarnya, mamah tau kalau Nabila itu tidak jelas ayah kandungnya, jadi tolong ya ris kamu sudahi saja"
"mah kenapa mamah bicara seperti itu? mamah tau darimana?"
"ga penting mamah tau darimana yang penting sekarang kamu sudahi hubungan kalian, mamah ga setuju faris"
"tapi mah ini ga adil buat aku sama Nabila"
"Mamah tau reaksi kamu pasti bakal kaya gini, tapi kamu harus dengerin mamah ris, minggu depan kamu pulang ke Bandung mamah harap kamu sudah tidak berhubungan dengannya"
... ***jangan lupa like nya ya !!!...
__ADS_1
... 😊***...